RetnoMyaniezasia Blog

Just another WordPress.com site

LovEun In Bum [Part 3]


 

Part 3:

”Hei.. kau!? Disana masih banyak daun! Cepat kau bersihkan!”teriak Hyun Joong kepada salah satu siswa yang dihukum karena ketahuan merokok di toilet.

Nich Khun yang melihatnya dari jauh hanya menggeleng kepalanya.

”Hai, Nich Khun! Apa yang kau lihat?”tanya Seung Ho sambil merangkul bahunya.

”Kenapa dia? Tiba-tiba dia memberikan hukuman yang banyak kepada siswa-siswa yang bermasalah itu.”kata Nich Khun sambil melihat Hyun Joong yang terus marah-marah.

”Maksudmu?”tanya Seung Ho.

”Bukankah untuk orang yang bermasalah itu hanya mendapatkan 1 hukuman saja? Lihatlah dia, dia malah memberikan banyak hukuman. Seperti lari keliling 50 putaran, membersihkan toilet, dan yang ini membersihkan taman sekolah. Bukankah itu sudah keterlaluan?”kata Nich Khun heran. Seung Ho hanya cekikikan.

”Apa yang kau tertawakan?”heran Nich Khun. Seung Ho menghentikan tertawanya walaupun masih senyum-senyum.

”Nich Khun, sebenarnya dia…”Seung Ho membisik Nich Khun. Nich Khun terkejut mendengarnya.

”Apa? Betulkah itu?”tanya Nich Khun. Seung Ho mengangguk.

”Tidak kusangka. Rupanya dia sedang kesal karena dikalahkan seorang gadis.”kata Nich Khun sambil melihat Hyun Joong yang sibuk marah-marah mengenai hasil pekerjaan siswa itu.

Sebuah mobil mewah memasuki gerbang sekolah. Nich Khun dan Seung Ho melihat Kim Bum keluar dari mobilnya. Namun mereka terkejut melihat seorang gadis ikut keluar dari mobil Kim Bum itu.

”Eh. Bukankah itu So Eun?”tanya Nich Khun. Seung Ho menyipitkan matanya untuk melihat gadis itu.

”Iya, dia So Eun. Tapi kenapa dia bisa ada dimobil Kim Bum?”tanya Seung Ho balik. Mereka hanya terdiam bingung.

*****

”Bagaimana lukamu?”tanya Kim Bum sambil menyenderkan punggungnya didepan mobilnya.

”Baik.”jawab So Eun singkat.

“Oh. Lebih baik kau cepat pergi ke kelasmu. Sepertinya bentar lagi masuk.”kata Kim Bum sambil meninggalkannya. So Eun hanya memandangnya benci.

Ji Yeon yang melihat So Eun didepan mobil Kim Bum langsung menghampirinya.

”So Eun! Bagaimana keadaanmu?”kata Ji Yeon sambil menepuk bahunya. So Eun langsung mengaduh kesakitan.

”So Eun. Kau baik-baik saja?”tanya Ji Yeon terkejut mendengar So Eun meringis kesakitan. So Eun hanya memandangnya terdiam. Rasanya ia ingin cerita dengan Ji Yeon soal Kim Bum. Namun rupanya lonceng telah mulai berirama. Ia pun mengurungkan niatnya.

”Ceritanya panjang, Ji Yeon. Aku akan cerita dikantin nanti. Ayo, kita ke kelas.”ajak So Eun. Meski Ji Yeon masih bingung namun ia mengikuti So Eun ke kelasnya.

*****

Kim Bum masih senyum-senyum di ruang OSISnya. Nich Khun dan Seung Ho yang berada disana pun hanya bingung melihatnya.

”Kim Bum. Kenapa kau senyum-senyum? Memang ada hal baik apa?”tanya Seung Ho. Kim Bum tidak menjawabnya. Seung Ho melirik Nich Khun.

”Kim Bum. Kenapa So Eun bisa ada di mobilmu?”tanya Nich Khun. Kim Bum melirik kedua sahabatnya, tidak lama ia pun tertawa. Nich Khun dan Seung Ho jadi semakin bingung melihatnya. Melihat kedua sahabatnya bingung, ia pun mulai menanggapi pertanyaan Nich Khun.

”Dia tinggal bersamaku.”jawabnya.

”Hah!?”seru Nich Khun dan Seung Ho bersamaan.

”Kau pasti bohong.”kata Nich Khun diikuti anggukan Seung Ho.

”Ibunya sedang bekerja diluar kota dengan Ibuku. Mereka bekerja disana kurang lebih 2 tahun. Berhubung So Eun masih sekolah disini. Jadi dia tinggal denganku.”jelas Kim Bum. Seung Ho mengangguk.

”Lalu, apakah kau akan menyiksanya lagi?”tanya Nich Khun. Kim Bum terdiam. Ia pun beranjak dari kursinya dan menuju ke pintu.

”Kim Bum. Aku tau kalo kau tidak bisa melupakannya dan kau masih dendam dengan cowok itu. Walaupun So Eun mirip dengannya bukan berarti kau bisa memperlakukannya sama dengan gadis itu.”kata Nich Khun kesal lantaran Kim Bum menghindari topiknya. Kim Bum berbalik menghadapinya, ”Kim So Eun. Dia adalah orang kedua yang menyadari sifat palsuku  ini. Jadi untuk apa aku berpura-pura dengannya.”kata Kim Bum sambil keluar dari ruangannya. Nich Khun dan Seung Ho berpandangan melihat kondisi Kim Bum yang terlihat ’kambuh’ itu.

Kemudian Hyun Joong memasuki ruang OSISnya sambil bengong melihat Kim Bum yang tiba-tiba aneh itu.

”Hey. Dia kenapa?”tanya Hyun Joong sambil meletakkan sarung tangannya diatas mejanya.

”So Eun sekarang tinggal di rumah Kim Bum.”kata Nich Khun.

”Apa! Terus apa dia melakukannya lagi?” Hyun Joong makin terkejut mendengarnya.

”Sepertinya iya. Sebenarnya aku kasihan dengan So Eun yang tidak tau tentang masalah Kim Bum.”kata Nich Khun. Hyun Joong hanya manggut setuju dengan pendapat Nich Khun.

”Eh. Bagaimana? Kau sudah menemukan gadis itu?”tanya Seung Ho semangat.

”Gadis yang mana?” Hyun Joong tidak mengerti maksud Seung Ho.

”Katanya kau kalah dalam pertarungan itu ya? Seorang gadis?”celetuk Nich Khun.

”Bagaimana kau bisa tau?” Hyun Joong melirik Seung Ho yang cengar-cengir.

”Kau.” Hyun Joong berusaha menjitak kepala Seung Ho. Namun Seung Ho berhasil menangkisnya.

”Hei, sudahlah kalian ini!”kata Nich Khun sambil menghentikan mereka dengan bijak.

”Siapa gadis itu? Yang berhasil mengalahkanmu.”tanya Nich Khun yang rupanya ikut penasaran. Hyun Joong hanya duduk disampingnya sambil menghembus napas kesalnya.

”Aku tidak tau.”kata Hyun Joong sambil memandang gantungan kunci dari sakunya yang bertuliskan ’Jung So Min’.

*****

”Benarkah itu, So Eun?”tanya Ji Yeon tidak percaya setelah mendengar cerita So Eun tentang Kim Bum juga tentang semalam yang menyiksanya.

”Iya. Aku jadi heran. Emang ada orang yang ngajar pake kekerasan gitu? Sampai bahuku jadi terluka begini.”kata So Eun sambil menunjukkan lukanya. Ji Yeon jadi kasihan melihat kondisi sahabatnya.

”So Eun. Aku rasa sepertinya dia sudah tidak waras ya?”kata Ji Yeon.

So Eun hanya mengangkat bahu, ”Mungkin.”

”Hhahh…. Jadi aku harus bagaimana ini, Ji Yeon? Kalo begini terus, bisa-bisa aku mati ditangannya.”keluhnya.

”So Eun. Kau jangan bilang begitu. Aku akan membantumu untuk menghadapinya.”kata Ji Yeon semangat.

”Ji Yeon. Bagaimana kau bisa menghadapi dia yang cowok. Sedangkan kau fobia cowok.”kata So Eun. Semangat Ji Yeon jadi hancur, ”Iya ya, kau benar. Jadi bagaimana dong?”kata Ji Yeon.

So Eun menggeleng, ”Entahlah. Aku tidak tau.”katanya sambil menatap lapangan sekolahnya itu yang terlihat seorang cowok manis sedang main basket.

”Keren banget…!”puji So Eun. Ji Yeon jadi bingung, ia mengikuti tatapan So Eun yang dilihatnya. Ji Yeon manggut-manggut.

”Kak Kyu Hyun memang keren. Kapan kau akan menembaknya?”tanya Ji Yeon usil.

”Hah? Apa yang kau katakan, Ji Yeon?”kata So Eun salah tingkah.

”Sudahlah. Jujur aja lah! Kau pasti pengen banget kan dia jadi pacarmu.”kata Ji Yeon

So Eun tidak menjawab, dia malah ngeloyor pergi sambil mengangkat bahunya.

”Eh, So Eun. Tunggu aku!”panggilnya sambil mengejar So Eun.

*****

Di sebuah bandara, seorang wanita cantik berambut panjang berjalan anggun menuju jalan keluar. Ia melepaskan kacamata hitamnya. Ia tersenyum bahagia karena telah sampai di tanah airnya setelah ia pergi ke London untuk urusan bisnis. Wanita yang memiliki senyuman indah ini memanggil taksi. Kemudian wanita ini masuk ke dalam sambil menyebutkan alamat rumahnya. Dalam perjalanan ini, wanita cantik itu melihat-lihat sekeliling kota. Lama sekali ia meninggalkan kota yang indah ini. Kemudian ia melihat mini market. Ia jadi ingat kalau dirumahnya tidak ada bahan makanan. Ia pun segera minta sopir taksi itu berhenti dimini market itu.

”Aku akan segera kembali.”kata wanita itu sambil masuk ke dalam mini market. Sopir taksi itu hanya mengangguk ngerti.

Wanita itu mulai mengambil bahan makanan yang diperlukan. Ketika ia mengambil snack yang rupanya tinggal satu itu diambil bersamaan dengan So Eun.

”Ah!”seru wanita dan So Eun bersamaan.

”Kau ambil saja.”kata wanita itu mengalah. So Eun tersenyum dan mengambilnya. Wanita itu kelihatan kurang rela melihat snack favoritnya yang sudah lama tidak dimakan itu hanya bisa gigit jari saja. So Eun yang menyadari keinginan wanita itu langsung memberi snack itu.

”Ambillah snack ini. Aku sudah terlalu sering makan ini.”kata So Eun.

”Sungguh?”tanya wanita itu tidak percaya. So Eun mengangguk tersenyum. Wanita itu langsung mengambil snack itu.

”Oh iya. Siapa namamu?”tanya wanita itu yang penasaran dengan So Eun yang begitu baik hati memberikannya.

”Kim So Eun. Panggil saja aku So Eun.”kata So Eun.

”Kim So Eun. Nama yang bagus. Oh iya, aku Victoria.”kata Victoria sambil berjabat tangan dengan So Eun.

HP So Eun berdering, So Eun segera mengambil Hpnya ditas. Ia melihat nama panggilan yang rupanya dari Kim Bum. Ia langsung mengangkatnya.

”Halo. Iya, aku tau. Iya…iya…!”kata So Eun sambil mengakhiri teleponnya.

”Kak Victoria. Maaf, aku harus pergi.”kata So Eun.

”Oh tidak apa-apa.”

”Oh iya. Aku senang berkenalan dengan Anda. Terima kasih.”kata So Eun sambil meninggalkan So Eun. Victoria hanya tersenyum melihatnya. Ia langsung melanjutkan pencarian bahan makanannya.

*****

So Eun langsung menghampiri Kim Bum yang menunggunya diparkir mini market itu.

”Kenapa kau lama sekali?”keluh Kim Bum sambil melihat arlojinya.

”Hah? Baru 15 menit kau bilang lama? Hei, kau tau tidak. Sebenarnya masih banyak yang belum dibelanjain.”kata So Eun kesal dengan Kim Bum yang terlalu pelit waktu.

”Ah, sudahlah! Ayo masuk. Kita pulang.”kata Kim Bum sambil menarik So Eun masuk ke dalam mobilnya. So Eun hanya bisa cemberut kesal dengan Kim Bum.

*****

Ini adalah hari kelima, So Eun belajar dengan Kim Bum. Sudah cukup banyak ia menerima hukuman biasanya dari Kim Bum. Demi Ibunya, So Eun tetap tegar dan bertahan dari siksaan Kim Bum. So Eun sangat gugup, deg-degan, dan takut sambil melihat jam dindingnya. Terdengar bunyi pintu terbuka, lalu So Eun melihat Kim Bum yang tersenyum –menurutnya itu adalah senyuman jahat- sambil memegang buku dan penggarisnya. Ia kemudian menutup pintu, So Eun hanya bisa menelan ludah sambil menutup mata berharap akan ada yang bisa menghentikannya.

*****

Nich Khun yang sedang sibuk main laptopnya langsung mengambil HPnya yang berdering didekat kursi. Ia terbelalak melihat nama penelepon. Dengan kegirangannya, ia langsung mengangkat telepon itu.

”Halo, kak Victoria!”kata Nich Khun senang.

”Aduh. Kau ini. Suaramu keras sekali. Memangnya sudah berapa lama kau tidak pernah ditelepon?”kata Victoria bercanda yang sedang berada didalam mobil pribadinya. Ia menelepon menggunakan headset sehingga tidak mengganggu konsentrasinya saat menyetir mobil.

”Ah, maaf kakak. Habisnya, kakak tidak pernah meneleponku. Bagaimana kabar kakak? Kapan pulang ke korea?”kata Nich Khun sambil mengutak-atik laptopnya sehingga yang terlihat hanya wallpaper Victoria.

”Baik. Tadi siang.”jawabnya.

”Hah? Tadi siang? Maksudnya, kakak sekarang sudah ada di Korea?”tanya Nich Khun terkejut.

”Hahaha… Iya. Sekarang aku sedang mau kerumah Kim Bum nih!”kata Victoria sambil membelok mobilnya.

”Hah? Ke rumah Kim Bum!?”kata Nich Khun terkejut. Pasalnya ia tau kalo Kim Bum sekarang ini sedang ngajarin So Eun belajar. Apa jadinya kalo Victoria tau kalo Kim Bum telah ’kambuh’?

”Kakak jangan ke rumah Kim Bum dulu!”sambungnya.

Victoria malah heran mendengar perkataan Nich Khun yang tiba-tiba melarangnya.

”Memangnya kenapa? Aku mau mengejutkan adikku. Aku yakin dia pasti tidak akan mengira kalau aku sudah pulang.”kata Victoria cekikikan.

”Tapi, kak…”

”Ah. Aku sudah sampai dirumahnya. Nanti aku akan telepon kau lagi. Bye-bye!”potong Victoria sambil mengakhiri teleponnya.

Nich Khun hanya terdiam. Ia yakin Victoria pasti syok melihatnya. Namun Nich Khun berharap kedatangan kakaknya bisa menyadarkan Kim Bum bahwa So Eun bukanlah orang yang sama dengan gadis yang dulu itu. Walaupun sifat So Eun itu sangat mirip dengannya.

*****

Victoria berada di depan teras rumahnya yang dulu pernah ditempatinya. Ia jadi ingat dengan masa-masanya sebelum ia sukses dengan pekerjaannya dan memiliki rumah sendiri. Victoria jadi kangen dengan adiknya –Ia pun tau kalo ibunya sedang bekerja di luar kota-. Pertama-tama, ia menekan bel rumahnya. Tidak lama kemudian, pelayan yang ada dirumah segera membuka pintunya. Ketika pelayan itu membuka pintu, ia terkejut melihat kedatangan majikannya.

”Hai!”sapa Victoria.

”Tu…tuan putri?”kata pelayan tidak percaya. Victoria segera memasuki rumahnya.

Victoria melihat pelayannya yang lain bertingkah aneh.

”Tuan putri sudah pulang?”kata salah satu pelayan yang lain.

”Tentu saja. Aku sudah pulang. Kalian ini kenapa? Kenapa kalian jadi ketakutan melihatku?”tanya Victoria. Tidak ada satu pun pelayan yang menjawab pertanyaan Victoria yang semakin bingung.

Tiba-tiba ia mendengar teriakan seorang gadis yang sedang kesakitan. Ia jadi heran, siapa gadis yang ada dirumah Kim Bum?

”Suara siapa itu? Kenapa ada dirumah ini?”tanya Victoria lagi. Lagi-lagi tidak ada pelayan yang menjawabnya.

Teriakan gadis itu terdengar lagi, membuat Victoria jadi penasaran. Victoria langsung ke atas menuju sumber suara itu. Ia tidak peduli dengan pelayannya yang sedang sibuk berbisik-bisik sambil ketakutan.

Ia telah menemukan kamar yang jadi sumber suara gadis itu. Lagi-lagi ia mendengar teriakan itu. Tidak mau penasaran lagi, ia langsung membuka pintu kamar itu untuk melihat apa yang sedang terjadi.

Victoria terkejut melihatnya. Ia sungguh berharap ini tidak ada kejadian lagi. Ia melihat adiknya yang tercinta memukul bahu gadis yang dikenalnya dimini market itu.

”Kim Bum!?”panggil Victoria. Kim Bum terkejut melihat kakaknya datang.

”Kakak?”Kim Bum tidak mengira kakaknya telah pulang dari London. So Eun yang sedang menangis sambil memegang bahunya ikut terkejut melihat wanita yang juga dikenalnya dimini market itu.

”Kak Victoria?”panggil So Eun sambil menahan isak tangisannya.

Victoria tidak percaya apa yang dilihatnya. Kini adiknya kembali lagi seperti yang dulu!

TO BE CONTINUED…….

NB: Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kalian Ya ^^

29 responses to “LovEun In Bum [Part 3]

  1. rizkyapratiwi Maret 6, 2011 pukul 5:33 pm

    yaaaaaaaaaaaaaaaaacccccccccccchhhhhkkkkkkkkkkkk …

    ceritanya kereeeeeeennnn … keren banget
    semakin menarik dan menegangkan ….

    mksdnya kim bum ‘kambuh’ tuh pa? *penasaran*
    terus masa lalounya kog gk di ceritain *penasaran jg … emang gdis yg mirip so eun capa?*

    • syalala syalili Maret 9, 2011 pukul 9:31 am

      kak ayo cepet di selesai in donk semua ceritanya,aku pengen banget baca semuanya!!

  2. Atin Maret 6, 2011 pukul 5:45 pm

    Kacian so eun,,, wah semoga adanya victoria bs meredakan kegilaan kim bum.hehe
    Ngemeng2 victoria tu lbh tua dr nickhun di dunia nyata y?Aq baru tau.,
    Ok ok dtunggu lanjutannya..

  3. Afrida Maret 6, 2011 pukul 11:18 pm

    Akhir’a, stlh lma mnunggu kluar jga ff’a! Huah
    sru bgt, tpi ksian so eun’a, udah kya tnggal sma ibu tiri aja, hhe
    pnsrn bgt, sbnr’a apa si yg trjdi sma kim bum? Apakah akan d jlskan di next part? Kya’a kim bum pnya saingan ni, hhe so eun udah jth cnta si, sma kyu hyun dluan
    Author, jgn lma2 ya di post’a, udah g sbr bgt sma pnsran tngkat tnggi!

  4. Putri Maret 7, 2011 pukul 7:43 am

    wah kereeeeennnn….

    bkin penasaran..
    jgn lama” part selanjutnya…
    hhe…

  5. Park dhiyah young Maret 8, 2011 pukul 8:37 am

    Kim Bum JAHAT BANGET !!!!
    tg y mkLin So eun ??!! ky Bp tri z dech . . .
    bot author , , ta tnggu part sLnjut y . . .
    eit , jNgan Lma” ea ??!!

  6. rini Maret 9, 2011 pukul 11:58 am

    makin penasaran ne,,
    sebenar,a kimbum tu knp se suka mukul”??
    kasian soeun,a babak belur,,
    ditunggu kelanjutan,a,,

  7. dini ramadhani Maret 14, 2011 pukul 3:50 pm

    adoh,dodol saiia baru tau nie part udh ada~abaikan
    loh jd victoria gak tau kalo adeknya punya sifat anarkhis?
    nickhun manggil kakak?berarti victoria lbh tua dr nickhun?~pertanyaan yg shrusnya udh tau jwbnnya hahaha
    wadoh,kim bum makin menjadi jadi aja kelakuannya ke so eun,bahaya
    hmmm ada apa dgn masa lalu kim bum,kasian soeun jd sasaran
    wokeh,gak usah byk cing cong saiia tunggu next partnya

  8. Viqa_BumsSoeulindo Maret 16, 2011 pukul 7:56 am

    huhuhu kasian eonnieku, ,

    gak bs bayangin,pukulan kim yang biru2 itu, , huhu
    wah emang vic eonnie itu lbih tua dari nckhun oppa ya, , baru tau saya,

    yasudahlah,lanjuttttt, , , ,

    • RetnoMyaniezasia Maret 16, 2011 pukul 1:22 pm

      hahaha…. kemana aja sist???? LOL

  9. Maria Sativa September 18, 2011 pukul 3:23 pm

    aahh kasian so eun di pukul terus ma kim bum na…

  10. irma November 4, 2011 pukul 3:40 pm

    semakin penasarn ma crita.a!
    kimbum knp bs smp gt??

  11. aisah khameswara Januari 1, 2012 pukul 7:56 am

    wwwwaaaaaa…. sRu bnget!!!

    pdahal bru part 3! ehm… jadi penasaran neh!!!!!!

    kyk mana k’lanjutannya, apakah kim bum msh ttp nyiksa so eun lg!!”?

    ok aku lihat part 4 nya dlu ya!!!

    thanks atas FF-nya!

  12. Ama rahma amalia Januari 1, 2012 pukul 8:11 am

    Sayang bnget d’ cerita ini km bm nyua jhat😦

    tpi ff bgus bnget q suka bnget🙂

  13. sonkKyu November 2, 2012 pukul 2:08 pm

    Masalah kimbum apaan sih = =v #penasaran

  14. tanti no kawai Desember 11, 2012 pukul 11:49 am

    Kambuh????
    Jangan2 bumm-ah psikopat????
    Hiiiiiiiiiiiiiii (-̩̩̩⌣́_⌣̀-̩̩̩)

  15. Watashi Tina Lizuki Agustus 17, 2013 pukul 12:59 pm

    Mudah2an vic bisa menyelamatkan sso eonni ku dari bumppa

  16. Zaily September 6, 2013 pukul 12:41 pm

    Apa yg sbnrny trjdi pd KB?!?
    Ksian KSE gagh slh tp kna siksa jg
    Smga khdran vic bsa mnlong so eun
    Lnjut bca lagi:-)

  17. Ilma Bumssoeulmates Elf September 25, 2013 pukul 3:58 pm

    moga victoria cepetan nyadarin bum deh
    kasihan sso

  18. oliph Oktober 9, 2013 pukul 1:26 pm

    huaaaaa kasian so eun,,,emang itu kim bum kenapa kok bisa jahat banget..

  19. tyas27 April 8, 2014 pukul 1:18 pm

    kimbum gila-,-

  20. RANI April 28, 2014 pukul 2:38 pm

    makin keren aja ceritanya ini……🙂

    Sebenernya apa yang terjadi dulu kok nickhun & seung ho bilang kim bum kambuh lagi???

    Victoria tau kalau kim bum mukuli so eun kayak gitu,,, terus apa ya yang bakalan dia lakuin???

  21. lilis suryani Juli 7, 2014 pukul 3:34 am

    aq yakin klu ada victoria dia tdk akan melekukakn hal itu lg pada so eun
    daebak thor jd macam drama

  22. Kim Ra rA Agustus 11, 2014 pukul 9:21 am

    kalau ngajarinnya kaya gitu terus. bisa bisa gak sampai ujian tu bahu dah abis…./

    bisakah victoria eonie menghentikan aksi aneh kimbum

  23. ainami September 9, 2014 pukul 5:25 am

    jd bum itu demen nyiksa orang ya…? hadeh..
    didepan org banyak senyum2 ramah…

    apa sebabnya bum kayak gitu ya.

  24. sabanaRyuga Oktober 7, 2014 pukul 9:39 am

    kak victoria omelin ajh kak

  25. Marthatina vita vienna Maret 12, 2015 pukul 2:39 am

    Aduh kim bum,so eun nya jangan dipukul,so eun itu pantasnya disayang dan dicintai,ntar kalau so eun ninggalin kamu,baru ntar tau rasa.

  26. wellyantimasolabibba Mei 28, 2015 pukul 3:45 pm

    Ap she problemx bumppa d msa laluuu,,,

  27. mia September 11, 2015 pukul 3:29 am

    kim bum oppa jahat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: