RetnoMyaniezasia Blog

Just another WordPress.com site

I FEEL CONNECTED [SPECIAL – 1]: First Date


I FEEL CONNECTED

BY: Angelicia

Gawat, aku terlambat…!!!!!!

Bagaimana ini..dasar So Eun payah, masa kencan pertama bisa terlambat begini, runtukku sambil terus berlari sekuat tenaga menuju halte bus tempat aku janjian dengan Bummie.

Ini gara-gara semalam memikirkan kencan kami hari ini sampai-sampai aku tak bisa tidur semalaman.

Ah itu dia, aigoo ternyata dia sudah di sana.

Aku makin mempercepat lariku menghampiri Bummie yang sedang bersandar di sebuah tiang dekat halte.

Tolong, jangan marah…jangan marah….

Aku terus berharap semoga Bummie tak membentakku.

Dengan tersengal-sengal aku berhenti di hadapannya, aku berusaha mengatur napasku yang hampir hilang karena kecapean.

Maaf…maaf..tadi aku….

Eh???
Aku terkejut karena Bummie tiba-tiba mengelus lembut rambutku yang berantakan.

Aku menatap Bummie dengan heran, tumben dia tak langsung marah.

DEG!!!!

Kenapa dia tersenyum seperti itu, ya ampun kenapa aku baru sadar kalau dia ternyata tampan dan…eh tunggu diakan bisa baca pikiranku jadi…

TUKK!!!

Bummie mengetuk pelan keningku.
“Kenapa?? Baru sadar ya kalau aku ini memang tampan?” tanyanya dengan nada menggoda.

Aku berusaha menahan pikiranku agar tak kelepasan dan dibaca oleh Bummie, tapi sia-sia.

Sekarang aku hanya mampu tertunduk menghindar karena aku yakin wajahku sedang memerah menahan malu.

“Kim So Eun, aku ini tak segalak yang kamu pikir…jadi jangan setakut itu..” bisik Bummie sengaja mendekat ke telinggaku.

Bummie kembali mengelus lembut rambutku, dan aku suka itu.

Terima kasih…

Aku tersenyum senang menatapnya.

DEG!!!

Mata kami kembali bertemu dan aku bagai mendapat sengatan listrik dalam dadaku.

Aku hanya mampu terpaku kaku tak berdaya saat perlahan wajah Bummie makin mendekat pelan ke arahku.

Apa ia mau menciumku??

Bummie tersenyum lembut dan mengangguk, ternyata ia mendengar pikiranku lagi.

Sekarang aku hanya mampu pasrah dan….

“HEY MESUM, JANGAN SENTUH SO EUN!!!!!” sebuah suara mengagetkan kami.

Aku terkejut melihat Tiffany dan Seungho oppa sedang berjalan menghampiri kami.

“TIFFANY  KENAPA MENGGANGGU, PADAHAL MEREKA SEBENTAR LAGI AKAN CIUMAN, KAU MERUSAK TONTONAN KAMI?!!!” aku mengalihkan pandangan ke arah pohon di dekatku, ternyata di sana ada Hye Sun dan Min ho yang sedang mengintip kami.

Dasar mereka…kenapa malah mengintip seperti itu, memalukan…..

“Padahal mereka kan sudah hampir ciuman….ngga jadi dech..” cemberut Hye Sun sambil berjalan menghampiriku.

“Kenapa mereka di sini?” bisik Bummie dengan wajah memerah, aku yakin ia sedang menahan malu, sama sepertiku saat ini.

Aku tersenyum kaku.

Maaf, aku lupa bilang kalau teman-temanku akan ikut kita ke pantai dan..

“APA??!!!!” kaget Bummie sambil melotot tak percaya padaku.

“Dia kenapa?” bisik Hye Sun yang heran melihat emosi Bummie.

Maaf, semalam aku kelepasan, mereka jadi tahu kalau hari ini kita ada kencan, mereka memaksa untuk ikut aku…

Bummie menghela napas berat dan memalingkan wajahnya dariku.

“So Eun, apa kamu belum beritahu dia kalau hari ini kita akan kencan bersama?” tanya Tiffany merasa ada yang tak beres.

Aku menggeleng pelan.

Seungho segera menghampiri Bummie yang masih terlihat kesal.

“Kalau kamu merasa terganggu dengan kehadiran kami, kami bisa pergi sendiri jadi…”

“Ayo…” potong Bummie cepat.

Aku menatap heran padanya.

“Jangan sampai kita terlambat…” lanjut Bummie seraya mengandeng tanganku dengan erat.

Sebenarnya apa yang sedang ia pikirkan saat ini, bukannya tadi ia sangat marah saat tahu teman-temanku ikut tapi kenapa sekarang malah….

“Itu busnya datang, ayo…” ajak Min ho semangat.

Kamipun segera bergegas naik.

&&&&&

Aku melirik So Eun yang tertunduk di sampingku.

Sepertinya ia masih merasa bersalah karena telah merusak kencan pertama kami dengan membawa para sahabatnya.

Sekilas aku melirik ke arah teman-teman So Eun yang duduk di kursi seberang, ada Min ho dan Hye Sun yang sedang sibuk menghitung uang recehan yang mereka bawa. Ternyata benar kata So Eun, pasangan itu tergolong unik dan menjurus ke aneh.

Sedangkan Tiffany dan Seungho mereka berdua duduk dengan tenang sambil mendengarnya musik melalui headset.

Aku menghela napas perlahan, tak ada salahnya juga untuk mencoba pergi bersama teman-teman So Eun, mungkin mereka ragu dengan ketulusanku pada So eun tapi lihat saja, aku pasti akan buktikan pada kalian.

Aku tersenyum yakin.

Kenapa dia tersenyum sendiri?

Apa ada yang lucu?

Aku kembali melirik So Eun begitu mendengar pikirannya.

Aku berusaha menahan senyum melihat ekspresi bingung di wajahnya, walau wajahnya terlihat bodoh tapi itu membuatnya makin terlihat lucu dan menggemaskan.
“Dengar ya, kamu harus bayar kekesalanku hari ini karena kamu mengajak semua temanmu di kencan kita..” bisikku dengan nada mengancam.

Ba-Bayar???

Ternyata dia masih marah….gawat, apa yang akan dia lakukan??
Aku benar-benar ingin tertawa mendengar pikiran bodoh So Eun, kenapa ia terlihat sangat takut, akukan tak akan mungkin memukulnya, dasar gadis bodoh.

“APA?!!!!” sentakku pelan membuatnya langsung tertunduk, aku segera memalingkan wajah yang tak kuat lagi menahan senyum.

Gadis ini ternyata sangat mudah dikerjain…

Bus terus melaju membawa kami menuju pantai di pinggiran kota, hanya butuh waktu sekitar dua jam untuk sampai ke sana, dan bagiku asal ada So Eun bersamaku, aku rasa itu sudah cukup, toch sekarang So Eun tak lagi berpikir macam-macam tentang Seungho, apalagi melihat Seungho dan Tiffany selalu terlihat mesra seperti saat ini.

&&&&&

“SEGARRNYA!!!!!” seru Min ho begitu kami menginjakkan kaki dihamparan pasir putih yang bersih.

“Ternyata memang tidak rugi ikut So Eun kencan…selain gratis kita juga bisa melihat pemandangan seperti ini…” senang Hye Sun.

Aku melihat Hye Sun dan hampir tak percaya mendengar ucapannya, ternyata dia merusak kencanku hanya karena ingin cari gratisan. Padahal aku tadi sempat berpikir dia dan Min ho ikut karena cemas pada So Eun, tapi ternyata malah memanfaatkan So Eun, awas saja kalau dia berani menyusahkan So Eun.

Aku melirik sadis pada Hye Sun dan Min ho yang masih asyik jingkrak-jingkrak kegirangan seperti baru pertama kali datang ke pantai.

Mereka benar-benar pasangan yang tak normal.

“Eun-ah…aku tak mau mengganggu kencanmu lagi…aku dan Seungho oppa akan kencan sendiri, nanti sore kita berkumpul di sini lagi ya…” terang Tiffany.

So Eun mengangguk dan memberi isyarat-isyarat pada Tiffany, aku hanya memperhatikan Tiffany sekilas lalu berpaling pada Seungho yang sedang sibuk melihat sekeliling.

Aku rasa sahabat So eun yang satu ini, lebih bersikap dewasa dari pada pasangan ‘tak modal’ itu, begitupun dengan Seungho diapun lebih tau diri.

Tak salah kalau dulu So Eun menyukai laki-laki itu, ia memang sosok idola, tapi sepertinya dia memang tak pernah sadar akan rasa suka So Eun.

Aku merasa sangat lega dengan sikap Seungho yang formal dan terkesan kaku pada So Eun.

“Kim Bum-ssi…sampai jumpa nanti sore…” pamit Tiffany, aku hanya mengangguk kecil.

“Lho Tiffany kamu mau kemana? Kenapa pisah? Lalu bagaimana dengan kami?” tanya Hye Sun bingung.

“Kalian juga kencan sana…” cuek Tiffany sambil berlari kecil menghampiri Seungho.

“APA?? Tapi sekarang kami lagi bokek!!!” seru Min ho dengan wajah memelas.

Mendengar itu dengan cepat aku segera menarik tangan So Eun untuk meninggalkan pasangan itu. Jangan sampai mereka berdua mengikuti kami dan merusak kencan pertamaku hanya untuk mencari gratisan.

Kenapa buru-buru??

“Jangan sampai mereka menganggu kencan kita…”bisikku.
APA???

“Sudah ayo ikut saja…” cuekku.

Setelah merasa tak lagi diikuti oleh pasangan ‘tak bermodal’ itu aku langsung bernapas lega.

Kenapa dia harus setakut itu, dasar pelit masa…

“Hey jangan bilang aku pelit!!!” bentakku spontan.

Aku berhenti dan menatap So Eun dengan tajam.

Gawat, aku lupa lagi kalau dia bisa baca pikiranku.

“Dengar Kim So Eun, apa kamu lupa kalau ini kencan pertama kita, apa kamu mau sepanjang hari kedua temanmu itu mengikuti kita terus? Kalau kau mau begitu ya susah lebih baik kamu cari saja dua orang bodoh itu!!” kesalku seraya pergi meninggalkan So Eun.

Dasar bodoh…apa kencan kami ini tidak penting baginya..

Atau hanya aku yang terlalu bodoh karena terlalu bersemangat dan menganggap serius kencan kami ini sampai-sampai aku merasa sangat kesal melihat teman-temannya seenaknya saja merusak suasana.

Aku terus berjalan dengan menahan kesal di hati.

&&&&&

Maaf…Maaf…

Kenapa dia tak mau berbalik seperti biasanya…

Aku hanya terdiam menatap kepergian Kim Bum, aku rasa ia sangat marah karena kebodohanku hari ini.

Sekarang apa yang harus aku lakukan, kencan kami jadi berantakan karena ulah bodohku.

Seharusnya aku tahu niat Bummie baik karena ingin menghabiskan waktu bersamaku, tapi aku malah menyalahkannya hanya karena meninggalkan Hye Sun dan Min ho.

Dasar Payah, aku menghela napas.

Aku harus minta maaf paadanya.

Oiya, aku akan bayar kekesalannya dengan bekal buatanku saja, semoga dia suka.

Aku mencoba tersenyum agar tak terlihat kaku saat bertemu Bummie nanti, aku mulai berjalan mencarinya, semoga ia belum pergi jauh, apalagi sebentar lagi sudah jam makan siang, jangan sampai ia membeli makanan dan tak memakan bekalku ini.

Aku terus berjalan tanpa arah, karena aku pun tak tahu harus mencari Bummie ke mana.

“Hei cepat cari bantuan, ada yang berkelahi di sana..!!” seru seseorang yang sedang berlari melewatiku.

Aku menghentikan langkah dan berbalik arah, jangan sampai aku mendekati tempat perkelahian, bisa-bisa aku jadi tempat salah sasaran.

Beberapa gadis juga berlari mendahuluiku, mereka tampak ketakutan.

“Berandal itu sangat menakutkan…”

“Iya..tapi dia berani sekali melawan orang sebanyak itu…”

“Itu namanya konyol dan hanya cari mati…”

“Tapi kasihan juga ia sampai babak belur seperti itu…”

“Kenapa harus kasihan, berandal seperti itu memang pantas dihajar, mereka semua hanya sampah masyarakat yang selalu bikin keributan dan mengacau kesenangan orang lain…”

DEG!!!!
Langkahku terhenti mendengar percakapan beberapa orang di belakangku.

Berandal????
Kenapa perasaanku tiba-tiba merasa tak tenang begini?

Tidak, tidak mungkin itu Bummie…

Dandanan dan tingkahnya memang seperti berandal, tapi Bummie bukan berandal.

Aku menggeleng pelan mencoba membuang pikiran buruk di otakku dan kembali melangkah tapi kenapa perasaanku makin tak tenang??

Ok, aku akan pastikan, cukup melihat dari jauh, bila bukan Bummie maka aku harus cepat pergi dari sana.

Setelah merasa yakin akupun segera berbalik arah dan melangkah cepat menuju tempat perkelahian yang tak jauh dari temapatku berada.

Di pinggir jalan aku melihat beberapa orang sedang menghajar seseorang dengan sangat brutal.

Aku tak dapat melihat jelas sosok yang sedang dikeroyok karena ia dikelilingi oleh orang-orang itu.

Dengan hati-hati aku makin mendekat karena makin penasaran.

Sekarang aku dapat pastikan ada sekitar 7 orang yang sedang menghajar pria itu.

Ya ampun, kenapa mereka masih tega memukul orang yang sudah tak berdaya seperti itu, Aku merasa miris melihat pemandangan itu.

Tunggu, aku mengenali baju pria itu…

Mataku terbelalak tak percaya melihat hal itu….pria yang sedang dikeroyok adalah..Bummie!!!

Tolong..jangan pukuli dia…

Jangan…tolong cukup!!!

Aku makin tak tahan melihat penderitaan Bummie.


TO BE CONTINUED……

NB: FF yang ditulis oleh Angelicia di Web BSI dulu ini adalah FF favoritq ^^.

24 responses to “I FEEL CONNECTED [SPECIAL – 1]: First Date

  1. Ina BeQi Soeulmates Desember 21, 2010 pukul 3:58 pm

    special part’a sampe brpa chingu???
    jgn lama” post’a yah,,,*jiaaaah maksa*
    ini ff kereeeeeeeeeennn,,,

    • RetnoMyaniezasia Desember 21, 2010 pukul 4:34 pm

      cuma 2 sist…
      segera!! ^^

  2. Rhiia Desember 22, 2010 pukul 1:20 am

    Wuah kak retno…!!
    Aq tggu part slnjutnya..!! Aq pnasaran..
    Ksiihan Bummie..!! T.T

  3. Litha Desember 22, 2010 pukul 6:03 am

    Waahhh
    lnjtkn y!!!

  4. rini Desember 22, 2010 pukul 1:24 pm

    ternyata ad special part.a y . .
    keren kak . .
    kra” kim bum d.pkul gra” ap y??
    d.tunggu klanjutan.a kak!!

  5. retnooo November 13, 2011 pukul 3:11 am

    Hello, aku visitor yang terdampar
    but emmmm, aku rasa aku pernah baca cerita kayak gini😐

    • RetnoMyaniezasia November 13, 2011 pukul 7:35 am

      hello jg. yup, ni pernah dposting d BSI web. coz byk yg minta dposting crita ini coz q pny copianny. dsitu jg bisa dliat nama author asliny. mgkn sist tw authorny. ^^

  6. geill Desember 12, 2011 pukul 1:13 pm

    kacian kim bum di gebuki, karna apa ya kok bs di gebuki, mending aq lanujt aja deh……………………………….. ^_^”

  7. Lila Tyas Januari 18, 2012 pukul 11:18 am

    Crta’nya Baguz… Syang baru baca, pdahal udah lma..

  8. rama1406 Juni 10, 2012 pukul 6:05 pm

    hahaha hye sun ma min ho mang aneh bgt, kocak ma mrk. btw kasian bgt so eun yg pny tmn trlalu protect gt ya hehe

  9. cucancie Agustus 30, 2012 pukul 2:15 pm

    Ya ampun itu bummie knp smpe dipukulin?! Makin penasaran nih,

  10. sonkKyu Oktober 22, 2012 pukul 9:55 am

    Aigoo udah kencan gagal terus dipukulin lg. Knp tuh? ._.

  11. tanti no kawai Desember 12, 2012 pukul 7:21 am

    (●̮̮__●̮̮) Ɨƚι̇ƙƨ̃:'(Ɨƚι̇ƙƨ̃:'(Ɨƚι̇ƙƨ̃…… (⌣́_⌣̀”).
    Kasian bumm-ah……
    Ayoooo Sso eunni cepat tolong….

  12. BoeLboeL Februari 11, 2013 pukul 1:10 am

    waahh,,,bummie knp tuh?koq ampe beramtem kaya gitu…??
    Next part ahh

  13. Watashi Tina Lizuki Bumssoeulmates Agustus 10, 2013 pukul 6:36 am

    Selamatkan bumppa,ssSelamatkan bumppa,ssSelamatkan bumppa,ssSelamatkan bumppa,sso eonni

  14. Zaily September 6, 2013 pukul 2:50 am

    Hahaha
    Lucu lucu min ho n hye sun dsbt couple tagh brmdal:-)

    Tp pa yg trjdi dg KB pnsaran dg part slnjutny

  15. RANI April 8, 2014 pukul 6:24 am

    wah ternyata ada special partnya ff ini……

    Kasihan kim bum harus dipukulin kayak gitu…..
    Tapi gara-gara apa dia dipukulin????

  16. tyas27 April 10, 2014 pukul 12:09 am

    kenapa dipukulin??

  17. ainami September 8, 2014 pukul 1:39 pm

    aduh itu si embum kenapa dipukulin… btw imej bum kok jelek amat sih dimata orang2… huhuhu padahal bum sangat manis *hanya thd sso sih sepertinya itu juga* hihihi

    bisa baca pikiran emang keuntungan buat bum tp bagi sso jd dilema, gimanapun akan sulit mengontrol pikiran, berbicara dalam hati, makanya sso ga bisa sembunyiin apapun dr bum hahaha

    tp apapun itu, aku suka liat interaksi keduanya😀

    kocak bgt pas dihalte itu, almost kiss eh taunya terganggu… parahnya minsun lagi ngintip pula huwahaha
    itu minsun semakin terlihat keunikan mereka *unik apa aneh ya* wkwk
    udhlah sebelumnya pas mau ke kafe ga punya duit, sekarang ikutan ke pantai juga demi cari gratisan…
    ngakak dah pas di bis mereka sibuk ngitungin recehan wuahahaha

  18. Herlina Darmayanti September 18, 2014 pukul 4:50 am

    Dasar Tiffany,seungho,minha,hyesun Mengganggu Kencan Bumsso ,,Kasihan Bnget Lht Bumppa Di Keroyok, Emang Bumppa Salah Apa ??

  19. Herlina Darmayanti September 18, 2014 pukul 4:51 am

    Dasar Tiffany,seungho,minho,hyesun Mengganggu Kencan Bumsso Saja,,Kasihan Bnget Lht Bumppa Di Keroyok, Emang Bumppa Salah Apa ??

  20. sabanaRyuga Oktober 5, 2014 pukul 11:15 am

    kim bum di pukulin aduh knp bsa seperti itu…

  21. citra Mei 2, 2015 pukul 9:08 am

    Kenapaaa bumpaaa??aduh ada2 ajaaa yaa.

  22. wellyantimasolabibba Mei 29, 2015 pukul 12:54 pm

    Yahhh,,,, niatx sneng2 kncn prtma,,, mlah dpt bbak blurr,,, d pntaii,,,,, ksian oppa..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: