RetnoMyaniezasia Blog

Just another WordPress.com site

Monthly Archives: Desember 2010

The Love For Happy Together [Special]

 

Setelah So Eun dan Kim Bum resmi jadi suami istri. Mereka langsung menuju ke gedung resepsi pernikahannya. So Eun berada di ruang ganti pakaian. Dia masih tetap tidak percaya bahwa Kim Bum telah sah jadi suaminya. So Eun jadi senyum-senyum sendiri sampai dia salah memakaikan gaunnya.

”Aduh! Kenapa sih diriku ini? Jangan terlalu gembira. Huft… Tenang, tenang” So Eun mengambil napas untuk menenangkan dirinya.

Sebuah televisi yang ada didepannya sedang menampilkan acara gosip. So Eun terkejut melihat seseorang yang dikenalnya, yang selalu menemani kesedihannya tampil di TV. Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

My Prince Is Bad Boy [Part 5]: Tahun Baru Yang Penuh Kejutan

Kim Bum benar-benar terkejut melihat kedua orang yang dilihatnya di dalam kamar itu. Seorang wanita sedang menindih pria. Terlihatnya seperti sedang terjatuh dari kasur. Mereka juga terkejut melihat kemunculan Kim Bum. Kim Bum pun masuk ke dalam dan menghampiri mereka.

“Apa yang sedang kalian lakukan?”tanya Kim Bum heran melihat sepupunya, Shin Hye yang masih menindih Geun Suk. Mereka hanya saling pandang. Tidak lama, Shin Hye pun berdiri sambil membantu Geun Suk ikut berdiri.

“Dan kau, Jang Geun Suk! Bukankah sudah aku bilang untuk mencari So Eun?”ujar Kim Bum sedikit emosi.

“Maafkan aku. Tadi terjadi mati lampu. Lalu Shin Hye meneleponku karena bohlamnya mati.”jelas Geun Suk. Kim Bum mengernyitkan keningnya.

“Benarkah?” Kim Bum masih curiga.

Baca pos ini lebih lanjut

My First Love Letter [1/2]: Surat Biru

 

Seorang gadis diam-diam memperhatikan sang lelaki tampan yang sedang sibuk membaca buku di taman sekolah. Gadis itu mengamatinya dari jauh. Terus tersenyum tidak jelas. Dia tersenyum lagi melihat lelaki itu membaca buku sambil mendengarkan I-Phone dan bernyanyi yang pastinya tidak bisa didengar gadis itu. Seorang gadis lain pun muncul di belakang gadis itu. Dia mengamati sahabatnya yang masih senyum-senyum sendiri mengamati lelaki itu. Dia pun menepuk bahu sahabatnya itu.

“Hei, So Eun!”

Gadis yang bernama So Eun pun terkejut dan menengok.

“Ji Yeon! Kau mengagetkan aku.”kesal So Eun. Dia pun kembali memperhatikan lelaki itu. Ji Yeon mengikuti arah pandangannya.

“Hei, kalau kau memang menyukainya. Kenapa kau tidak dekati dia saja?”tanya Ji Yeon. So Eun malah menunduk dengan wajahnya yang memerah. Ji Yeon yang melihat itu pun langsung  menjitak kepala So Eun.

“Aduh! Ji Yeon. Kenapa kau menjitak kepalaku?”keluh So Eun sambil mengusap kepalanya. Ji Yeon pun berkacak pinggang dihadapannya.

“So Eun. Sampai kapan kau akan sembunyi-sembunyi begini? Bagaimana dia bisa tau mengenaimu kalau kau tidak berkenalan dengannya?”

“Tapi aku….”

“Sampai kapan kau malu terus? Baiklah kalau begitu. Biar aku saja yang ajak berkenalan.”ucap Ji Yeon sambil menarik lengan So Eun. Namun So Eun malah menarik diri. Baca pos ini lebih lanjut

The Love For Happy Together Part.8 [Final]

 

Musim gugur telah tiba. So Eun membuka jendelanya dan menghirup udara segar. Walaupun masih terlalu pagi, namun cuacanya sangat cocok untuk pernapasan. So Eun melihat-lihat sekeliling rumahnya. Dia tersenyum melihat suasana yang sepi dan bersih. Tiba-tiba dia melihat Kim Bum sedang menunggu di depan pagar rumahnya. Dia mengernyitkan keningnya. Kim Bum yang memakai jas putih dan memegang buket bunga yang berwarna ungu. Sesekali dia mencium bunga yang dibawanya sambil tersenyum. Baca pos ini lebih lanjut

The Love For Happy Together Part.7

5 tahun telah terlewati. So Eun yang sedang memasak melirik jam dinding. So Eun tersenyum. Lalu dia menaruhkan hasil masakannya ke meja makan. Kemudian dia melepaskan celemak yang dipakainya. Dan dia menuju ke kamar tidurnya. So Eun membuka pintu dan tersenyum melihat anak lelakinya yang berusia 5 tahun sedang tidur lelap. So Eun pun mengendap-endap langsung menindih tubuh anaknya. Anaknya yang sedang asyik tidur mulai terbangun.

”Ibu! Aku masih ngantuk.” anaknya mengucek mata agar bisa melihat ibunya dengan jelas.

”Kim Sang Bum! Kau harus bangun. Bukankah kau tidak mau terlambat masuk TK dihari pertamamu?”ujar So Eun sambil mencubit pipi anaknya. Gemas!

Sang Bum langsung terbangun.

”Ah. Iya! Aku mandi dulu ya!” Sang Bum berlari mengambil handuk kecilnya lalu menuju ke kamar mandinya. Meskipun usianya 5 tahun tetapi dia sudah bisa mandiri seperti mandi sendiri tanpa dibantu Ibunya.

”Selesai mandi, Langsung sarapan ya!”teriak So Eun.

”Iya!”jawab Sang Bum.

So Eun menggeleng tertawa melihat kelakuan anaknya yang begitu lincah.

Baca pos ini lebih lanjut

My Prince Is Bad Boy [Part 4]: Si Pemaksa Mengungkapkan Perasaannya

So Eun merasa bingung kenapa suasananya begitu suram. Padahal seharusnya ada suasana yang baik saat mereka bertemu. Kim Bum pun menarik lengan So Eun agar menjauh dari Kyu Hyun.

“Kenapa kau ada disini?”tanya Kim Bum dengan ketusnya. Kyu Hyun pun tersenyum penuh sindiran.

“Aku sedang liburan disini. Apa kau sedang ada bisnis disini?”tanya Kyu Hyun. Kim Bum pun membuang muka dengan kesal saat menatap wajahnya. Tidak ingin terlalu emosi didepannya. Dia pun kembali menarik So Eun untuk pergi dari Kyu Hyun diikuti Geun Suk. Sementara So Eun menoleh, Kyu Hyun pun tersenyum lagi.

*****

So Eun pun mendekati Geun Suk yang sedang sibuk mencatat sesuatu. Kim Bum sedang sibuk mengobrol dengan rekan bisnisnya.

“Hei, Geun Suk. Aku mau tanya denganmu.”bisik So Eun agar tidak terlalu berisik di restoran itu. Geun Suk pun menoleh dan mengernyitkan keningnya.

“Kau mau tanya apa?”

Baca pos ini lebih lanjut

The Love For Happy Together Part.6

 

Matahari telah terbit menggantikan bulan yang menghiasi malam tadi. So Eun terus menangis terisak dikamar hotel. Sejenak, dia sedang bangun duduk dikasurnya. Pakaiannya berserakan dimana-mana. So Eun menangis sambil menutup tubuhnya yang telanjang itu dengan selimut putih. So Eun memperhatikan Kim Bum yang masih tertidur. So Eun pun turun dari kasurnya lalu mengambil pakaiannya dan memakainya kembali. Tidak lama, So Eun langsung keluar tanpa menatap Kim Bum.

Min Jung merasa cemas. Dia sedang menunggu So Eun. Pasalnya, So Eun belum pulang dari tadi malam. Kim Joon terus menerus melirik arlojinya.

”Min Jung. Bagaimana kalau kita berangkat sekarang? Lihat jam ini. Sekarang kita sudah terlambat ke kampus.”

”Tetapi bagaimana dengan So Eun? Aku takut akan terjadi apa-apa dengannya.”

Kim Joon berkacak pinggang mendengarnya.

Baca pos ini lebih lanjut