RetnoMyaniezasia Blog

Just another WordPress.com site

I FEEL CONNECTED [SPECIAL – 2 (End)]: First Date


I FEEL CONNECTED

BY: Angelicia

Sial!!!!

Kenapa So Eun harus melihatku dalam keadaan seperti ini…MEMALUKAN!!!

Dengan sekuat tenaga aku berusaha bangkit.

“Hebat juga masih bisa bangun…” cibir So Eun.
“Bummie, menyerahlah…kau hanya perlu berlutut dan meminta maaf pada kami..maka dendam lama antara kita aku anggap selesai…” seru Junsu.

Aku melirik ke arah So Eun yang hampir menghampiri kami, So eun tolong jangan ke sini..harapku.

“Bummie, kau tak akan bisa menang melawan kami semua…jadi jangan bermain lagi…” tawa Yunho dengan ekspresi mengejek.

Jangan harap, aku tak akan berlutut atau menyerah pada kalian, apalagi dihadapan So Eun.

Tanpa menyahut ucapan mereka aku langsung menghajar Geun Suk yang berada di dekatku membuat mereka kembali terkejut karena aku tiba-tiba menyerang.

“Dasar idiot!!!!” maki Jeabum seraya merangkulku dari belakang tapi dengan cepat aku berontak dan menghajar wajah Jaebum dengan sikutku.

Bummie..sudah..tolong jangan lagi….

Tiba-tiba aku mendengar suara So Eun, membuatku menghentikan serangannku.

Nichkhun hendak menyerangku dari arah kanan tapi dengan cepat aku menahan pukulannya.

“OK CUKUP!!!” teriakku menyerah membuat kelompok itupun menahan serangan mereka.

Aku melihat So Eun yang telah berada di dekat kami, dengan napas tersengal-sengal aku menggeleng memintanya agar tak menangis…ya saat ini So Eun sedang menangis ketakutan melihatku seperti ini…sisi burukku telah terlihat oleh So Eun dan entah mengapa sekarang aku malah merasa lebih sakit melihat air matanya dari pada sakit di tubuhku saat ini.

Pelahan aku berlutut menghadap Taecyeon pemimpin kelompok itu membuat mereka dan So Eun terkejut.

“Maaf…” seruku dengan lantang sambil tertuduk.

“Ka-kau…”Taecyeon menatapku tak percaya, tapi setelah melihat kehadiran So Eun pria itu malah mencibir tindakanku.

“Jangan bilang karena wanita itu kamu mau berlutut padaku?” tanya Taecyeon dengan nada mencibir.

“Ini sudah cukupkan?” tanyaku tanpa mempedulikan ucapan Taecyeon.

Aku dan Taecyeon saling bertatapan tajam dan akhirnya Taecyeon mengangguk pelan.

“Impas..” serunya lalu mengajak teman-temannya pergi.

Aku kembali tertunduk, aku tak berani menatap wajah So Eun, ini sangat memalukan.

Aku terlihat lemah dihadapannya..

Tunggu, kenapa aku tak dapat mendengar pikirannya…

Apa yang sedang dipikirkan gadis itu saat ini..aku sangat ingin tahu.

Tapi…

Apa sakit sekali???
Akhirnya So Eun menghampiriku dan berdiri tepat di hadapanku, tapi aku tak menjawab apapun, aku terlalu malu untuk menatapnya.

SREGGGG!!!

Tiba-tiba saja So Eun memelukku dengan erat.

Maaf membuatmu mengalah pada mereka…

Apa aku datang disaat yang salah???

Maaf…maaf….

So Eun, tolong jangan minta maaf lagi…

Bum-ah, terima kasih….

Aku melepas pelukanku dan melihat So Eun yang berusaha tersenyum diantara tangisnya.

Terima kasih karena mau mengalah karena aku…

Terima kasih karena tak meneruskan perkelahian itu…

“Dan terima kasih karena sudah merusak kencan kita hari ini…”sautku memotong pikiran So Eun membuat gadis itu tertawa, akupun ikut tertawa melihatnya.

“Maaf sudah buat kamu ketakutan…” bisikku.

So Eun mengangguk pelan dan memperhatikan wajahku yang terluka.

Ok, So Eun saat ini pasti sedang melihat luka-luka di wajahku, tapi kenapa harus sedekat ini, akukan jadi gugup..apalagi…dari jarak sedekat ini So Eun makin terlihat cantik.

Aissshhh Bummie, jangan berpikir macam-macam.

DEGGG!!!!

Mata kami bertemu membuatku makin gugup, dengan cepat So Eun segera menjauhkan jaraknya denganku.

Akupun berusaha berdiri.

Ayo duduk di sana saja…

So Eun membantuku berjalan.

“Hey aku tak selemah itu..!!” protesku seraya menepis tangan So Eun membuat gadis itu terkejut.

“Mak-maksudku…” aku jadi merasa salah bicara.

Kalau begitu kamu tunggu di sini…

“Apa?!!” heranku karena So Eun tiba-tiba pergi begitu saja meninggalkanku.

Dia mau kemana? Kenapa pergi begitu saja…

Apa tadi kata-kataku terlalu kasar sampai dia semarah itu?

Ah dasar bodoh, kenapa tadi aku membentaknya…diakan hanya mau membantuku.

Dengan lesu akupun duduk di pinggiran jalan yang rindang.

Hari ini benar-benar kacau sekali dan semuanya diluar dugaan.

Kenapa bisa sesial ini ya…

Hosh..Hosh…Hoshh…!!!

Aku menoleh ke arah seseorang yang tampak berlari ke arahku.

So Eun???

Aku terkejut melihat So Eun kembali, tenyata dia tak meninggalkanku…

Dan ternyata ia pergi untuk membelikan aku obat..

Aku tak dapat lagi membendung rasa senangku melihat kehadirannya.

“Aku pikir kamu pergi karena marah…” kataku begitu So Eun di hadapanku.

Bodoh, mana mungkin aku pergi begitu saja..

“Terima kasih…”senangku membuat ia memberiku sebuah senyuman yang selalu aku suka.

Dengan sigap So Eun segera mengobati beberapa memar di wajahku, untung saja tidak terlalu parah dan tak lupa So Eun pun membelikan aku es untuk mengompres memar di bagian perut dan lenganku.

Hm~~ternyata hari ini tak begitu buruk juga..

Karena aku senang sekali melihat So Eun sangat peduli padaku.

Begitu selesai memberi obat pada lukaku, So Eun segera mengeluarkan bekal dari dalam tasnya, itu membuatku makin berseri-seri karena aku sangat suka dengan masakan buatan So Eun.

Ahh..rasanya aku ini pria yang paling beruntung saat ini.

Ini…

So Eun menyodorkan sebuah kotak bekal padaku, kamipun makan bersama di tempat ini yang seharusnya tak layak untuk di jadikan tempat makan, tapi entah mengapa aku tak peduli karena saat ini bagiku ada So Eun bersamaku itu sudah sangat cukup.

Selesai makan aku langsung mengajak So Eun berjalan ke arah pantai karena itu adalah tujuan awal kami untuk datang ke sini.

Hari ini suasana pantai tidak begitu ramai.

Ommo..mereka!!!!

Aku menatap heran pada reaksi So Eun, spontan aku ikut melihat ke arah penglihatan So Eun.

Wauww Tiffany dan Seungho ternyata sedang berciuman, aku kembali melihat So Eun yang masih terpaku menyaksikan adegan di pinggir pantai.

Dasar gadis bodoh, kenapa ia betah sekali melihat hal seperti itu, jangan bilang dia merasa sakit hati melihat Tiffany dan Seungho berciuman.

TUKKK!!!!

Aku mengetuk kening So Eun.

“Jangan rusak suasana hatiku dengan tatapanmu ke mereka…”bisikku di telingga So Eun lalu segera berjalan mendahuluinya.

Ommo, apa yang aku lakukan, pasti Bummie marah lagi…

Aku tersenyum mendengar pikiran So Eun, gadis itu segera mengerjarku dan aku segera melenyapkan senyumku, jangan sampai ia melihat senyum jahilku.

Maaf jangan salah paham…

So Eun menarik ujung bajuku, aku berhenti dan menatapnya.

Tolong jangan marah, aku tak bermaksud apa-apa, aku juga tidak berpikir tentang Seungho oppa lagi…aku hanya terkejut melihat mereka bercium….

Tanpa menunggu So Eun menyelesaikan penjelasannya, dengan cepat aku langsung mencium bibirnya hingga membuat gadis itu terkejut.

“Aku percaya kamu tak melihat Seungho lagi…karena aku tahu siapa laki-laki yang kamu suka saat ini…”bisikku lalu kembali mencium So Eun dengan sangat lembut.

“Wah seru sekali, setelah Tiffany dan Seungho ternyata So Eun juga melakukannya…”

Mendengar suara yang tak asing, aku dan So Eun spontan saling menjauh.

Dan benar saja, ternyata dua sosok pengganggu kencanku malah sedang asyik mengintip.

“Hey kalian, apa tak ada kerjaan lain selain mengganggu hidup orang dan cari gratisan dan…aduhhh!!!” spontan So Eun menyikut perutku yang memar.

“Ok ok…kami tak akan mengganggu lagi…lagi pula kami ke sini ada perlu sesuatu ke So Eun….” terang Hye Sun menghampiri So Eun, aku menatap curiga pada gadis itu.

“Eun-ah, boleh aku pinjam uangmu untuk..”

“TIDAK BOLEH!!!” potongku cepat.

So Eun melirik tajam padaku lalu ia mengajak Hye Sun untuk menjauhiku.

“Dasar..”makiku.

“Ya..para gadis memang dasar…”saut Minho menghampiriku.

Bukannya kamu sama saja dengan Hye Sun, lirikku.

“Kamu dan Seungho beruntung sekali, dari tadi aku sama sekali belum mencium Hye Sun..” gumam Seulong dengan cemberut.

Laki-laki ini benar payah, kenapa dia harus ceritakan hal seperti itu padaku?

“Hey apa kamu punya saran untuk itu..?” tanya Minho dengan tatapan penuh harap padaku.

Aku hanya meliriknya dengan kesal, dan perlahan laki-laki itu malah tersenyum bodoh.

“Ok sebaiknya aku cari cara sendiri…” nyengir Minho, sepertinya ia mulai takut padaku, tapi dengan cuek aku malah merangkul pundaknya.

“Kalau kamu sayang pada Hye Sun maka jaga dia baik-baik dan jangan ajari dia hal-hal bodoh seperti yang sering kalian lakukan…dan satu lagi yang lebih penting…jangan cuma cari gratisan…kasihan Hye Sun punya pacar sepertimu..” kataku dengan datar tapi sangat tajam.

“Eun-ah….kamu beruntung sekali punya pacar seperti dia…” tiba-tiba suara Hye Sun mengagetkanku dan Minho.

DUKK!!!

Tiba-tiba Hye Sun memelukku dengan erat.

“Terima kasih..” katanya dengan senang.

“Apa?!!”heranku.

“Terima kasih karena mengatakan hal itu pada Minho..kamu memang laki-laki yang baik..tidak salah So Eun menyukaimu…” ujar Hye Sun sambil menepuk-nepuk lenganku.

Walaupun lengan yang ia pukul terdapat memarku tapi entah mengapa aku sama sekali tak merasakan sakit, malah aku merasakan sesuatu yang hangat mengalir di dadaku.

Aku melihat So Eunn yang sedang tersenyum padaku, apa mungkin karena ini So Eun senang berteman dengan sahabat-sahabatnya itu, walau kadang menyebalkan tapi mereka ternyata hangat.

“Minho, saranghae…” tiba-tiba saja Hye Sun mencium pipi Minho membuat pria itu terkejut tak bereaksi.

“Aku suka kamu apa adanya…oppa tak perlu belajar apapun dari orang lain atau berubah…aku lebih suka oppa yang suka tidur di kelas, aku suka oppa yang selalu menjadi murid yang langganan berlutut di koridor karena tidak mengerjakan tugas, aku juga suka dengan oppa yang selalu terlihat keren saat dihukum keliling lapangan sekolah, aku juga suka dengan oppa saat menjarah makan siang Tiffany untuk kita makan bersama juga…”

“HYE SUN-AH CUKUP!!!!!” potong Minho dengan wajah hampir menangis.

“Kenapa?” heran Hye Sun.

“Jangan diteruskan, itu membuatku makin malu….ternyata aku memang sangat payah ya…” nelangsa Minho, Hye Sun menggangguk pelan.

“Kenapa oppa baru sadar sekarang?”

“Iya-ya…” gumam Minho dengan wajah frustasi.

“Tapi itu yang bikin aku suka sama oppa…” Hye Sun tersenyum pada Minho, aku dapat melihat senyum yang tulus dari gadis itu, bukan senyuman yang menyindir atau mengejek segala kebodohan Minho

Perlahan aku merasa seseorang menggenggam tanganku.

So Eun tersenyum lembut padaku dan mengajakku untuk meninggalkan pasangan itu.

Aku dan So Eun akhirnya pergi diam-diam tanpa Hye Sun dan Minho sadari.

Aku jadi tersenyum sendiri melihat pasangan yang menurutku super unik itu.

Tapi akupun salut dengan mereka berdua, Hye Sun dengan tulus menerima segala kekurangan Minho tanpa menuntut apapun dari Minho yang menurutku sangat payah.

Hm~~mungkin bagi orang lain, apa yang Hye Sun lakukan adalah sebuah hal aneh, tapi…akupun dapat merasakan apa yang Hye Sun rasakan.

Menerima apapun keadaan orang yang kita sayangi dengan apa adanya tanpa menuntut lebih.

Aku makin menggenggam erat tangan So Eun yang berjalan di sampingku…

Akupun merasa sangat beruntung mengenal gadis di sampingku ini..

Gadis yang mampu membuatku selalu kembali tersenyum hanya dengan melihat senyum atau wajah bodohnya…juga…

Gadis yang mampu membuatku melepas segala egoku dan mengalah pada musuh lamaku hanya dalam beberapa detik saja..

“Kim So Eun…”panggilku, So Eun menoleh.

“Saranghae…”kataku tanpa melihatnya, tapi dengan sudut mataku aku tahu So Eun sedang tersenyum lebar padaku dan itu membuatku ikut tersenyum juga…

Hari ini…kencan pertama kami berjalan sangat indah…

-The End-

NB: FF yang ditulis oleh Angelicia di Web BSI dulu ini adalah FF favoritq ^^.

31 responses to “I FEEL CONNECTED [SPECIAL – 2 (End)]: First Date

  1. Rhiia Desember 22, 2010 pukul 11:36 pm

    First…!!!
    Kak retno keren…!!!
    FF-nya happy ending…!! Aq smpai snyum” GAJE…!! Xixiixi….!!!
    Kim Bum mha So Eun so sweet bgt…!!

  2. rini Desember 23, 2010 pukul 2:13 am

    kak retno keren . .
    so sweet bgt bumsso

  3. Echa BabyKyu Desember 23, 2010 pukul 3:35 am

    So sweet….
    Gag bisa diungkapkan dengan kata.kata….

  4. dini ramadhani Desember 23, 2010 pukul 4:48 pm

    sama kayak retno,ini jg ff favorit aku di BSI
    lucu tp jg romantis
    dsni so eun punya kekurangan namun justru kekurangannya itulah yg menjadi kelebihan ff ini
    banyolannya jg ngena bgd
    hebat utk author

  5. Ina BeQi Soeulmates Desember 24, 2010 pukul 5:48 pm

    I LIKE IT^^
    SUKAAAAAAAAAAAAAAA SUKAAAA
    haha,,

  6. Fatinn Desember 25, 2010 pukul 12:06 pm

    UwaAaAaa
    senyum2 gajee di buatx. . . !

    KKKEEEERREEENN SANGAAAAAAT!!🙂

    di tggu karya2 slanjutx y k
    ahak hak hak

  7. rizkyapratiwi Februari 19, 2011 pukul 4:35 pm

    ooooouuuhhh…. so sweet
    i like happy ending

  8. Rita Juni 4, 2011 pukul 7:59 pm

    bikin terharu… cerita yang sanagat kereeeeen

  9. annisa Agustus 14, 2011 pukul 4:35 am

    😄 ceritax menarik sekali O:-)

  10. meilani Agustus 25, 2011 pukul 10:19 am

    kisah cinta yg unik
    membuat orang membaca ikut bahagia………..

  11. amkyuminry November 12, 2011 pukul 6:53 am

    pokoknya keren~!!! gak bisa berkata kata

  12. geill Desember 12, 2011 pukul 1:29 pm

    kerennnnnnnnnnnnnnnnnnnnn.
    cuma itu yg bs q tulis untukmu, you’re the best deh >_<
    oh ya buat ff yg ada so eun-nya lagi ya…………………..^_^"

  13. choding0330 Maret 4, 2012 pukul 4:15 am

    ey~ aku rekup aja ya kak komennya ^^
    keren, dari mulai pertemuan, cara komunikasi mereka, itu unik..

    untung Beom mau menerima Eunnie apa adanya

  14. rama1406 Juni 10, 2012 pukul 6:08 pm

    Autornya parah nih
    *ditimpuk duit
    Image Min Ho yg sok cool jd ilang d kpala reader hehe…Kim Bum tetap manis bgt sifatny d ff ini

  15. cucancie Agustus 30, 2012 pukul 2:29 pm

    Aduh kerreennn…ini ff ceritanya ga ada duanya..bagus…

  16. sonkKyu Oktober 22, 2012 pukul 10:03 am

    minhye pasangan paling kocak xD
    akhirny walo first date awalny agak ancur tp endingny tetep hepi😀

  17. tanti no kawai Desember 12, 2012 pukul 7:33 am

    Wahhhhh……. Bener2 sangatttttttt bagusssss……
    ………../–)
    ………/…/
    ……./….(______
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓—.___((_I__)

  18. serly Januari 7, 2013 pukul 9:15 am

    Lucu lht pasangan hye sun am min ho..hahah
    Tp aneh, kok bum bs bca pikiran sso unni y??hebat.. Keajaiban cinta..haha

  19. BoeLboeL Februari 11, 2013 pukul 1:30 am

    waaahhh,,,bumsso emang so sweet bgt
    Sukaaa bgt ma crt’nya,,karakter mrk berdua emg cocok bgt

  20. Lavender Maret 27, 2013 pukul 12:57 pm

    Bca ny ga pernh bosen.cz menarik bgt..

  21. love bumsso Juli 11, 2013 pukul 2:48 pm

    keren banget ff nya thor… sukaaaaa banget…!!! U.U

  22. novi Agustus 8, 2013 pukul 1:23 am

    keren … keren… keren…!!!
    suka bnget ma ff ni..
    bumsso manis bnget & da hye sun minho yg kocak abis. haha..

  23. Watashi Tina Lizuki Bumssoeulmates Agustus 10, 2013 pukul 6:47 am

    Ahhhh,akhirnya selesai juga.keren

  24. Zaily September 6, 2013 pukul 3:08 am

    Wah daebak:-)
    Bner2 bgus crtany

  25. RANI April 8, 2014 pukul 4:32 pm

    wah ceritanya so sweet banget, jadi ngebayangin itu terjadi pada aslinya………

  26. tyas27 April 10, 2014 pukul 12:11 am

    sosweet haha

  27. ainami September 8, 2014 pukul 1:58 pm

    i looooove this fanfict..

    aduh so sweet sekali, menerima apa adanya~~

    dan itu minsun asli deh bikin ngakak.. yg hyesun sebutin itu kekurangan minho semua, jd kelebihannya apa? wkwkwkk

  28. Herlina Darmayanti September 18, 2014 pukul 5:01 am

    Hahaha Pasangan Minsun Couple Benar2 Kocak Dan Unik😀 Keren Senangx Melihat Bumsso Bahagia Dan Saling Menerima Kekurangan Pasangan Masing2🙂

  29. sabanaRyuga Oktober 5, 2014 pukul 11:24 am

    kencan yg indah

  30. Nadila Novi Septianingsih Desember 23, 2014 pukul 8:59 am

    daebakkk

  31. tina65 Mei 28, 2015 pukul 11:40 am

    Bagus cerita.
    Cinta memang tidak melihat kekurangan.
    Bummie hebat.
    Gomawo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: