RetnoMyaniezasia Blog

Just another WordPress.com site

You Are My Love [Part 3]: Janji Selama 12 Tahun


So Eun dan Kim Bum perlahan mendekati Hyun Joong dan Hye Sun. Hyun Joong dan Hye Sun langsung terdiam kaku melihat kedatangan mereka.

“Kim So Eun.”panggil Hyun Joong pertama kalinya dengan gugupnya.

”Kak Hyun Joong….”lirih So Eun. Hyun Joong melirik Hye Sun. Hye Sun hanya tersenyum. Hyun Joong langsung membawa So Eun ketempat lain.

“Bukankah kau sudah janji akan menikah denganku?”ucap Kim Bum yang tidak lepas memandang Hye Sun. Hye Sun mengernyitkan keningnya.

“Anda siapa?”Tanya Hye Sun yang tidak ingat dengan Kim Bum.

“Ini aku, Kim Sang Bum. Yang membuat janji denganmu 12 tahun yang lalu.”jawab Kim Bum. Hye Sun berpikir.

“Kim Sang Bum….” Hye Sun berusaha mengingatnya. Tidak lama, Hye Sun jadi gugup.

“Kau… anak kecil yang waktu itu?”Tanya Hye Sun. Kim Bum tidak langsung menjawabnya. Hye Sun mulai kaku. Dia merasa tidak enak dengan mertuanya. Maka dia minta izin dan membawa Kim Bum ketempat lain.

*****

“Kim So Eun. Bagaimana kau bisa ada disini?”tanya Hyun Joong setelah membawanya ke tempat yang aman untuk dibicarakan.

“Apa maksud kakak? Kenapa kakak tiba-tiba menikah dengan wanita lain?”So Eun balik tanya dengan emosional. Hyun Joong hanya terdiam. Tidak menjawabnya.

“Kakak… Kita sudah 3 tahun tidak bertemu. Aku berusaha menghubungi Kakak tetapi selalu tidak aktif. Aku selalu mencarimu sampai aku diterima bekerja di SMA Shinhwa…”

“SMA Shinhwa?”

“Iya. Itu tempat kakak bekerja kan. Aku pikir bisa bertemu denganmu disana. Tapi Kakak malah cuti dan pindah rumah.”

”So Eun….”

”Kenapa kak? Kenapa Kakak bisa mengkhianati hatiku? Kenapa kakak bisa menikah dengan wanita lain? Padahal aku masih pacar kakak, aku masih mencintai kakak.” So Eun mulai menangis. Hyun Joong jadi iba melihatnya.

”So Eun….”

”KENAPA!?”teriak So Eun. Hyun Joong pun menunduk.

”Maafkan aku, So Eun. Aku tidak bermaksud menyakitimu….”ucap Hyun Joong menggantungkan kata-katanya. So Eun menunggu kelanjutannya, berharap ada alasannya melakukan ini.

”Aku….. minta maaf.”jawabnya. So Eun sangat kecewa mendengar kata terakhirnya.

Tidak sanggup berada disampingnya, So Eun langsung berbalik dan meninggalkan Hyun Joong.

*****

”Aku tidak menyangka bisa bertemu denganmu lagi. Kau sudah besar dan semakin tampan….”ucap Hye Sun basa-basi setelah membawa Kim Bum di tempat yang aman.

”Bukankah kita sudah berjanji? Kau akan menungguku sampai umurku 18 tahun dan kita akan menikah.”ujar Kim Bum tanpa menghiraukan basa-basi Hye Sun. Hye Sun mulai gelisah.

”Maafkan aku. Janji waktu itu, aku tidak serius. Karena kau masih kecil. Aku pikir kau hanya main-main saja.”

”Aku main-main….?”ulang Kim Bum dengan tegas. Hye Sun terdiam.

“Aku sudah menduga kau akan berpikir begitu. Aku begitu bodoh mengharapkanmu.”sambungnya.

“Kim Bum. Aku sudah bilang kepadamu kan. Kalau aku tidak bisa berjanji denganmu soal menikah.”kata Hye Sun. Kim Bum tertawa sinis.

“Hhh… Aku berharap apa yang kupikirkan selama ini salah. Tetapi tidak kusangka ternyata jadi kenyataan.”

”Kim Bum…..”

”Tidak apa-apa. Aku bisa mengikhlaskanmu menikah dengan orang lain.”

Hye Sun terdiam begitu juga dengan Kim Bum. Tidak tahan dengan situasi yang menyedihkan ini, Kim Bum langsung berbalik. Sebelum dia melangkah pergi, Kim Bum menengok, memandang Hye Sun yang menatapnya dengan iba.

”Aku harap. Setelah kita bertemu hari ini, kau jangan menyesal dikemudian hari. Aku akan secepatnya melupakanmu.”ucap Kim Bum sambil berlalu meninggalkan Hye Sun.

Hye Sun masih terdiam melihat punggung Kim Bum yang makin menjauh.

Kim Bum terus berjalan menuju pintu keluar hingga berpapasan dengan So Eun yang sedang menahan tangisan. So Eun pun memandang Kim Bum yang sedang diam penuh kecewa.

”Ayo, kita pulang.”ajak Kim Bum. So Eun mengangguk dan mengikutinya menuju pintu keluar.

*****

So Eun dan Kim Bum terdiam merenung menatap ombak laut. Mereka berada di pinggir pantai. Mendengar desiran ombak dan desahan angin.

”Aku tidak menyangka….”So Eun membuka suara. Kim Bum menatap So Eun.

”Kak Hyun Joong menikah dengan Hye Sun, cinta pertamamu.”lanjutnya yang masih menatap pantai. Kim Bum tersenyum sinis.

”Selama ini, pencarian kita sampai ke SMA Shinhwa jadi sia-sia.”sambungnya lagi.

Kim Bum belum menanggapi perkataannya.

”Hiks…hiks…HUWAAA…..” So Eun mulai menangis histeris. Tidak sanggup menerima kenyataannya. Kim Bum melihatnya penuh iba.

”Aku pinjamkan bahuku.”kata Kim Bum menawarkan diri. Tidak butuh waktu lama, So Eun langsung menangis di bahu Kim Bum. Terus menangis sepuas-puasnya.

”Aku sudah menduga kalau Kak Hye Sun tidak menanggapi janjiku dengan serius. Dia hanya menganggapku sebagai anak kecil yang sedang main-main. Entah kenapa perasaanku terus mengatakan bahwa dia adalah takdirku. Takdir untuk bersama. Walaupun ini mustahil, aku tetap percaya dengan perasaanku yang bodoh ini. Sampai hari ini, aku melihat kenyataannya. Ternyata pikiranku lebih benar dibandingkan dengan perasaanku yang konyol ini.”ucap Kim Bum dengan sinisnya. So Eun yang mendengarnya hanya bisa terdiam. Tidak tahu mesti menjawab apa. Dia hanya bisa terus menangis, meluapkan emosinya. Mereka hanya bisa merenungkan kejadian tadi.

*****

”APA! Dia menikah dengan orang lain!?”ujar Ji Yeon kaget setelah mendengar cerita So Eun. So Eun mengangguk sambil mengusap hidungnya dengan tisu dari Ji Yeon. Setelah So Eun dan Kim Bum pulang dari pesta pernikahan itu, So Eun langsung ketemuan dengan Ji Yeon di kafe.

”Dengan Goo… Goo…. Siapa?”Ji Yeon lupa dengan nama pasangannya.

”Goo Hye Sun.”ucap So Eun mengingatnya.

”Ya. Goo Hye Sun. Kau bilang dia adalah cinta pertamanya Kim Bum, muridmu?”tanya Ji Yeon. So Eun mengangguk.

”Bagaimana ini bisa kebetulan?”heran Ji Yeon.

”Entahlah Ji Yeon. Yang pasti aku sakit hati sekali ketika aku melihatnya menikah. Setelah 3 tahun tidak bertemu dia lagi, jadi ini rupanya. HUWAAA…..!!!”tangisan So Eun makin mengeras.

”Sudahlah, So Eun.”prihatin Ji Yeon sambil menepuk punggung So Eun. Untungnya di kafe sedang sepi pelanggan.

”Hiks…hiks… jadi aku harus bagaimana, Ji Yeon?”

”Lupakan saja dia.”saran Ji Yeon.

”Tetapi aku tidak bisa melupakannya begitu saja. Sudah terlalu banyak kenangan indah yang kami lalui. Aku masih mencintainya.”ujar So Eun sambil membuang ingusnya di tisu lalu mengambil tisu baru lagi. Ji Yeon pun jadi lebih prihatin dengan keadaan So Eun.

”Tenanglah. Aku yakin kau pasti bisa melupakannya. So Eun, bagaimana kalau kau ikut denganku untuk merubahkan penampilanmu. Siapa tahu, kau bisa tenang dan jadi terlihat segar sehingga dengan perlahan kau bisa melupakannya.”ajak Ji Yeon.

So Eun yang mulai tenang itu jadi penasaran.

”Kemana?”tanya So Eun. Ji Yeon pun menjawabnya dengan penuh yakin.

”Salon.”

*****

Keesokan harinya. Kim Bum pun keluar dari kamarnya dan menguncinya. Dia segera bersiap-siap berangkat ke sekolah. Kim Bum melihat pintu kamar So Eun masih tertutup.

”Apa dia sudah pulang?”

Kim Bum mengetok pintunya. Ketokan pertama tidak jawaban. Ketokan kedua masih tidak ada yang ditanggapi.

”Mungkinkah dia sudah berangkat duluan?”

Kim Bum langsung turun mengambil motor dan berangkat ke SMA Shinhwa.

*****

Kim Bum terus berjalan menuju ke kelasnya sambil membaca buku dan mendengar MP3.

Saat membalik halaman buku, masih terselip foto Hye Sun. Kim Bum menatap lagi. Tidak lama, dia menyobekkan foto Hye Sun dan langsung membuangnya di tempat sampah tepat di depan pintu kelasnya.

”Kukira kau akan terus menyimpan foto itu.”

Kim Bum melihat ke asal suara. Seorang wanita yang berdiri dihadapannya begitu berbeda penampilannya dibandingkan yang dia lihat sehari-harinya.Dia melihat penampilannya dari bawah ke atas. Memakai celana jins, tidak memakai baju terusan. Dan yang paling mencolok adalah potongan rambutnya yang berponi sehingga terlihat beda. Dia terlihat sedikit dewasa meskipun usianya 25 tahun.

”Kim So Eun.” Kim Bum mengernyitkan keningnya.

”Semalam aku menginap di rumah temanku. Maaf, kalau hari ini aku tidak bisa berangkat bersamamu.”jelasnya sambil tersenyum. Senyuman yang lebih indah. Kim Bum pun terpesona melihat senyuman cerianya.

”Ayo, masuk ke dalam kelas. Lonceng sudah berbunyi dari tadi.”ajak So Eun sambil menarik lengan Kim Bum.

*****

Jam istirahat pun telah tiba. Murid-murid kelas 3A beserta kelas lain berhamburan keluar untuk makan siang. So Eun yang masih di dalam kelas sedang sibuk menumpuk kertas ujian. Setelah rapi, So Eun pun membawanya. Tetapi seperti biasa, Kim Bum selalu mengambil alihnya.

”Biar aku saja yang bawa.”

”Baiklah.”

Kim Bum dan So Eun pun berjalan menuju ke ruang guru.

”Ada angin apa tiba-tiba kau potong poni dan mengubah penampilanmu itu?”tanya Kim Bum. So Eun senyum-senyum.

”Ternyata saran temanku itu memang ampuh. Setelah aku merubah penampilanku, aku jadi merasa ringan dan semangat. Sepertinya aku bisa melupakan kejadian kemarin.”jawabnya dengan semangat. Kim Bum tersenyum lucu melihat ekspresinya.

”Hhaha… Baguslah, Kak So Eun. Penampilanmu yang sekarang lebih baik dari yang dulu.”ucap Kim Bum. So Eun berhenti. Kim Bum pun ikut berhenti.

”Ada yang ketinggalan?”tanya Kim Bum. So Eun perlahan mendekati Kim Bum dan menarik lengannya.

”Kim Bum. Bisakah kau berhenti memanggilku Kak So Eun? Aku ini kan gurumu. Kau harusnya panggil aku Ibu So Eun. Bukankah aku sudah merubah penampilanku sehingga terlihat dewasa?”bisik So Eun.

”Aku tidak mau.”jawab Kim Bum langsung.

”Kenapa?”

”Walaupun penampilanmu berbeda. Tetap saja dimataku, kau masih terlihat seperti anak SMA.”jawab Kim Bum kembali berjalan menuju ke ruang guru.

”Apa? Huh.. Dasar.”cemberut So Eun sambil mengejar Kim Bum.

*****

”Hei, So Eun!”panggil Kim Joon yang bertemu dengannya di kantin.

”Ada apa, Kim Joon?”tanya So Eun. Kim Joon memperhatikan penampilannya.

”Kau…. potong poni?”

”Bagaimana penampilanku?”tanya So Eun dengan gaya centilnya.

”Bagus. Ada gerangan apa? Apakah kau berhasil menemukan Hyun Joong?”tebak Kim Joon. So Eun jadi muram.

”Aku memang bertemu dengan dia.”jawabnya dengan lemah.

”Sudah kuduga. Jadi karena kau ingin bertemu dia lagi makanya kau merubah penampilanmu.”ujar Kim Joon.

”Tidak. Justru aku ingin melupakannya.”tukas So Eun. Kim Joon terbingung.

”Ada apa dengan dia? Kenapa kau ingin melupakannya?”

”Karena dia sudah menikah…. dengan orang lain.”

”Benarkah itu?” Kim Joon tercengang mendengarnya. So Eun mengangguk.

”Pantesan dia jadi aneh belakangan ini.”

So Eun mulai sedih. Kim Joon langsung menyomot udang ke mulut So Eun sehingga So Eun sedikit tersedak.

”Kim Joon! Apa-apaan kau ini?”kesal So Eun setelah memakan paksa udangnya.

”Nah, gitu dong! Jangan muram terus. Aku paling senang melihatmu yang sedang marah-marah. Ah… jadi teringat masa-masa kuliah dulu. Kita kan sering bertengkar.”ujar Kim Joon. So Eun pun mulai tersenyum mendengar candaan Kim Joon itu.

*****

So Eun sedang asyik bermain game ponsel di rumah Ji Yeon. Ji Yeon pun telah kembali dengan membawa makanan ringan.

”Bagaimana perasaanmu? Sudah tenangkan.”tanya Ji Yeon sambil makan snack. So Eun berhenti main game, dia pun mengambil snacknya.

”Lumayan.”singkatnya sambil makan snack. So Eun menatap layar TV yang sedang menyiarkan berita malam. So Eun terpaku melihatnya, berita yang menyiarkan info pernikahan politik yang baru dilaksanakan beberapa hari yang lalu, pernikahan Hyun Joong dan Hye Sun. Tidak tega melihat sahabatnya mulai sedih kembali, Ji Yeon langsung memindahkan channel lain.

”Kau baik-baik saja?”tanya Ji Yeon cemas. So Eun yang masih terpaku itu hanya tersenyum sambil minum Pepsi.

”Ji Yeon.”

”Ya?”

”Traktir aku minum bir.”pinta So Eun.

*****

Waktu menunjukkan pukul 03.00. Kim Bum masih tidur lelap di kamarnya yang sempit. Kim Bum hanya mengenakan celana pendek dan kaos dalam putih. Masih terlelap hingga beberapa menit kemudian.

“Tok….Tok…Tok….”

Pintunya yang telah diketok berulang-ulang dan semakin keras itu telah mengganggu kenyamanan tidur Kim Bum. Kim Bum pun terpaksa bangun dan membuka pintunya. Kim Bum sedikit terkejut melihat So Eun langsung masuk ke dalam kamarnya.

“So Eun! Kenapa kau langsung masuk kesini? Ini bukan kamarmu.”kata Kim Bum cemas sambil menarik So Eun keluar. So Eun menolaknya, malah dia langsung ambruk di kasur futonnya Kim Bum.

”Enak saja! Ini kamarku.”bentak So Eun. Kim Bum menutup pintunya agar tidak dilihat orang lain. Lalu Kim Bum berjongkok dan tercium aroma alkohol dari mulut So Eun.

”Kau mabuk ya?”ujar Kim Bum. So Eun tidak menjawab. Dia langsung tidur.

”Baiklah. Kau tidur disini saja. Aku akan tidur diluar.”ucap Kim Bum sambil mengenakan pakaiannya.

Belum sempat memakainya, celana pendeknya ditarik So Eun hingga Kim Bum terjatuh disampingnya. So Eun langsung memeluknya dalam keadaan mata tertutup.

”Jangan tinggalkan aku. Aku kesepian. Aku sedih. Hari ini aku melihatnya lagi. Dia sedang berbahagia dengan istri barunya. Aku masih tidak percaya, dia begitu tega meninggalkanku. Padahal aku masih mencintainya. Sangat mencintainya. Kenapa dia begitu jahat? Kau jangan tinggalkan aku sendirian seperti dia.”ucap So Eun mulai meracau. Kim Bum melihat So Eun tidur lelap dengan berlinang air mata. Kim Bum hanya bisa pasrah. Membiarkan So Eun tidur didadanya. Tidak lama, Kim Bum pun ikut tertidur. Bersama So Eun di kamarnya.

*****

Burung-burung mulai berkicau menyambut mentari pagi. Kim Bum dan So Eun masih tidur dalam satu kasur futon. Hingga ketokan pintu yang lembut itu membangunkan mereka. So Eun yang ikut terbangun itu pun mulai sadar. Dia heran melihat Kim Bum ada disampingnya. So Eun melihat baju kemejanya tergeletak disampingnya. So Eun tercengang, dia pun langsung mengintip di balik selimutnya. Dia memang memakai celana jeans tetapi dia hanya memakai kaos dalam yang menerawang itu. So Eun langsung menutup tubuhnya dan terkejut.

”Apa yang sedang terjadi?”tanya So Eun panik sambil membangunkan Kim Bum. Kim Bum yang terbangun itu pun mengucek matanya.

”Semalam kau mabuk dan langsung masuk ke kamarku yang kau kira ini adalah kamarmu.”jawab Kim Bum.

”Tetapi bagaimana bajuku bisa ada disitu?” So Eun menunjukkan baju kemejanya.

”Apa kau yang membuka bajuku?”sambungnya.

”Apa? Untuk apa aku membuka bajumu yang sedang mabuk. Kau sendiri yang melepaskan bajunya karena kau gerah saat tidur.”jelas Kim Bum.

”Benarkah?” So Eun berusaha mengingat kejadian semalam.

Suara ketokan pintu kini semakin keras. Kim Bum langsung bangkit dari kasurnya tanpa mempedulikan So Eun yang masih terbingung. Kim Bum pun membuka pintunya dan terkejut.

”Ibu!”

”Kim Bum, anakku!”teriaknya sambil memeluk Kim Bum.

”Kapan Ibu sampai di Korea?”tanya Kim Bum.

”Tadi malam. Bagaimana kabarmu? Kau baik-baik saja kan?”tanya Ibunya yang bernama Lee Hye Yeong bertubi-tubi. Kim Bum hanya mengangguk saja.

”Kalau begitu, Ibu masuk ya.”

”Tunggu dulu, Ibu!” Kim Bum berusaha mencegah, tetapi gagal. Ibunya telah melihat So Eun berada dikamarnya. So Eun yang masih memegang selimut ditubuhnya pun terkejut.

”Kim Bum. Siapa dia? Kenapa dia bisa ada dikamarmu?”tanya Ibu Hye Yeong mulai panik.

“Gawat!”gumam Kim Bum gelisah sambil menepuk dahinya.

*****

Masih di pagi hari. Shin Hye sedang ada janjian dengan Geun Suk untuk mengerjakan tugas sekolah. Shin Hye mulai merasa bosan karena Geun Suk masih belum muncul juga. Beberapa menit kemudian, akhirnya Geun Suk menampakkan batang hidungnya.

“Maaf, Shin Hye. Aku terlambat.”ucap Geun Suk menyesal sambil duduk dan menaruh beberapa majalah yang dibelinya di meja kafe itu.

“Kau itu kemana saja? Sudah hampir 30 menit aku menunggumu.”bentak Shin Hye kesal.

”Maaf. Tadi disana ada perbaikan jalan, jadinya sedikit macet.”jelasnya.

”Ya sudahlah. Mana majalahnya, kita harus mengguntingnya untuk tugas makalah.”

”Ini.” Geun Suk menyodorkan semua majalah kepada Shin Hye. Shin Hye pun membaca majalah satu per satu. Mencari artikel yang menarik untuk digunting. Saat dia membuka halaman berikutnya, terlihat artikel mengenai pernikahan Hyun Joong dan Hye Sun.

”Astaga!? Ini kan Kak Goo Hye Sun!”seru Shin Hye kaget.

”Ada apa?”tanya Geun Suk heran melihat keterkejutan Shin Hye.

”Ini tidak mungkin.”gumam Shin Hye tanpa menghiraukan pertanyaan Geun Suk.

*****

So Eun yang sudah memakai bajunya kembali hanya duduk terdiam disamping Kim Bum. Terlihat Ibu Hye Yeong sedang kecewa memergoki anaknya sedang berduaan dengan So Eun dikamar memakai pakaian minim. Mereka berada di kafe yang tidak jauh dari apartemen. Ibu Hye Yeong yang mengajaknya karena butuh minuman yang bisa membuat pikirannya refleks setelah melihat kejadian tadi.

”Apa yang sudah kalian lakukan?”ujar Ibu Hye Yeong mulai terlihat sedih. So Eun yang sudah tahu beliau adalah Ibunya Kim Bum berusaha menjelaskannya.

”Ini tidak seperti yang Anda pikirkan. Anda salah paham. Kami tidak melakukan apa-apa semalam….”

”Berapa usiamu?”tanya Ibu Hye Yeong memotong penjelasan So Eun. So Eun melirik Kim Bum.

”Du… dua puluh lima tahun.”jawab So Eun.

“Hah! Kau 25 tahun? Kukira kau masih SMA. Sebaya dengan Kim Bum.”ujar Hye Yeong terkejut. Kim Bum berusaha menahan tawanya, So Eun mendeliknya. Kesal.

”Tidak. Aku bukan anak SMA. Aku adalah guru SMAnya Kim Bum.”

”Guru?”

So Eun mengangguk lagi.

”Kim Bum. Kenapa kau bisa berhubungan rumit begini? Dia adalah gurumu. Padahal kalau dia sebaya denganmu, aku bisa merestuinya.”ujar Hye Yeong.

”Merestui?” So Eun heran. Kim Bum yang mengerti maksud Ibunya, langsung membuat pernyataan yang mengejutkan.

”Aku tetap akan melaksanakan janjiku 12 tahun yang lalu, Ibu. Aku akan menikah dengan Kim So Eun.”

”Apa!?”seru So Eun dan Hye Yeong bersamaan.

”Hei, Kim Bum! Apa maksudmu?”tanya So Eun yang mulai panik dengan pernyataan Kim Bum yang makin aneh.

”Walaupun dia bukan Goo Hye Sun dan dia adalah guruku. Tetapi aku mencintainya. Mohon restui hubungan kami, Ibu.”ucap Kim Bum sambil menunduk penuh mohon.

”Hei, Kim Bum! Apa kau sudah gila? Kenapa kau tiba-tiba bicara soal menikah?”tukas So Eun makin panik. Kim Bum tidak langsung menjawabnya. Dia hanya tersenyum kepada So Eun. Senyuman yang penuh arti. So Eun merasa ada maksud di balik senyuman Kim Bum yang aneh itu.

NB: Jangan Lupa Di Komen Ya ^^ !!!

31 responses to “You Are My Love [Part 3]: Janji Selama 12 Tahun

  1. bsrj63_ Juni 21, 2011 pukul 3:53 am

    wew…. perasaan sama ya yg sebelumnya… ==a

    oh iya.. ini rahmi hehehhehehehehh uname baru soalnya.. hehehehehheehhe

    seru seru…
    lanjut sajalah..
    tp masih bingung.. berasa sama dgn part sblumnya deh….
    hehehehhhee #abaikan

  2. kikey Juni 21, 2011 pukul 4:47 am

    Kyaaaa keluar jg lanjutannya >.<
    Hm, so eun lbh tua 7 tahun dong ya dr kimbum. Seru thor, penasaran knp kimbum ngomong mau nikahin so eun. Lanjutannya ditunggu yaaa😉

  3. bismania luph bumsso Juni 22, 2011 pukul 2:51 am

    waduuhh,…………..
    mkin runyam !!!

  4. elfindo_lovesuju Juni 22, 2011 pukul 4:37 am

    next part jangan lama-lama yah..
    penasaran banget sama ceritanya…
    tapi,so eunnya di poni gitu bukannya makin dewasa,tapi makin imut..
    keren cerintanya…bagus…nice ff deh…

  5. novitamie Juni 22, 2011 pukul 5:04 am

    akhirnya… Keluar juga lanjutannya🙂
    unnie, jangan lama – lama ya buat kelanjutannya. Penasaran nie!!

  6. ambar Juni 22, 2011 pukul 2:40 pm

    Wau mantab. . . . , .lanjutkan!

  7. Indah_ELF Juni 23, 2011 pukul 12:00 am

    Jiah kim bum mw nikahin so eun ..mkin rme aza nii …
    Tpi k’lanjutan’a jgan lma” .coz pnasaran …Jiah kim bum mw nikahin so eun ..mkin rme aza nii …
    Tpi k’lanjutan’a jgan lma” .coz pnasaran …

  8. dhiyah zT Juni 23, 2011 pukul 7:18 am

    wuaaahh , , ,
    seru seru seru . . .
    kLo eonni g mau ,, q mau ko menggantikan posisi eonni menikah dg kim bum ,,,, dg sangat ikhLas ^^
    *pLetakk !! d serang bumsso sedunia ,,, kabbuuuurrr*

    cpet dLajut ea ^^

  9. rizkyapratiwi Juni 25, 2011 pukul 5:22 pm

    lanjuuutttt eonni , , ,
    makin seru, wah apa sebenarnya rencana kim bum???
    lanjut lanjut eonnie

  10. yankyu Juni 27, 2011 pukul 8:13 am

    hoho lam kenal aq reader baru di bolg ini,aq dah baca dari part 1-3 bgs ceritanya kak
    seru ceritanya kira-kira apa ya yang direncanain bum?
    ditunggu updatenya kak………

  11. rahma Juli 1, 2011 pukul 6:22 am

    kenapa kimbum mau menikahi souen

  12. hana Juli 1, 2011 pukul 11:36 pm

    wah, penasaran…… pennasararaan… ada apa dengan 12 tahun lalu ya??
    eonni, lanjutkaan. semakin mantap aja neh FF nya. tapi, jangan lama2 doong lanjutannya. dah ga sabar niih… semangat ya eonni . HWAITING…!!!

  13. Bummiearab Juli 13, 2011 pukul 11:38 pm

    Ayoooo donk lanjutttttttttttt
    penasaran nich…
    Cerita nya seru bgt n aku salut ama author yg kreatif bikin alur cerita ini . Daebakkk lhc.

  14. stefani chance Agustus 21, 2011 pukul 5:09 am

    qw penasaran nich ama yang sebelum dan sesudah nya
    bbbbbbuuuuuuaaaaaaggggguuuuussssss bgt ……………………..

  15. Maria Sativa September 18, 2011 pukul 12:54 pm

    hehehehehehe…
    keren…

  16. VayTeuKey November 8, 2011 pukul 10:44 pm

    bener2 rumit dah. guru dan murid. kgak kbyang. nah lho knp tib42 kim bum ngajak nikah? apa emg bneran suka so eun atw cm ngehndr dr perjdhan ortu x. biasa x sech gt.

  17. syawalia febriani Mei 9, 2012 pukul 8:07 am

    ada rencana apa ya kim bum nya ???
    akan aku baca d part slnjutnya

  18. edogawa kim suju Oktober 18, 2012 pukul 7:56 am

    Anyoeng…
    Ak udah bca part 1-3 nya.. Menurut ak ceritanya bgus !!! So eun wlwpun 25 emank msh kyk sma !! Cocok deh sma kenyataan.a..
    Cool ! Cool !

  19. tanti no kawai Desember 11, 2012 pukul 7:56 am

    Waduhhhhhh…… Bumm-ah ingin menikah ♏ Sso_eunni Ϋά̲̣̥ηġ gurunya sendiri???????
    Makin seruuu nih….

  20. Liana Juni 25, 2013 pukul 7:57 am

    Penasaran…
    Kocak banget deh…

  21. Zaily September 7, 2013 pukul 9:18 am

    rncana apa yg akan dilkkan KB yach?!?
    Smkn seru crtany daebak
    Lnjut lg

  22. Ilma Bumssoeulmates Elf Desember 26, 2013 pukul 11:23 pm

    kim bum ngrencanain apaa?
    seruu niih
    moga rencana.a baik yaa!!
    lanjutt

  23. tyas27 April 10, 2014 pukul 6:36 am

    ckck kimbum ada rncana apa nih???

  24. Rani Annisarura Mei 17, 2014 pukul 1:43 am

    ya ampun gimana nih ibunya kim bum salah sangka ke kim bum & so eun…….

    Apa bener kim bum akan menikahi so eun???

    Penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya

  25. ainami September 9, 2014 pukul 3:12 am

    aduh itu bum serius kah? apa otaknya koslet sepulang dr pesta pernikahan ..? wkwk kenapa tiba2 dia bilang mencintai sso..?

    scene fav aku dipart ini adalah scene bumsso bobo bareng wakakaka

  26. sabanaRyuga Oktober 6, 2014 pukul 3:54 am

    apa maksudnya ya

  27. aidayohei Oktober 11, 2014 pukul 3:03 am

    Wadduh punya janji apa kimbum sama ibunya??

  28. Mrs.Lee sayang Mr.Lee Februari 16, 2015 pukul 8:27 am

    Huwahhh kerennnnn pake bgt,hihhh lucu bgt dehh,. Gak nyangka aku kalo ibunya kim bum bakalan ngrestuin mrk.
    ehh tp beneran kan hubungan bumsso direstuin?? Emmm aku harap sih iya..

  29. Marthatina vita vienna Maret 13, 2015 pukul 12:31 am

    Hadweh kim bum,kamu mau menikah dngan kim bum karena janji 12 tahun atau sudah ada rasa suka sama bu guru cantik kim so eun

  30. wellyantimasolabibba Mei 29, 2015 pukul 7:30 am

    Ampunnn theee,,
    aplgi rncna bumppa,,,,,,

  31. Humairah Khairani Desember 10, 2015 pukul 3:53 pm

    hahahaha,,,
    gakak sendiri bacanya,,,
    membayangkan wajah so yang begitu terkejut…
    rasanya ingin sekali mau…. cubit pipi kim so eun..
    #plak
    kagak sopan…
    sepertinya ada jalan kim bum dan so untuk bersatu ini
    next part

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: