RetnoMyaniezasia Blog

Just another WordPress.com site

Puzzle, Secret, and Love EunBum Chapter.2


Wah…. udah berapa lama neh, q gak post ff q nech…
Hihihi…
Maklum sibuk ngerjain tugas2 kul.
Tapi demi kalian yang gak sabar baca lanjutannya, akhirnya selesai juga yang chapter 2.

Langsung aja deh!

Chapter 2:

Tepat pukul 07:00, alarm telah berbunyi. Tangan So Eun langsung meraba-raba jam itu dan mematikannya. So Eun langsung bangun sambil mengucek matanya.
”Hooaahheemm…..” So Eun menguap. Masih terkantuk, So Eun melihat sekeliling kamarnya. Peristiwa tadi malam benar-benar membuat hati So Eun jadi panas. Sepertinya tugas dia kali ini akan berat. So Eun melirik foto orangtuanya. Dipegangnya dan dilihatnya dengan dalam. So Eun tersenyum.
”Ayah, Ibu. Aku berjanji akan membongkar kasus yang menimpa Ayah dan Ibu. Aku akan mengejar pembunuh itu sampai dapat.”

Sebuah mobil merah berhenti di depan rumah Presdir Jung Gil. Lalu seorang wanita keluar dengan anggun. Mengenakan pakaian berwarna kuning. Wanita itu berdiri dihadapan rumah itu. Dan dilepaskan kacamata hitamnya untuk melihat jelas rumah itu. Kemudian dia masuk sambil disambuti para pelayan.

So Eun pun turun lengkap dengan baju dan celana trainingnya. Hari ini jadwalnya adalah berolahraga. Ia pun berjalan menuju ke lapangan. Namun dihadapannya, terlihat seorang wanita dengan pakaian berwarna kuning sedang berjalan. Entah menuju kemana, kening So Eun mengernyit melihatnya.
”Wah, cantik sekali wanita itu. Siapa dia?”gumamnya.
Wanita itu tersenyum kepada So Eun. Sehingga So Eun jadi agak kikuk. Dia pun ikut membalas senyuman wanita itu. Wanita itu pun melewatinya. So Eun hanya bisa menatap jauh.
”Sangat cantik dilihatnya. Ah! Sudah mau siang. Aku harus bergegas ke lapangan.”
So Eun pun terpaksa berlari menuju ke lapangan.

Kim Bum dan Kim Joon sedang berada dilapangan.
”Heh? Benarkah? Gadis itu… siapa namanya?”
”Kim So Eun.”jawab Kim Bum.
“Iya, Kim So Eun. Dia jadi bodyguardmu?”Tanya Kim Joon tidak percaya. Ia pun ikut duduk disamping Kim Bum sambil melihat para pengawal yang sedang berlatih baik dari ringan sampai yang berat.
”Lalu kenapa kau tidak setuju kalo dia jadi bodyguardmu?”lanjut Kim Joon.
”Apa kau tidak tau? Dia itu seorang gadis. Aku tidak butuh gadis lemah seperti dia jadi bodyguardku. Sungguh memalukan sekali.”ujar Kim Bum sambil minum jusnya. Kim Joon hanya bisa manggut-manggut mendengarnya.
”Hai, Kim Bum!”sapa So Eun yang sudah berdiri disampingnya. Kim Bum yang masih minum jus meliriknya. Lalu dia pun membuang muka sehingga So Eun agak kesal. Kim Joon yang baru pertama kali melihatnya langsung menyapanya.
”Hei. Kau Kim So Eun, ya?”tanya Kim Joon sambil berdiri.
”Ah. Iya. Aku, Kim So Eun.”jawabnya.
“Oh. Kenalkan aku Kim Hyung Joon. Kim Joon. Sahabatnya Kim Bum.”ujar Kim Joon samil mengulurkan tangannya. So Eun menyambutnya. Dan menjabat tangannya.
”Sedang apa kau disini?”tanya Kim Bum.
”Aku ingin berlari disini. Apa tidak boleh?”
”Kau berlari? Untuk apa?”
”Untuk apa? Ya untuk berolahraga. Tiap hari aku selalu berlari.”
”Saat kau jadi kumuh pun sempat berlari?”sindir Kim Bum. So Eun terdiam kesal. Tidak ingin membuang-buang waktu, So Eun langsung ke lapangan.
”Hei. Tunggu.”ujar Kim Bum.
”Ada apa?”tanya So Eun.
”Aku ingin kau bertanding lari maraton dengan Kim Joon.”
”Apa? Aku?”Kim Joon terkejut.
”Aku ingin tau kemampuanmu dalam berlari.”ujar Kim Bum tanpa menghiraukan Kim Joon. So Eun tersenyum.
”Baiklah. Aku terima tantanganmu.”jawab So Eun.
Kim Bum dan Kim Joon pun mendekati So Eun.
”Kau tau? Kim Joon ini selalu menang dalam perlombaan olahraga semacamnya khususnya dalam berlari. Aku rasa kau yang mengaku kuat sebagai bodyguard pasti bisa mengalahkannya. Aku ingin kau berlari dalam 2 putaran 60 detik. Kau sanggup?”tanya Kim Bum.
”Siapa takut.”jawab So Eun dengan lantang.
Kim Bum memegang stopwatch. Kim Joon dan So Eun mulai siap-siap.
“Baiklah. 1….2….3…. Mulai!”teriak Kim Bum.
Kim Joon dan So Eun pun berlari cepat. Awalnya mereka seimbang tapi lama-lama So Eun sudah memimpin bahkan dalam 15 detik sudah memasuki putaran pertama sementara Kim Joon masih berusaha mengejar ketinggalan. Dan dalam 40 detik, So Eun berhasil mengalahkannya! Kim Bum dan Kim Joon hanya bisa melongo melihatnya. Kim Joon gagal!
”Apa aku menang? Kim Bum. Berapa waktuku? Coba aku lihat.” So Eun langsung mendekatinya sambil melihat stopwatch yang dipegang Kim Bum.
”40 detik? Wah ini rekor baruku.”ujar So Eun.
Kim Bum jadi kesal melihat kekalahan Kim Joon. Dia pun membanting stopwatch sehingga So Eun terkejut.
“Hei. Kenapa kau menghancurkannya?”Tanya So Eun. Kim Bum tidak menjawab. Dia pun berbalik menuju ke dalam rumahnya sambil diikuti Kim Joon. So Eun hanya terdiam bengong sambil diperhatikan para pengawal yang rupanya melihat pertandingannya dengan Kim Joon.

So Eun sarapan bersama Presdir Jung Gil. Kim Bum masih berada dikamarnya.
”Kudengar kau berhasil mengalahkan Kim Joon dalam 40 detik?”tanya Presdir Jung Gil. So Eun hanya bisa mengangguk tersenyum. Tidak ingin terlalu membanggakan diri.
”Hahahaha…. Baru kali ini aku melihat seorang gadis yang bisa mengalahkan Kim Joon. Cucuku pasti sedih mendengar kekasihnya kalah.”
Kata-kata ’cucu’ membuat So Eun mengernyitkan keningnya.
”Cucu? Masa sih Kim Bum? Dia kan laki-laki.”gumamnya.
Tiba-tiba seorang gadis muncul mendadak sambil memeluk Presdir Jung Gil.
”Kakek!?”teriaknya. Predir Jung Gil menyambutnya dengan gembira.
”Hahahaha…. Ji Yun. Kapan kau pulang?”tanya Presdir Jung Gil. Ji Yun melepaskan pelukannya.
”2 hari yang lalu. Maaf aku tidak menelpon kakek. Karena aku ingin membuat kejutan dengan kakek.”jawabnya.
”Hahahaha…. Kau sudah mengagetkanku. Sampai-sampai jantungku mau copot.”ujarnya bercanda.
”Ah… Kakek!”genitnya sambil memeluk kakeknya.
So Eun yang sedari tadi diam melihatnya hanya bisa ikut tersenyum.
”Ah, So Eun. Kenalkan dia ini cucu keduaku. Gook Ji Yun.”kata Presdir sambil memperkenalkan cucunya.
”So Eun? Kau Kim So Eun yang menantang Kim Bum ya?”Tanya Ji Yun.
So Eun jadi grogi mendengarnya. Dia hanya bisa mengangguk.
”Kau juga yang mengalahkan Kim Joonku?”
”Hah? Kim Joonku?”batin So Eun heran sambil mengangguk kembali.
”Sudah kuduga! Kau pasti gadis yang hebat. Aku suka kau.” Ji Yun memeluk So Eun. So Eun hanya bisa menerimanya.
Sekretaris pribadi Presdir Jung Gil, Sang Hyun telah datang.
”Presdir Jung Gil, ada telepon dari Tuan Suk Hwan.”kata Sang Hyun.
”Baiklah. Aku akan kesana. Ji Yun, tolong kau temani So Eun. Kakek ada urusan.”kata Presdir Jung Gil sambil bangkit dari kursinya.
”Oke, Kakek!”jawab Ji Yun dengan semangat.

”Kau tau, So Eun. Aku sudah bosan mendengar Kim Joon membanggakan dirinya selalu kuat dalam pertandingan. Makanya setelah aku dengar kau mengalahkannya. Aku jadi bisa mematahkan hidung panjangnya itu karena telalu lama sombongnya. Terima kasih, So Eun.”kata Ji Yun yang sambil berjalan diikuti So Eun.
”Ah. Itu hanya masalah kecil saja.”jawab So Eun. Mereka kini sedang jalan menuju ke ruangan lain. Namun mereka bertemu Kim Bum dan Kim Joon yang juga sedang jalan menuju ke ruangan lain.
”Gook Ji Yun?” Kim Joon terkejut melihat kedatangan Ji Yun. Kim Joon langsung mendekati Ji Yun. Ji Yun langsung memeluk Kim Joon.
”Sejak kapan kau sudah datang kesini?”ketus Kim Bum. Ji Yun yang sudah biasa dengan sifat Kim Bum itu hanya terdiam cuek. So Eun memperhatikan kelakuan dua sepupu ini.
”Sepertinya, mereka tidak akur ya?”gumamnya.
”Kim Bum!”panggilnya dari arah belakang Kim Bum membuat Kim Bum menengok ke belakang begitu juga So Eun, Ji Yun , dan Kim Joon.
Seorang wanita berpakaian kuning itu langsung memeluk Kim Bum hingga Kim Bum jadi gerah. So Eun mengernyitkan keningnya.
”Bukankah itu wanita yang kutemui tadi pagi?”batinnya.
Kim Bum langsung melepaskan pelukan wanita itu.
”Tante! Kau salah orang! Aku bukan Sang Hyun.”ujar Kim Bum.
”Kim Bum! Sudah berapa kali aku bilang kau jangan memanggilku tante terus. Kalo begitu dimana Sang Hyun?”
Kim Bum hanya mengangkat bahunya.
So Eun yang dari tadi penasaran langsung bertanya kepada Ji Yun.
”Ji Yun. Siapa dia?”
”Oh, dia. Dia Tante Eun Hye, Yoon Eun Hye. Dia itu calon tunangannya Kim Bum.”
Jawaban Ji Yun membuat So Eun terkejut.
“Tunangan? Wanita itu adalah tunangannya?” So Eun masih tidak percaya mendengarnya. Ji Yun dan Kim Joon hanya mesem-mesem melihat tampang So Eun.
“Iya. Umurnya 27 tahun. Aku heran apa yang dipikirkan kakek sehingga menjodohkan mereka.”
”27 tahun!”teriak So Eun hingga terdengar Kim Bum dan Eun Hye. Ji Yun langsung menutup mulut So Eun.
“Sshh… Suaramu jangan keras-keras.”
Kim Bum hanya membuang napas kesalnya. Eun Hye yang penasaran itu langsung mendekati So Eun.
“Hai. Sepertinya aku belum pernah melihatmu. Kau siapa?”tanya Eun Hye.
”Uhm…. Aku….” So Eun terbata-bata.
Tiba-tiba Presdir Jung Gil dan Sang Hyun datang.
”Oh… Rupanya kalian ada disini.”kata Predir Jung Gil.
”Yoon Eun Hye. Kau ada disini?”tanya Predir Jung Gil lagi.
”Kakek. Aku datang kesini untuk menjenguk Kim Bum.”jawab Eun Hye dengan sopan dan anggun. Kim Bum hanya membuang muka.
”Hohohoho…. Aku mengerti. Kalian berempat ikuti kakek. Ada yang ingin kakek bicarakan dengan kalian.”ujarnya.
Mereka berempat kecuali Eun Hye langsung mengikuti Predir Jung Gil.
”Eh? Lalu aku gimana?”tanya Eun Hye. Sang Hyun langsung mendekati Eun Hye.
”Bagaimana kalo kita jalan bersama? Sudah lama kita tidak ngobrol-ngobrol.”ajakan Sang Hyun membuat Eun Hye jadi merona. Dia pun mengangguk setuju.

Mereka berempat duduk dihadapan Presdir Jung Gil di ruang pribadinya.
”Seperti yang kalian tau. Kim So Eun kini menjadi bodyguard Kim Bum. Dan kalian sudah kelas 3. Besok kalian akan masuk sekolah lagi setelah liburan kenaikan kelas. Supaya Kim So Eun bisa menjaga Kim Bum tiap hari. Maka Kakek putuskan, Kim So Eun akan ikut juga dengan kalian yaitu menjadi siswa SMA Shinhwa.”
Mereka berempat jelas terkejut mendengarnya, terutama Kim Bum.
”Kenapa aku harus jadi siswa SMA Shinhwa kakek? Sementara aku baru lulus SMP. Bagaimana bisa jadi kelas 3 SMA?”tanya So Eun.
”Hahahaha…. Soal itu sudah aku ketahui, So Eun. Aku sudah membaca prestasi-prestasimu selama 3 tahun di SMP. Kau cukup cerdas. Aku rasa kau pasti bisa mengatasinya.”
So Eun terdiam. Suasana jadi hening.
”Oh iya, aku sudah bilang kepada Ayahmu, Ji Yun. Agar So Eun sekelas dengan kalian.”
”Apa? Benarkah itu? Berarti So Eun bisa sebangku denganku dong?”
”Tapi Ji Yun, untuk soal itu tidak bisa.”
”Kenapa, Kek?”
”Kita tidak tau kapan bahaya itu akan terjadi. Aku rasa akan lebih aman bila So Eun berada disampingnya.”
”Uhm… Aku mengerti.”
”Akan tetapi. Kalian harus merahasiakan identitas So Eun sebagai bodyguard. Aku rasa So Eun harus menyamar sebagai sepupu Kim Bum dan Ji Yun.”
”Apa?” So Eun terkejut.
”Aku setuju!” giliran Ji Yun girang.
”Ji Yun!” Kim Joon menegurnya.
”Hahahaha…. Aku mengerti, Ji Yun. So Eun kau bisa kan menjalani tugasmu ini?”tanya Presdir Jung Gil.
”Iya, kakek.”jawab So Eun.
Melihat cucunya sedari tadi diam, Presdir Jung Gil pun memanggilnya.
”Kim Bum.”
”Iya, Kakek.”jawab Kim Bum.
”Kau tidak keberatankan dengan keputusan kakek ini?”tanyanya. Sejenak Kim Bum menatap kakeknya. Tidak lama, dia bangkit dari sofa.
”Terserah kakek.”jawabnya sambil keluar dari ruangannya.
Mereka bertiga dan Presdir Jung Gil hanya terdiam mendengar jawabannya.

So Eun akhirnya sudah berseragam SMA Shinhwa. Perasaanya sangat berdebar-debar. Sudah 2 tahun dia tidak melanjutkan sekolahnya. Kini dia bisa bersekolah lagi bahkan loncat ke kelas 3. Sesekali dia melirik Kim Bum yang sedang menunggu mobilnya.
Madam Ye Jin memeluk Kim Bum.
“Sayang. Hati-hatilah disekolah ya? Belajar yang rajin.”pesannya. Kim Bum tidak menjawabnya malah hanya mengangguk saja. Lalu Madam Ye Jin mendekati So Eun.
“So Eun. Tolong jaga anakku ini.”pesannya lagi.
”Iya, Madam Ye Jin.”
Mobil sedan hitam telah datang dihadapannya. Mereka berdua pun masuk ke dalam mobil itu. Dan mulai berangkat ke SMA Shinhwa.

SMA Shinhwa memasuki tahun ajaran baru. Kelas 3A adalah sebuah kelas elit dimana para siswa yang memiliki kemampuan khusus berkumpul dikelas itu. Kedua gadis centil yang berambut panjang dan pendek ini sedang berdiri di depan pintu kelas.
”So Hee. Gimana? Kim Bum sudah datang?”Tanya Gyu Ri, sahabatnya.
”Belum, Gyu Ri.”jawabnya sambil menunggu dan memainkan ujung rambutnya yang panjang.
”Kau kan sudah putus dengannya. Lagi pula dia tidak peduli denganmu. Kenapa kau masih ingin kembali dengannya? Dan satu lagi, bukankah kau masih punya kekasih?”tanya Gyu Ri.
”Aish…. Kau ini berisik sekali, Gyu Ri! Kau diam aja lah.”kesalnya. Namun Gyu Ri tidak mendengarnya. Dia malah terpaku karena seseorang telah datang.
”Jang Geun Suk.”panggilnya.
”Apa?”
So Hee menengok dan mendapati Geun Suk tersenyum dengannya dan Gyu Ri. So Hee langsung tersenyum kecut.
”Kenapa kau begitu ketus denganku So Hee? Kita berpisah bukan berarti harus musuhan kan?”kata Geun Suk.
“Hah? Apa maksudmu? Kau tau. Aku sudah begitu bodoh untuk mempercayaimu.”ujar So Hee menekankan inotasinya dengan serius. Namun Geun Suk menanggapinya dengan tertawa.
”Hahaha…. Lagipula suruh siapa kau untuk percaya kepadaku.”kata Geun Suk sambil masuk kekelasnya dan menabrak bahu So Hee kemudian duduk dikursinya yang paling belakang.
”Kau…. Brengsek!”keluh So Hee.
“So Hee. Kau sudah putus dengannya?”Tanya Gyu Ri tidak percaya. So Hee tidak menjawabnya.
”Sejak kapan?”lagi-lagi Gyu Ri penasaran.
”Kau diamlah!”kesalnya sambil menuju ke bangkunya diikuti Gyu Ri.

Kim Bum dan So Eun pun akhirnya datang. Mereka masuk ke dalam kelas. Tiba-tiba mereka jadi pusat perhatian seisi kelas. Mereka memusatkan perhatiannya ke So Eun yang belum dikenalnya membuat So Eun jadi gugup. So Eun langsung menuju ke samping bangku Kim Bum.
So Hee jadi penasaran dengan So Eun yang datang bersama Kim Bum.
”Siapa dia? Kok bisa barengan dengan Kim Bum?”tanya So Hee. Gyu Ri pun manggut-manggut mendengar pertanyaannya.
Geun Suk malah terpesona dengan So Eun pada pandangan pertamanya.
”Waw… Siapa gadis cantik itu?”
Untunglah keramaian itu tidak berlangsung lama karena wali kelasnya Guru Chae Young yang seksi itu telah datang.
”Selamat pagi, Anak-anak!”
”Pagi, Ibu Guru Chae Young!”serunya.
“Uhm… rupanya kalian masih sehat-sehat aja ya. Bagaimana liburan kalian? Pasti sangat menyenangkan ya. Liburanku juga sangat menyenangkan. Karena aku berlibur ke hawai. Pantai disana sangat indah jadi cocok untuk berjemur.”
”Pantas aja kulit Ibu jadi bagus dan sangat seksi!”celetuk Geun Suk.
”Ah. Geun Suk. Kau ini masih tetap tidak berubah ya. Dasar!”ujar Chae Young.
Geun Suk hanya mesem-mesem.
”Oh iya. Ibu mendapat kabar dari kepala sekolah. Kalau dikelas ini ada siswa baru. Namanya Kim So Eun. Dimana Kim So Eun?”tanya Guru Chae Young. So Eun mengangkat tangannya.
”Oh. Kau yang bernama Kim So Eun? Ayo kemarilah.”kata Guru Chae Young.
So Eun langsung bangkit dan maju ke depan Guru Chae Young.
”Oh. Jadi namanya Kim So Eun.”gumam Geun Suk.
”Baiklah. Kim So Eun, silahkan perkenalkan dirimu.”pinta Guru Chae Young.
”Baik, Guru. Perkenalkan namaku Kim So Eun. Dan aku…..”
Tiba-tiba satu siswa datang mendadak sambil ngos-ngosan. Rupanya dia sedang terlambat.
”Maaf, Ibu. Aku terlambat.”
Namun So Eun malah terbelalak melihat siswa itu.
”Yoo Ah In?”panggilnya.
Ah In itu langsung menengok dan tidak kalah kagetnya.
”Kim So Eun? Kau…. sedang apa kau disini?”tanya Ah In.
”Kau… Bukankah kau mahasiswa? Kenapa kau ada disini? Dan seragammu itu….” So Eun mengamati penampilan Ah In.
”Uhm… Itu….” Ah In jadi kagok!
Melihat mereka berbincang-bincang, Guru Chae Young langsung berdehem.
”Ehm…ehm… Rupanya kalian berdua sudah saling kenal ya? Ah In. Bisa kau kembali ke tempatmu? Perkenalan So Eun belum selesai.”
”Ah. Baik, Ibu.” Ah In langsung menuju ke bangkunya yang bersampingan dengan Geun Suk sambil ditatapi tajam oleh So Eun.
”Rupanya selama ini dia menipuku.”gumam So Eun kesal.
”So Eun. Silahkan lanjutkan.”
”Ah iya, Ibu. Uhm…. Aku tidak mempunyai orang tua. Sejak itu aku bertemu dengan keluarga Ji Yun. Dan aku diangkat jadi saudara perempuannya.”
Seisi kelas jadi ramai kembali.
”Benarkah itu, Ji Yun?”tanya salah satu siswa yang berada dibelakang Ji Yun.
”Iya. Itu sangat benar.”jawab Ji Yun sambil tersenyum.
”So Hee. Kalo dia itu adik angkatnya Ji Yun. Berarti dia sepupunya Kim Bum dong.”ujar Gyu Ri. So Hee tidak menjawabnya.
”Hah? Apa benar dia itu adiknya Ji Yun?” Ah In jadi terkejut.
”Ah In!”panggil Geun Suk.
”Iya?”
”Bagaimana kau bisa kenal dia?”tanya Geun Suk.
”Tentu saja aku kenal dia. Karena dia itu mantan kekasihku.”jawab Ah In.
Geun Suk memanggut-manggut dan menatap So Eun, ”Sepupunya Kim Bum? Boleh juga.”batinnya sambil memikirkan sesuatu.
Sedangkan Kim Bum malah cuek menanggapi keriuhan kelasnya, sebaliknya ia membaca buku.
Karena berisik, terpaksa Guru Chae Young memukul papan tulisnya berkali-kali dengan penghapusnya. Sehingga seisi kelasnya jadi terdiam kembali.
”Kalian ini terlalu berisik. Jangan terlalu heboh. Wajar aja dia ini adik angkatnya Ji Yun. Karena dia dan Ji Yun sama cantiknya. Benarkan Ji Yun?”tanya Guru Chae Young.
”Sangat benar, Ibu Guru.”jawab Ji Yun antusias.
”Baiklah. Sesuai dengan jadwal pelajaran. Jam pertama kali ini adalah olahraga. Pastikan kalian bawa baju olahraga masing-masing ya! Oh iya, So Eun. Ini baju olah ragamu. Ayahmu tadi menitipkan ini kepadaku.”ujar Guru Chae Young sambil menyerahkan baju yang dibawanya ke So Eun. So Eun yang sudah tau Kepala Sekolah adalah Ayahnya Ji Yun menerima bajunya.
Ji Yun langsung mendekati So Eun.
”Ayo, So Eun. Kita ke ruang ganti.”
So Eun menyetujuinya. Begitu juga Kim Joon mengajak Kim Bum keruang ganti.
Namun saat mau keluar kelas, So Eun dan Ji Yun dihalang Geun Suk.
”Halo, Kim So Eun yang cantik. Kenalkan namaku Jang Geun Suk, kau bisa panggil aku Geun Suk.”ujarnya sambil mengulurkan tangannya. So Eun menyambutnya. Ji Yun hanya bisa cemberut melihatnya.
Kim Bum yang melihat itu dibelakang So Eun hanya bisa terdiam.
Ji Yun yang dari tadi kesal langsung menarik So Eun menjauhi Geun Suk.
“Ayo, So Eun. Kita harus cepat ke ruang ganti.”ujarnya sambil menarik So Eun pergi sehingga secara tidak sengaja So Eun menabrak bahu Geun Suk.
“Ah, Maaf ya!”ujar So Eun sambil membungkuk minta maaf sembari ditarik Ji Yun membuat Geun Suk tersenyum.
“Gadis yang unik. Boleh juga dia.”
Geun Suk berbalik mengambil pakaian olahraganya. Namun dihadapannya, tiba-tiba Geun Suk jadi terdiam karena melihat musuhnya, Kim Bum yang mau keluar kelas. Kim Bum pun juga terdiam melihat Geun Suk. Mereka pun saling menatap dengan tatapan musuh. Tidak lama mereka pun mulai bergerak ke arah masing-masing. Dan tanpa sepatah kata pun.

”Ji Yun. Kenapa kau begitu benci dengan Geun Suk?”tanya So Eun sambil mengganti baju seragamnya di ruang ganti perempuan.
”So Eun. Pesanku kepadamu. Jangan terlalu dekat dengannya. Dan jangan percayakan omongan dia. Karena dia itu seorang playboy yang sedang populer dikalangan SMA ini.”
”Hah? Playboy?”
”Iya. Kau tau? Aku dulu sempat suka dengannya karena dia begitu tampan, baik, dan sempurnalah dimata kami. Kalo tidak ada Kim Joon, aku pasti akan jadi gila karena dia.”
”Kenapa?”
”Karena aku pikir dia itu orangnya setia. Untunglah Kim Joon membuktikan kesalahanku dalam memandang Geun Suk. Dan ternyata Kim Joon melakukan itu karena tulus mencintaiku. Aih, So Eun. Aku sungguh jadi malu sekali.”kata Ji Yun sambil menutup mukanya karena malu. So Eun hanya bisa cengengesan mendengarnya.
”Cie… Ji Yun. Aku ikut berbahagia deh! Moga-moga hubunganmu dengannya langgeng deh.”ujar So Eun mendo’akannya.
”Terima kasih, So Eun. Ayo kita keluar ke lapangan.”ajak Ji Yun.
”Kau duluan aja, Ji Yun. Nanti aku nyusul.”
”Baiklah.”
Ji Yun meninggalkan So Eun sendirian di ruang ganti. So Eun membuka loker dan menaruh seragamnya lalu mengunci loker itu. Kemudian dia keluar. Namun dia terkejut melihat Ah In sedang berdiri di depan pintu ruang ganti perempuan.
”Sedang apa kau disini, Ah In? Ini ruang gadis.”
”So Eun. Kau baik-baik saja kan? Maaf, soal waktu itu. Aku khilaf, So Eun. Aku tidak bermaksud begitu.”ujar Ah In sambil memegang tangan So Eun. Risih. So Eun melepaskan tangannya dari Ah In.
”Lepaskan tanganku! Semuanya sudah terlambat. Maaf, Ah In.”kata So Eun sambil berlalu.
”So Eun!” Tidak menyerah, Ah In pun mengejar So Eun. Melihat itu, terpaksa So Eun berlari menghindari Ah In.

”Ayo, Kim Bum! Olahraga sudah dimulai.”kata Kim Joon yang masih berada di ruang ganti cowok.
”Kau duluan aja, Kim Joon. Aku sedang mencari arlojiku.”tolak Kim Bum.
”Baiklah.” Kim Joon pun meninggalkan Kim Bum sendirian diruangannya. Kim Bum terus mencari arlojinya yang terjatuh. Tidak lama, dia pun menemukan arlojinya dibawah sudut loker. Kim Bum pun mengambilnya dan berbalik. Dia terkejut melihat seorang OB berdiri dihadapannya.
”Ada apa?”tanya Kim Bum.

So Eun bersembunyi dibalik pohon. Sesekali So Eun mengintip sekelilingnya. Memastikan Ah In tidak mencarinya lagi. Setelah aman, So Eun pun keluar dengan lega.
”Dasar Ah In bodoh! Kau pikir aku akan memaafkanmu dan kembali lagi denganmu? Hmph… Tidak akan!”ujarnya. Dia pun berjalan menuju ke lapangan karena olahraga sudah dimulai. Namun saat dia melewati taman SMA Shinhwa. Dia melihat Kim Bum bersama OB.
”Mau kemana dia?” So Eun makin curiga karena Kim Bum dan OB menuju ke mobil hitam di depan pagar SMA Shinhwa. Dan dia melihat suatu benda yang mencurigakan dibelakang punggung Kim Bum. Sebuah pistol yang menodongkan Kim Bum oleh OB!
”Jangan-jangan. Dia mau diculik?”pikir So Eun.

TO BE CONTINUED……………………………..

Hehehe….
So Eun baru masuk sekolah udah heboh….
Dari mantan ampe si Playboy….

Kim Bum diculik agy….
Bisakah So Eun menyelamatkannya????

NB: Jangan lupa komennya yach!?

^_____________________^

28 responses to “Puzzle, Secret, and Love EunBum Chapter.2

  1. Sary ajow November 30, 2010 pukul 9:28 am

    Fuuuh t0p wan deh..brasa liad seneter0n,hahaha

  2. rizkyapratiwi Februari 12, 2011 pukul 1:40 pm

    ooopppss… kim bum sepele kali y sm so eun

    gitu2 jago olahraga dy … aish

  3. geill Desember 23, 2011 pukul 11:45 am

    wah2 so eun jd idola di kelasnya, aq setuju, habis so eun manis and cantik. KIM BUM DI CULIK?????????????????????
    waaaaaaaa, q hrs lanjut ni biar tau………………….cabut……………….

  4. sukma Januari 8, 2012 pukul 10:15 am

    wuaaaaaaaaaa………
    gila keren abis crita’a…
    ga nyesel deh duduk di dpn laptop lama2 bwat baca ni FF..

    mksih y thor.^_^

  5. rama1406 Juni 10, 2012 pukul 6:25 pm

    Waaaaah Jang Geun Suk knp mesem2 gt??? hehe Kim So Eun kuat bgt karakter disini, gak ada cengeng2 bombayny

  6. cucancie Agustus 31, 2012 pukul 1:02 am

    Wuiiihhh….siapa yg mau nyulik kim bum tuh…so eun mulai beraksi nih….seruu..seruuu

  7. SintiaBumsso/@SintiaBumsso17 Oktober 20, 2012 pukul 7:55 am

    Keren kak keren lanjut baca🙂

  8. sonkKyu Oktober 27, 2012 pukul 5:45 am

    masak kimbum g melawan OBnya sih >_<

  9. tanti no kawai Desember 10, 2012 pukul 11:54 am

    Ckckckkckckckc
    Malah Sso_eunni Ϋά̲̣̥ηġ menjaga bumm-ah…

    Waduh…. Mau di bawa k mna tuh bumm-ah????
    Ayooo Sso euni_selamatkn bumm-ah….”
    Next .͡▹​

  10. hwang na ri Maret 31, 2013 pukul 5:11 am

    hadeuh diculik kok kayak makan nasi,udah biasa gitu maksutnya. Ayo so eun buktikan kehebatanmu

  11. erika Maret 31, 2013 pukul 6:01 pm

    yeh…..
    udah taukan bumppa so eun eonnie ga selemah yg bumppa kira🙂
    wduh bumppa dculik, ayo so eun eonnie saatnya beraksi…..🙂
    tpi kyanya qu ga bsa bca part-part slanjutnya dh😦, soalnya ku ga terlalu suka sama pasangan bumsso, tpi klo so eun eonnie dpasangin sma aktor korea yg lain qu suka2 ja wlaupun ga terlalu qu qnal🙂, tpi knapa klo bumsso couple doang qu yg ga terlalu suka😦, mian
    tdi kyanya qu liat2 ada so eun eonnie sama pairing cwok yg lain dh, qu numpang bca yg ntuh aja y thor…….
    sekali lg mian😦

  12. Nanda Juli 17, 2013 pukul 8:07 pm

    Wduh,Kim Bum diculik lagi?

  13. Watashi Tina Lizuki Bumssoeulmates Agustus 9, 2013 pukul 3:49 am

    Andweee!!!! Cepat sso eonni selamatkan bumppa

  14. oliph September 27, 2013 pukul 10:43 am

    yeahhh keren….

  15. Ilma Bumssoeulmates Elf Oktober 18, 2013 pukul 2:59 pm

    pensaran nihh ma lanjutannya…
    huuaa kim bum mau diculik lagii!! gawat

  16. salmadanputri November 1, 2013 pukul 9:13 am

    waaah kim bum mao dbwa kmana???

    smoga so eun bsa menyelamatkan kim bum

    crtanya tmh serrrrruu bgt eon

  17. Eva Januari 27, 2014 pukul 1:33 pm

    cowok yg pengen deket sama so eun pada playboy semua nih
    tapi seru juga sih
    waduh, kim bum oppa mau di bawah kemana tuh?
    so eun gerak cepat dong, tunjukkan kalau kamu itu layak jadi bodyguarnya kim bum

  18. RANI April 1, 2014 pukul 1:47 am

    tuh kan kalau kim bum nganggap so eun itu remeh pasti bakalan kaget karna kemampuannya so eun, makanya dong jangan ngeremehin dulu dilihat dulu dong baru ngomong………..

    Wah kerennya so eun waktu bertengkar kayak gitu……..

  19. tyas27 April 8, 2014 pukul 8:48 am

    jiahh kimbum mau aja diajak kemana-mana .-.

  20. lilis suryani Juli 5, 2014 pukul 4:17 pm

    ah makin menegangkan saja

  21. ainami September 9, 2014 pukul 4:20 pm

    wadoh bum diculik…. lagi??

    ah in trnyata sekolah disitu juga, selama ini ngaku mahasiswa ke sso? wkwkk trus skrg sepertinya minta balikan … cih dasar cowo matre ke antartika aja sana -_-

    itu beneran bum dijodohkan ma eunhye berusia 27, …? bum aja manggilnya tante wkwkwk

  22. Herlina Darmayanti September 17, 2014 pukul 8:58 am

    Dasar Ah In Matre N Gen Suk Playboy😛 Bner2 Dua Namja Yg Sangat Menyebalkan,, Kim Bum Di Culik ?? Ayo So Eun Cepat Bantu Kim Bum

  23. vinnie (soeulmates) Oktober 11, 2014 pukul 1:17 pm

    wah…so eun jago lari yah…
    kim bum dingin banget ma sso…
    sso ayo tolong bumppa…

  24. citra April 15, 2015 pukul 10:54 am

    Iaa benerr thor aduhh ceritanya makin seruu sso udh bikin hebohh aja d hari pertama sekolahnya.. Tapi ko kimbum oppa gampang banget ya d culiknya. Knpa ga latihan beladiri aja biarr bisa lawan sendri kalo jauh dr bodyguardnyaa.

  25. hafsah aulia April 20, 2015 pukul 12:02 pm

    cerita nyaa makin seruu aja niih! daebak cerita nyaa seruu bngt

  26. nenengvhivi Mei 7, 2015 pukul 5:17 am

    waaahhh ada jang geung suk juga
    asiiik jadi seru nih critanya,, tu yo ah in kenapa ngejar ngejar eunni lagi,, cih, dasar tidak tahu malu. omo bumppa diculik oh tidak.. 😱xixixi

  27. mia September 8, 2015 pukul 3:35 am

    moga kim bum oppa gak di jahatin

  28. Humairah Khairani Desember 9, 2015 pukul 1:47 pm

    kenapa kim bum d jodohkan dengan usia yg umur nya jauh lebih tua…
    aduh kim bum d culik…. ??
    jadi penasaran
    next part

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: