RetnoMyaniezasia Blog

Just another WordPress.com site

You Are My Love [Part 4]: Internally Flawless Ring and Pewaris L&K Group


“Maaf, Ibu Hye Yeong. Sepertinya Kim Bum sedang tidak waras. Aku dan dia tidak ada….. humpfh….”

Kim Bum membungkam mulutnya, sebelum So Eun sempat menyelesaikan kalimatnya. Ibu Hye Yeong terbengong melihatnya.

“Maaf, Ibu. Sepertinya pacarku ini sedang terkejut atas perkataanku tadi. Dia terlalu senang mendengar aku akan menikah dengannya. Ibu, harus merestui hubungan kami.”ujar Kim Bum. So Eun ingin membantah tetapi mulutnya tetap dibungkam oleh Kim Bum. Berkali-kali dia melepaskan bahkan memukul tangan Kim Bum. Tetap saja gagal, Kim Bum terlalu kuat membungkamnya. Hye Yeong mendapat panggilan telepon, dia pun mengangkat ponselnya.

”Halo.”jawab Hye Yeong. ”….”

”Baiklah, aku mengerti. Aku naik taksi saja.”ucapnya sambil mematikan ponselnya.

”Kim Bum, Ibu masih tidak mengerti apa yang kau bicarakan tadi. Kita akan bahas ini lagi, Ibu ada urusan.”

Kim Bum mengangguk. Hye Yeong pun memanggil taksi dan pergi. Setelah melihat Ibunya sudah pergi jauh, Kim Bum pun melepaskan tangannya. Akhirnya So Eun pun bisa bernapas dengan lega. Tidak lama, So Eun langsung memukul bahu Kim Bum.

”Kim Bum! Apa maksudmu tadi? Kau mau menikah denganku? Jangan bercanda.”seru So Eun. Kim Bum masih minum dengan santainya.

”Aku tidak bercanda. Kita harus menikah.”

”Kenapa? Apa benar kau mencintaiku?”

Kim Bum tertawa kecil. So Eun tetap emosi melihatnya yang begitu santai.

“Apa kau ingin aku benar-benar mencintaimu?”Kim Bum balik menanyakannya. Darah tinggi So Eun mulai memuncak.

“KIM BUM!? Aku mohon. Jawab yang serius! JANGAN BERCANDA LAGI.”bentak So Eun kesal.

“Tentu saja, aku belum mencintaimu.”

“Lalu? Kenapa kau bilang akan menikah denganku?”

“Karena kita akan balas dendam dengan mereka.”ujar Kim Bum mulai serius.

”Balas dendam?”

”Iya. Kepada Hyun Joong dan Hye Sun. Kita buat mereka menyesal karena telah meninggalkan kita.”

”Menyesal? Apa maksudmu? Bukankah mereka menikah karena mereka saling mencintai?”

Lagi-lagi Kim Bum tertawa.

”Aku sudah bilang kan kalau pernikahan mereka adalah pernikahan politik. Mereka menikah atas perjodohan antara keluarga mereka.”

”Maksudmu… Kak Hyun Joong masih mencintaiku?” tanya So Eun seakan ada harapan.

Kim Bum hanya mengangkat bahu.

”Tetapi kenapa harus menikah? Apa tidak ada cara lain untuk balas dendam?”

Kim Bum menggeleng.

”Pernikahan itu bukanlah sesuatu yang bisa dimainkan. Apalagi digunakan untuk balas dendam. Aku tidak mau menikah denganmu!”tolak So Eun.

”Kalau kau begitu khawatir dengan pernikahan. Kita tunangan saja. Aku rasa itu cukup membuat mereka menyesal.”ujar Kim Bum memberikan pilihan kedua.

”Aku makin tidak mengerti denganmu. Apalagi dengan tunangan. Aku tetap tidak mau. Mengerti?” So Eun langsung bangkit dari kursinya dan meninggalkan Kim Bum.

”Menikah dan tunangan? Apa-apaan itu.”batin So Eun kesal.

Kim Bum terus memperhatikan So Eun hingga menjauh dan mengatur strategi agar So Eun mau bekerja sama dengannya.

*****

”Dia mengajakmu menikah?!”seru Ji Yeon terkejut hingga minumannya hampir tumpah mengenai bajunya. So Eun mengangguk sambil memukul bantal di kamarnya Ji Yeon.

”Bukankah dia itu…. muridmu?”

”Justru itu. Aku tidak mungkin bisa menikah dengannya karena aku adalah gurunya.”

”Tapi… Apakah dia tampan?”tanya Ji Yeon penasaran.

”Ji Yeon!”
”Kalau dia lebih tampan dari Hyun Joong. Tidak apa-apalah kau menikah dengan si brondong.”

”Tapi, Ji Yeon. Aku tidak mencintainya.”

”Mungkin setelah menikah, kau bisa mencintainya.”

”Ji Yeon!”teriak So Eun kesal mendengar persetujuan Ji Yeon.

”Lagi pula, ini bukan pernikahan serius. Dia hanya menggunakannya sebagai balas dendam. Aku tidak mau itu.”

Ji Yeon sudah tidak bisa berkomentar lagi. Membiarkan So Eun termenung memikirkannya.

*****

Pada malam hari di sebuah restoran mewah. Terlihat seorang lelaki dan wanita tua sedang asyik menikmati makan malam.

“Kim Bum. Kau yakin mau menikah dengannya? Kenapa kau cepat sekali mendapatkan penggantinya? Padahal baru beberapa hari yang lalu, kau menemukan Goo Hye Sun menikah dengan orang lain.”ujar Ibu Hye Yeong.

Kim Bum terdiam. Dia pun melapkan bibirnya dan meminum jus.

“Ibu. Soal Kak Hye Sun. Aku sudah lama memikirkannya. Kalau dia pasti tidak serius menanggapi janjiku 12 tahun yang lalu. Makanya aku tidak terlalu terkejut melihatnya menikah dengan orang lain. Soal So Eun, aku sangat yakin.”

”Tapi, Kim Bum. Apa kau tidak terlalu buru-buru? Usiamu sebentar lagi 20 tahun. Bukankah kau harus melakukan hal yang lain sebelum menikah?”

”Ibu. Itu yang sedang kupikirkan. Ibu lupa. Aku sudah berjanji kepada Ayah. Kalau dia menerimaku untuk menikah dengan wanita yang aku sukai, aku akan menerima permintaan terakhirnya walaupun sebenarnya aku tidak terlalu berminat.”

”Kim Bum. Saat ini, Ayahmu masih koma. Tanpa kau menikah, kau bisa melakukan permintaan terakhirnya. Ayahmu pasti bisa memaklumi.”

”Ibu. Aku tetap tidak bisa. Ini adalah janji antar pria. Aku tidak mau melanggar janjiku kepadanya.”

”Kim Bum…..”

”Ibu. Jika Ibu merestuiku. Aku janji. Aku akan pulang ke rumah. Bukankah sudah 5 tahun, aku tidak pernah pulang. Bukankah Ibu pasti merindukanku.”ucap Kim Bum sambil tersenyum.

Ibu Hye Yeong hanya bisa menunduk pasrah. Kim Bum melanjutkan aktivitas makannya.

”Oh iya. Apa kau benar-benar mencintai Kim So Eun.”tanya Hye Yeong lagi.

”Aku sungguh-sungguh mencintainya.”jawab Kim Bum dengan senyuman liciknya.

*****

Sudah hampir dua minggu, Kim Bum tidak masuk sekolah. Sudah tiga kali, Kim Bum tidak mengikuti ujian matematika. So Eun makin khawatir. Dia juga sudah mengunjungi kamarnya. Akan tetapi tidak ada jawaban.

”Apa gara-gara penolakanku waktu itu ya?”gumam So Eun cemas.

“So Eun.”panggil Chae Rim muncul di pintu ruang guru.

“Ya?”

“Kau dipanggil Kepala Sekolah.”

“Baik.” So Eun pun beranjak pergi menuju ke kantor Kepala Sekolah.

*****

“Anda memanggil saya?”ujar So Eun di pintu kantor Kepala Sekolah.

“Oh. So Eun. Kau sudah datang. Mari masuk dan silahkan duduk.”ujar Ye Jin menyilahkan So Eun masuk ke dalam. So Eun pun duduk di kursi yang berhadapan dengan Ibu Ye Jin.

“Anda masih sering mengajar kelas 3A kan?” Ye Jin memulai pertanyaannya.

“Iya.”jawab So Eun.

“Kim Bum pun pasti masih menjadi muridmu.”

“I…iya….”ujar So Eun bingung mendengar Ye Jin menyebut nama muridnya.

“Aku sudah melihat daftar kehadirannya. Sudah hampir dua minggu dia tidak masuk sekolah. Prestasinya mulai menurun karena tidak mengikuti ujian-ujian yang diselenggarakan disekolah ini khususnya matematika. Dalam Try Out, dia lebih banyak mengosongkan jawabannya di ujian matematika. Apa kau ada masalah dengannya?”tanya Ye Jin setelah menjelaskan maksudnya. So Eun langsung tergugup mendengarnya.

”I… Itu… Aku rasa ada kesalahpahaman diantara kami.”

”Kesalahpahaman?”

”Uhm…. maksudku masalah pribadiku dengan dia.”

”Kau ada masalah apa?”tanya Ye Jin menyelidik.

”Itu… Aku…..” So Eun tidak bisa menceritakan masalah pernikahan kepada Ye Jin. Dia takut nantinya akan ada penolakan sekolah karena hubungan spesial antara guru dan murid. Dan akan berakhir dengan pemecatan.

Lama menjawabnya, Ye Jin pun melepaskan kaca mata usangnya.

”Baiklah, kalau kau tidak mau menceritakannya. Aku harap masalahmu dengannya harus segera cepat diselesaikan. Karena beberapa bulan lagi, dia akan segera lulus. Aku tidak mau hanya karena masalah pribadi, dia mengabaikan sekolah dan tidak lulus. Kau tahu, dia adalah murid kebanggaan sekolah ini. Sudah banyak prestasi yang dia dapat selama dia menjadi murid SMA Shinhwa.”jelasnya.

”Baik.”jawab So Eun mengangguk pelan.

”Kau boleh keluar dan lanjutkan tugasmu.”

”Baik.”

So Eun pun keluar dari kantor Kepala Sekolah. Dia pun berjalan antara kesal dan cemas.

“Kim Bum. Kau sungguh keterlaluan. Hanya gara-gara masalah ini, sekolah pun kau lalaikan. Sungguh tidak dewasa!”gumam So Eun kesal.

*****

“Kim Bum. Aku sudah mendengar berita tentang Kak Hye Sun.”kata Shin Hye yang berada di kafe. Rupanya dia sedang bersama Kim Bum. Kim Bum hanya mengangguk saja.

”Kau tidak apa-apa?”cemas Shin Hye.

”Apanya?”

”Perasaanmu. Bukankah kau akan jadi sedih kalau mengetahui kenyataan dia menikah dengan orang lain?”

Kim Bum tertawa sinis.

”Buat apa aku bersedih untuk dia yang tidak serius menanggapi janjiku 12 tahun yang lalu.”

”Kim Bum…..” Shin Hye jadi prihatin tetapi bersyukur karena Kim Bum tidak terlalu shock.

”Tapi bukankah dulu kau sangat mencintainya?”

”Itu kan dulu. Pikiranku dan perasaanku yang dulu masih seperti anak-anak yang suka berharap. Untungnya sebelum mengetahuinya, pikiranku mulai terbuka. Jadi aku tidak terlalu mendalami perasaanku.”

”Benarkah?”ucap Shin Hye tidak percaya melihat pikiran Kim Bum yang mulai dewasa ini. Kim Bum mengangguk.

”Lalu bagaimana dengan janjimu kepada Ayahmu?”

”Tenang saja. Lagi pula aku sudah menemukan penggantinya.”

”Siapa?”

So Eun yang kebetulan melewati kafe itu melihat Kim Bum bersama Shin Hye. Tidak mau kehilangannya lagi, So Eun langsung menghampirinya.

”Kim Bum!”panggil So Eun yang sudah ada dibelakang Kim Bum. Shin Hye pun mendongakkan kepalanya, ”Ibu So Eun.”

Kim Bum pun menengok dan membuang mukanya.

”Hei, Kim Bum! Aku mau bicara denganmu.”kesal So Eun karena dicuekin Kim Bum.

”Kalau mau bicara. Bicara saja.”cuek Kim Bum.

So Eun ingin bicara, tetapi dia melirik Shin Hye. Rasanya tidak mungkin Shin Hye harus tahu tentang permasalahannya ini. Shin Hye yang melihat keadaannya pun langsung pamit.

”Kim Bum. Aku pergi ya. Aku ada urusan.”

”Iya. Kau pergi sajalah.”ucap Kim Bum menyilahkannya.

Setelah Shin Hye pergi, So Eun langsung menempati kursi Shin Hye. Kim Bum tetap cuek dan tidak memandangnya.

”Hei, Kim Bum! Lihatlah aku kalau aku sedang bicara. Jangan kau cuek begitu.”kesal So Eun. Akhirnya Kim Bum pun menatap So Eun.

“Sekarang aku sudah melihatmu. Kau mau bicara apa?”ketus Kim Bum.

“Selama 2 minggu ini, kau kemana saja? Kau tidak hadir di kelas dan kau tidak ada di kamar apartemen. Kau kemana saja, Kim Bum?”tanya So Eun membuka pembicaraan pentingnya.

”Hmm.. Jadi kau rindu kepadaku ya? Karena lama tidak bertemu.”jahil Kim Bum.

”Hei! Jawab yang serius. Baru-baru ini aku ditegur Kepala Sekolah. Beliau mengkhawatirkan prestasimu yang mulai menurun khususnya matematika. Kalau kau ingin marah, marahlah denganku. Jangan melibatkan prestasi sekolahmu. Apa kau ingin tidak lulus?”

”Aku memang tidak mau lulus. Kalau bisa dikeluarkan dari sekolah.”

”Apa maksudmu?” So Eun tercengang mendengar jawaban Kim Bum.

”Kau kan tahu. Tujuanku bersekolah di SMA Shinhwa karena ingin mencari Goo Hye Sun. Namun dia malah menikah dengan orang lain. Jadi untuk apa aku ada di sana sementara aku sudah tidak bersemangat lagi.”jelas Kim Bum.

”Kim Bum… Aku tahu kalau kau sedih dan kecewa atas kejadian itu. Tapi kau harus memikirkan masa depanmu. Memikirkan orangtuamu yang sudah susah payah membiayai sekolahmu. Dan bisa-bisa aku dipecat karena gagal mendidikmu. Apa kau mau sia-sia kan semua itu?”

Kim Bum menatap So Eun yang mulai menasehatinya.

”Aku pikir masa depanku sudah terlalu jelas walaupun tanpa sekolah di SMA Shinhwa.”gumam Kim Bum.

”Apa?” So Eun mendengar gumamannya.

”Kau ingin aku kembali ke SMA Shinhwa?”tanya Kim Bum. So Eun mengangguk.

”Kalau begitu, kau harus mau menikah denganku.”

”Apa! Ta… tapi… kau kan masih sekolah. Kita tidak mungkin bisa menikah.”tolak So Eun.

”Tenang saja. Kita bertunangan dulu selama aku masih sekolah. Lagi pula tinggal beberapa bulan lagi aku lulus, kita akan langsung menikah.”

”Tapi… tetap saja aku tidak bisa.” So Eun tetap menolak.

”Ya sudah, tidak apa-apa. Aku juga tidak memaksamu. Tetapi jangan harap aku akan kembali ke SMA Shinhwa.”

So Eun makin terpojok dengan pilihan yang sulit. So Eun terus mencari ide. So Eun melihat majalah yang dibaca orang lain di belakang Kim Bum. Tidak lama, So Eun pun mendapat idenya.

”Baiklah, kalau kau masih tetap ngotot. Aku mau menikah denganmu tetapi ada syaratnya.”ucap So Eun mengajukan persyaratan.

”Apa itu?”

”Kau bilang kita akan bertunangan dulu sampai kau lulus baru kita akan menikah. Kalau begitu, aku ingin kau membeli Internally Flawless Ring yang akan dilelang.”

Pinta So Eun. Kim Bum terkejut.

”Apa?”

”Iya. Internally Flawless Ring yang hanya ada di London. Kalau kau sanggup mendapatkannya, aku mau menikah denganmu. Jika kau tidak berhasil, maka kau tidak akan bisa menikah denganku.”jelasnya.

”Apa kau ini seorang wanita yang matre?”sindir Kim Bum.

”Sudahlah. Kau bisa atau tidak? Untuk menikah denganku itu tidak mudah.”

Kim Bum tersenyum lucu mendengarnya.

”Rupanya harga dirimu memang tinggi ya. Baiklah aku terima persyaratanmu. Tetapi kau harus berjanji, kalau aku berhasil. Kau harus mau menikah denganku.”

”Iya. Aku janji.”tegas So Eun. Kim Bum pun tersenyum bangga.

”Dia tidak mungkin bisa. Karena dia bukan orang kaya. Lagi pula, dia harus beli dengan apa? Karena lelang itu dimulai dengan harga awal 100 juta dollar.”batin So Eun yang meragukan kemampuan Kim Bum sambil tersenyum.

*****

“Cepatlah, Ji Yeon! Bagaimana pelelangannya? Siapa yang dapat?”tanya So Eun tidak sabaran setelah bertemu dengan Ji Yeon dari London yang kebetulan ikut menyaksikan pelelangan Internally Flawless Ring beberapa hari yang lalu.

“Kau tenang saja dulu, So Eun. Aku kan baru sampai disini. Aku mau makan bubur dulu. Karena kondisiku tidak enak sejak pulang dengan pesawat yang menurutku kurang nyaman.”jawab Ji Yeon. Terpaksa So Eun menunggu Ji Yeon menghabiskan buburnya. Setelah beberapa menit, Ji Yeon menghabiskan buburnya. So Eun kembali menanyakannya dengan tidak sabaran.

“Bagaimana, Ji Yeon?”

“Iya, aku tahu. Kau tahu, pelelangan disana cukup seru.”ujar Ji Yeon. So Eun menunggu kelanjutannya.

”Beberapa orang kaya berani menawarkan sampai 600 juta dollar.”

”600 juta dollar?!”

”Iya. Tetapi mereka kalah karena ada satu orang yang menawarkan Internal Flawless Ring seharga…….” Ji Yeon sengaja menggantungkan kalimatnya. So Eun makin penasaran.

”1,3 Milyar dollar!?”sambungnya. So Eun terperanjat mendengar angka yang begitu besar.

”Begitu besarkah? Dia pasti gagal.”gumam So Eun.

“Lalu siapa orang itu?”

“Uhm… aku melihatnya menawar melalui telepon. Katanya sih dia adalah utusan dari L&K Group. Kau pasti tahu L&K Group kan?”tanya Ji Yeon. So Eun mengangguk.

L&K Group adalah sebuah pengusaha paling kaya dan tersohor di Korea bahkan menduduki urutan ke-5 sedunia. L&K Group memiliki banyak usaha yang tersebar di beberapa luar negeri. Usaha itu pun meliputi kendaraan, kosmetik, sekolah, bahkan perhiasan-perhiasan emas.

”Ada yang bilang kalau yang meneleponnya adalah putranya, si calon pewaris L&K Group.”

”Benarkah!?” Ji Yeon mengangguk.

”Kau tahu siapa putranya?”tanya So Eun lanjut.

”Justru itu. Selama ini banyak yang merahasiakan siapa putranya. Bahkan namanya saja tidak diketahui. Itu karena keluarganya ingin anaknya hidup seperti orang biasa yang tidak dikejar-kejar wartawan sampai pada saatnya. Saat dia disahkan jadi pewaris tunggal L&K Group.”

So Eun mengangguk mengerti.

”Yang penting, itu bukan Kim Bum. Kim Bum tidak mungkin sanggup membeli Internal Flawless seharga 1,3 Milyar dollar.”gumam So Eun yakin dan senang.

*****

So Eun sedang menuju ke apartemennya. Dia harus menyambut kekalahan Kim Bum dalam pelelangan itu. Saat dia menaiki tangga menuju ke kamar apartemennya, tiba-tiba dia melihat banyak orang sedang sibuk mengeluarkan barang-barang yang ada di dalam. Terkejut. So Eun langsung menghampiri ketua yang sedang sibuk memerintah bawahannya.

”Hei! Apa-apaan ini? Kenapa barang-barangku dikeluarkan?”teriak So Eun.

Lalu seorang pria berjas hitam mendekati So Eun.

”Anda yang bernama Nona Kim So Eun?”tanyanya.

”I..iya… Saya Kim So Eun.”

“Kami diperintahkan Tuan Kim Bum untuk mengantar Nona kerumahnya.”

“Tuan Kim Bum?” So Eun bingung.

“Kalian siapanya Kim Bum? Kenapa barang-barangku dikeluarkan?”cemas So Eun.

”Anda akan dijelaskan oleh beliau jika Anda mau mengikuti kami ke rumahnya.”

”Kali ini apa lagi yang dia rencanakan?”keluh So Eun.

”Baiklah.”jawab So Eun menyerah sambil mengikuti pria berjas hitam menuju ke rumahnya Kim Bum.

*****

So Eun begitu terpana hingga melotot tidak percaya dengan rumahnya Kim Bum.

”Ini… beneran rumahnya Kim Bum?”tanya So Eun kepada pria berjas hitam tadi.

”Tentu saja. Mari kita masuk.” So Eun pun masuk ke dalam mengikuti pria itu.

Tidak henti-hentinya So Eun berdecak kagum melihat seisi rumah yang begitu besar dan mewah. Mereka pun naik tangga. So Eun melihat puluhan pelayan yang sedang sibuk melakukan tugasnya. Hingga mereka tiba di sebuah pintu kamar.

“Ini kamar Nona. Silahkan masuk.”ujar pria itu sambil membuka pintu.

”Kamarku?”heran So Eun sambil masuk ke dalam. Lagi-lagi dia terpesona melihat kamarnya yang mewah.

”Tuan Kim Bum akan segera menemui Anda disini.”pesan pria itu sambil menutup pintu kamarnya. So Eun menuju ke jendela. Dia berada di Lantai 3. Lantai yang cukup tinggi. So Eun bisa melihat jelas, beberapa pelayan sedang membersihkan kolam, menyiram bunga, bahkan mencuci beberapa mobil mewah.

”Tuan Kim Bum? Sebenarnya dia itu siapa?”heran So Eun yang mengingat Kim Bum semakin misterius.

“Rupanya kau sudah datang lebih cepat dari yang kuduga.”

So Eun membalik badannya. So Eun melihat lelaki yang berjas mewah. Rambutnya yang disemir rapih. Dia mendekati So Eun sambil membawa bunga dibelakangnya. Terlihat jelas, lelaki itu baru memakai anting sebelahnya.

“Kim Bum.”panggil So Eun terkejut melihat kemunculannya.

“Bagaimana suasana kamar ini? Kau suka?”tanya Kim Bum. So Eun tidak menjawabnya.

”Apa yang sedang kau lakukan? Kenapa kau membawaku kesini?”tanya So Eun.

”Kau akan tinggal disini. Karena kau akan menikah denganku.”

”Menikah? Tunggu! Bukankah yang mendapatkan Internally Flawless Ring itu utusan L&K Group? Putranya yang menelepon. Calon pewaris tunggal L&K Group. Itu pasti bukan kau kan?”tanya So Eun bingung bagaimana Kim Bum bisa yakin kalau So Eun akan menikah dengannya.

Kim Bum tersenyum. Dia menyerahkan sebuah kotak kecil yang berwarna merah.

So Eun pun membukanya dan terkejut.

”Ini kan Internally Flawless Ring! Bagaimana kau……”

”Karena akulah yang meneleponnya, Kim Sang Bum. Si Calon Pewaris Tunggal L&K Group.”

”APA! Tidak mungkin!?”teriak So Eun tidak percaya.

”Tentu saja itu mungkin. Kalau bukan, bagaimana aku bisa mendapatkan cincin itu seharga 1,3 Milyar dollar?”

So Eun terdiam. Tetap tidak percaya.

“Bukankah kau sudah berjanji denganku, kalau aku berhasil mendapatkan cincin itu. Kau mau menikah denganku. Kau bukan tipe wanita yang suka ingkar janji kan?”sambung Kim Bum dengan senyuman kemenangannya. So Eun tidak menjawab. Dia hanya bisa mengalihkan pandangannya.

“Bagaimana?”desak Kim Bum.

“Baiklah. Aku mau menikah denganmu.”jawab So Eun setengah hati, dengan terpaksa.

“Baguslah. Oh iya, ini bunganya sebagai ucapan terima kasihku karena kau mau bekerja sama denganku.”kata Kim Bum sambil menyodorkan buket bunga yang dibawanya.

NB: Jangan Lupa Di Komen Ya ^^ !!!

37 responses to “You Are My Love [Part 4]: Internally Flawless Ring and Pewaris L&K Group

  1. ambar Juli 31, 2011 pukul 11:57 am

    q yg prtma ni. . . . . .bagus critanya. . . Emang retno daebak ff’nya. . . . . , . .ach tanpa syarat pun sharuse so eun nerima kim bum tu,q pngen bumsso cpt nikah ni,,

  2. rizkyapratiwi Juli 31, 2011 pukul 12:43 pm

    AAAAAAAAAAHHHHH ….akhirnya di post juga
    lama banget updatenya author dah pengen baca
    seru seru seru ….. !!! seneng banget baca bagian kim bum sm so eun
    di tunggu part selanjutnya jangan lama2 ya thor

  3. bismania luph bumsso Juli 31, 2011 pukul 1:31 pm

    mkin seruuuuu,……….

  4. chuchu Juli 31, 2011 pukul 2:23 pm

    gokil ah…. Kim bum keren deh….
    Maka nya kita tuh harus hati hati dengan perkataan kita

    • RetnoMyaniezasia Agustus 1, 2011 pukul 8:12 am

      betul itu….!! :p

  5. mifta Juli 31, 2011 pukul 2:53 pm

    aaaaaaaaaahhhh,,,,, keren keren keren… stelah lma dtnggu2 akhirnya kluar jg ff yg stu ni. lnjtannya jgn lma2 y k’ retno..

  6. Kaka Juli 31, 2011 pukul 3:59 pm

    Annyeong… Reader baru, kaka imnida. Salam kenal….
    Ceritannya seruuuuuuu…
    Lanjut ya chingu..^^

  7. kaoru selly SangEun Juli 31, 2011 pukul 4:07 pm

    eon min kren ja nih FF nya ..
    bingung jga mw coment apa ..
    smuanya dh bgus ..
    di tunggu part slanjutnya ..

  8. rahma Agustus 1, 2011 pukul 8:26 am

    makin suka cerita y.

  9. annisa hourai Agustus 1, 2011 pukul 8:10 pm

    Oww…. Tak bisa berkedip melihat cincinx *matre…
    apalagi yg ngasih cincin ^^
    Ceritax bikin gregetan…. Tapi sayang, pernikahanx nggak betulan.
    Oke thor lanjutanx ku tunggu…

  10. rini Agustus 1, 2011 pukul 8:57 pm

    makin seru ceritanya , ,
    ternyta kimbum ank,a org kya , ,
    d,tunggu kelanjutannya!!

  11. adelia Agustus 2, 2011 pukul 8:48 pm

    baguuss unni…. lanjut….

  12. Indah_ELF Agustus 3, 2011 pukul 8:46 pm

    Seruu …
    So eun mNta permintaan, pSti nNti jga bkal nikah sma kim bum hehehe …
    D’tngu kLanjutan’a …

  13. mey_kimeun Agustus 3, 2011 pukul 10:18 pm

    kyaaaaa,,, kereeeeeeeeeeeeen..
    ceritany kereeeen..
    hwaaa,, luluh juga so eun ma kimbum..
    walaupun maksa..
    hehehehe…
    lanjuuut chingu..
    daebak..

  14. leuni Agustus 5, 2011 pukul 6:00 am

    seru,seru
    kb gimana masa nikah buat balas dendam kasihan kan ks.
    so eun yang sabr ya………..
    lanjut……….

  15. Elza Agustus 5, 2011 pukul 8:12 am

    Kyaaaaa!!!!! emang keren banget seru ceritanya kreatif, ga tau kalo bakalan jadi kaya gini, ff nya beda dari yang lain huwaaaaa!!!! author berbakat yayayay!

    • RetnoMyaniezasia Agustus 13, 2011 pukul 8:38 pm

      wahahahaha… gomawo ^^

  16. Lee Kyu Hae September 5, 2011 pukul 12:39 am

    soo sweet

  17. Maria Sativa September 18, 2011 pukul 1:10 pm

    huaa tmbh seru ne…

  18. VayTeuKey November 9, 2011 pukul 2:32 pm

    nah kan kim bum anak org kya.

  19. syawalia febriani Mei 9, 2012 pukul 8:33 am

    jdi smakin pnasaran
    aku baca d part slnjutnya aja deh

  20. edogawa kim suju Oktober 18, 2012 pukul 8:48 am

    Keren keren !!
    Ooh, kim bum orang kaya toh ??
    Bagus thor !

  21. tanti no kawai Desember 11, 2012 pukul 8:15 am

    =))W̶̲̥̅̊α̩̩̩̩̥к̲̣̣̥ά̲̣̥k̶̲̥̅̊ɑ̣̣̝̇̇α̇̇̇α̩̩̩̩̥W̶̲̥̅̊α̇̇̇α̩̩̩̩̥k̶̲̥̅̊ɑ̣̣̝̇̇ά̲̣̥α̇̇̇W̶̲̥̅̊ɑ̣̣̝̇̇α̩̩̩̩̥к̲̣̣̥ά̲̣̥α̇̇̇=))
    Bener2 gila bumm-ah….

  22. hwang na ri April 1, 2013 pukul 12:17 pm

    wow 1,3m. Q juga mau cincinnya

  23. Liana Juni 25, 2013 pukul 8:07 am

    Waaaahhh

  24. Zaily September 7, 2013 pukul 11:14 am

    Trnyta KB adl clon pwris L&K group . . .
    Smkn seru crtny n smkn pnsaran klanjtanny daebak
    Lanjut lg

  25. Ilma Bumssoeulmates Elf Desember 26, 2013 pukul 11:36 pm

    GILAA!! 1,3Milyar dollar ya ampuun itu banyak bgt
    daebak akhirnya sso mw nikah ma bum
    yahhh moga mreka bahagia meskipun nggak ada cinta^^
    lanjut

  26. tyas27 April 10, 2014 pukul 6:48 am

    haha rencananya kimbum ada2 aja:D

  27. Rani Annisarura Mei 17, 2014 pukul 3:05 am

    oh my god harga internally flawless ring itu 1,3 miliar dollar…… :-O

    Akhirnya jati diri kim bum di ketahui juga sama so eun,,, kira-kira mereka berdua bakalan menikah beneran nggak ya???

  28. ainami September 9, 2014 pukul 3:23 am

    wkwkwkwkk aku ngikik2 bacanya, sukaaaa

    jd bum berniat menikah utk balas dendam haha, tp dlm hati kecilnya pasti dia suka tuuuh sama sso hihihi

    sso ngasih syarat udh tinggi… berharap bum kalah haha ga taunya bum itu tajir… wkwk

  29. sabanaRyuga Oktober 6, 2014 pukul 4:57 am

    sungguh hebat kim bum

  30. aidayohei Oktober 11, 2014 pukul 3:19 am

    Wuuuuaaaahhh… so eun kaya abis menang lotere. Eheheehehe

  31. Mrs.Lee sayang Mr.Lee Februari 16, 2015 pukul 9:48 am

    Hah ternyata kim bum dr keluarga terpandang ya?? Wow fantastic baby.. gak nyangka kalo dia adalah seorg milyader.. terus apakah kim bum akan menikah dg so eun beneran??

  32. Marthatina vita vienna Maret 13, 2015 pukul 2:57 am

    Kali ini so eun,salah langkah bukannya terbebas darit kim bum sekarang justru dia terikat,dan pastinya kim bum tidak akan melepaskan so eun.

  33. wellyantimasolabibba Mei 29, 2015 pukul 7:46 am

    Aduhhh,,,,,
    mmank clon suami idman si bumppa,, udah, baik, pntar,,, tmpan,,kya lgiii……ckckck

  34. Humairah Khairani Desember 10, 2015 pukul 10:18 pm

    apa segitu intanya so dengan go hye sun sampai dia ingin balas dendam…
    btw janji ada perjanjian apa kim bum dan appanya?
    ternyta kim bum anak org kaya..
    wuahhh
    rumah kim sangan cantk sekali, besar.
    kapanya q pnya rumah seperti itu?
    heheheee

  35. nanda Maret 11, 2016 pukul 11:36 am

    yeayy bummpa brhsil tp jgn main” dgn prnkhn nee…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: