RetnoMyaniezasia Blog

Just another WordPress.com site

That Somebody Was You [Part 2]


WARNING:

FF ini murni q buat dengan khayalan ala korea, bukan dari drama korea. FF ini ada sedikit unsur kekerasan. Lebih cocok dibaca untuk diatas 16 tahun, jika ada yang nekat, q tidak akan bertanggung jawab. Syukur-syukur q tidak jadi memprotect FF ini. Bagi yang tidak suka dengan pairing So Eun dan Hyuk Jae, q sarankan jangan memaksa diri untuk membacanya. Tetapi jika nekat membacanya, anggap aja q pinjam nama cast tersebut. -___-“. Satu lagi, jika banyak yang komen tentang FF ini. Insya allah akan q lanjutkan part-partnya. Minimal 10 komen, akan q posting lanjutan partnya. Happy Reading!?

That Somebody Was You [Part 2]:

 

Sampai saat ini dia masih menderita.

Padahal dia terus berharap bisa lepas dari semua masalah ini.

Namun tetap saja dia tidak bisa.

Kapan Tuhan mengizinkannya untuk berbahagia?

 

*****

‘Tok… Tok… Tok…’

So Eun mengetuk pintu ruang OSIS.

“Masuk!” jawab yang ada didalam ruangan itu. Perlahan So Eun membuka pintunya. Dia mengintip sedikit. Seorang pemuda dengan gagahnya yang sibuk membaca dokumen-dokumennya. Choi Si Won, Sang Ketua OSIS yang paling disegani di SM High School. Si Won menyadari kedatangan So Eun pun mengalihkan pandangannya. Dia memperbaiki posisi kacamatanya. Dia tersenyum. So Eun masuk ke dalam ruangan itu dengan perlahan. Bukan karena dia gugup. Namun dia merasa sedikit takut. Karena ini pertama kalinya dia dipanggil Si Won ke ruang OSIS. Si Won beranjak dari kursinya.

“Kak Si Won… memanggil saya?”tanya So Eun berusaha sopan. Si Won tersenyum mendengar pertanyaan.

“Bukan aku, tapi dia.”jawab Si Won berjalan melewatinya. So Eun ikut membalikkan tubuhnya mengikuti arah pandangan Si Won. Hati So Eun seakan meledak dengan penuh ketakutan. Bertemu dia lagi. Dia yang sedang berdiri di samping pintu.

“Dia sudah kupanggil. Dia milikmu.”ucap Si Won menepuk bahu Hyuk Jae sambil keluar dan menutup pintu. Membiarkan mereka berdua didalam ruangan itu.

So Eun masih tidak bergeming. Dia terus menunduk. Tidak sanggup menatap wajah Hyuk Jae. Hyuk Jae berjalan dengan santai. Dia berjalan menuju ke sofa dan duduk. Hyuk Jae memandang So Eun yang masih menunduk. Dia memperhatikan penampilan So Eun lagi. Hyuk Jae mengangguk.

“Apa kau selalu menunduk seperti itu?”tanya Hyuk Jae saat melihat kebiasaan So Eun saat bertemu dengannya.

“Ah… Ti.. Tidak..” So Eun menjawab dengan gugupnya. Sungguh, dia tidak tahu harus berkata apa untuk menjawab pertanyaan Hyuk Jae. Dengan posisi duduknya yang selayak bos, dia mengeluarkan sebuah foto dari saku celananya.

“Foto ini… sungguh sulit dipercaya. Apa kau memang suka berdandan seronok seperti ini? Kau… terlihat seperti murahan.”ucap Hyuk Jae sambil menunjukkan foto So Eun di klub. Mata So Eun membelalak saat melihat foto dirinya ada di tangan Hyuk Jae.

“I.. Itu… dari mana kau dapat foto itu?”tanya So Eun cemas. Jangan-jangan, Ha Ra sudah menyebar foto dirinya. Pikiran So Eun begitu panic.

“Ini… aku mengambilnya dari Ha Ra dengan paksa. Aku mengancamnya karena aku tahu dia pelaku yang menyuruhmu untuk membunuhku. Tenang saja, fotomu belum disebar.”ucap Hyuk Jae. So Eun sedikit lega, namun tetap saja dia tetap khawatir. Itu berarti masalahnya ada ditangan Hyuk Jae.

“Tapi… tetap saja, aku tidak bisa memaafkanmu dengan mudahnya. Karena kau begitu berani mencabut rem mobilku. Kau tau? Aku hampir saja mati.”lanjutnya.

So Eun langsung berlutut, dia sudah tidak bisa menahan tangisannya.

“Hyuk Jae. Maafkan aku. Aku tidak bermaksud melakukannya. Aku… terpaksa. Aku… tidak bermaksud membunuhmu. Aku mohon maafkan aku.”

“Maaf? Hanya itu? Kau pikir masalah ini bisa selesai hanya dengan maaf? Tidak. Aku bisa saja melaporkanmu ke polisi dengan tuduhan percobaan pembunuhan.”

So Eun semakin panic mendengarnya, dia pun langsung memegang kaki Hyuk Jae.

“Aku mohon… jangan laporkan aku ke polisi. Aku tidak mau dipenjara. Aku… aku… masih ada yang harus aku lakukan.”

Hyuk Jae hanya terdiam melihat So Eun terus memohonnya. So Eun yang terus menangis di kakinya. Hyuk Jae meraih dagu So Eun hingga So Eun saling bertatapan dengan Hyuk Jae. Entah kenapa, Hyuk Jae merasa lucu melihat raut kesedihannya.

“Baiklah, aku tidak akan melaporkanmu ke polisi. Tetapi ada syaratnya.”

“Ap.. Apa itu?”

“Kau harus menuruti semua perintahku. Kau harus mau melakukannya sampai aku bisa menerima maafmu.”

So Eun melongo mendengar perkataannya. Dia tidak tahu harus menjawab apa.

“Kalau kau diam aja, berarti kau setuju.” Lanjut Hyuk Jae maksa. Lalu dia menyerahkan foto itu kepada So Eun.

“Ambillah. Aku tidak butuh itu.”

So Eun pun menerimanya dengan ragu. Lalu dia menggenggam fotonya dengan kuat seolah agar tidak bisa diambil kembali oleh Hyuk Jae.

“Baiklah. Pertama-tama, aku ingin kau lakukan sesuatu. Kau tahu, aku saat ini juga sedang sakit hati dengan Goo Ha Ra. Aku ingin kau melakukan sebaliknya.”

Tidak ada tanggapan. So Eun terkejut.

“Aku ingin kau melakukan hal yang sama terhadap Ha Ra seperti yang kau lakukan kepadaku. Mencelakai Goo Ha Ra.”ucap Hyuk Jae dengan pelan tapi jelas. So Eun membelalak mendengar perintahnya.

“M.. Maksudmu… aku harus membunuh Ha Ra?”tanya So Eun lagi. Ya Tuhan, kenapa dia diberi masalah sulit lagi? Rasanya So Eun ingin menolak mentah-mentah. Dia tidak ingin membunuh siapa pun lagi. Tidak ingin.

Tiba-tiba Hyuk Jae tertawa. Dia begitu lucu melihat kepolosan So Eun.

“Kau tidak perlu membunuhnya, So Eun. Yang aku bilang hanya mencelakainya saja. Kau yang pintar mendapat beasiswa pasti tau apa arti istilah mencelakai. Aku hanya menyuruhmu membuatnya celaka saja. Lagi pula kau bisa balas dendam terhadapnya yang sudah mengancammu.”

So Eun masih menatap. Berharap Hyuk Jae berkata lain.

“Apa kau menolak perintahku? Hhhh…. Mungkin aku harus lapor ke polisi.”

“Ah… Tidak! Jangan Hyuk Jae!? Baiklah, akan aku lakukan. Aku mohon jangan lapor ke polisi.” Potong So Eun saat mendengar ancamannya. Sungguh, dia tidak siap untuk masuk penjara. Kalau dia dipenjara, siapa yang akan merawat Ibu?

“Baguslah kalau kau mengerti. Aku harap kau sukses dengan aksimu hari ini. Aku tunggu laporanmu. Oke?” Hyuk Jae beranjak dari sofanya. Dia hendak keluar dari ruang OSIS.

“Tetapi… ada yang ingin aku tanyakan kepadamu, Hyuk Jae.”

Langkah Hyuk Jae terhenti saat mendengar perkataan So Eun. Dia membalikkan tubuhnya, menghadap So Eun.

“Apa itu?”

“Waktu itu… kenapa kau menciumku?” akhirnya So Eun bisa bertanya. Tidak lama, senyuman pun tergurat dibibir Hyuk Jae.

“Pentingkah kau membutuhkan jawaban itu?”

Hyuk Jae kembali mendekati So Eun yang masih berlutut. Dia pun ikut berlutut menyejajarkan tubuh So Eun.

“Aku hanya mengujimu. Apa kau sama seperti Ha Ra dan gadis lainnya atau kau berbeda?”jawabnya dengan singkat sambil beranjak pergi dari ruangan itu meninggalkan So Eun yang masih tidak mengerti dengan jawaban Hyuk Jae tadi.

*****

Pukul 12:00 KST adalah waktu istirahat bagi para siswa SM High School. Sedangkan So Eun sedang sibuk mengutak-atik mesin mobil. Mobil milik Ha Ra. Hyuk Jae ingin So Eun melakukan hal yang sama. Hanya saja, So Eun tidak mencabut rem mobilnya. Dia hanya mencabut beberapa kabel yang akan membuat mobilnya mogok secara mendadak. Untungnya penjaga satpam sedang pergi ke toilet dan juga sepi sehingga So Eun bisa melancarkan aksinya.

“Maafkan aku, Goo Ha Ra.” Gumam So Eun saat selesai dengan aksinya.

*****

Keesokan harinya.. So Eun sibuk mengerjakan PRnya yang belum sempat dia selesaikan tadi malam karena sibuk menjaga Ibunya. Matanya sedikit terkantuk karena kurang tidur. Beberapa menit kemudian, dengan mengandalkan kepintarannya akhirnya dia bisa menyelesaikan PRnya. Tidak lama, bel masuk pun mulai bunyi. Para guru segera memasuki kelasnya masing-masing termasuk kelas So Eun. So Eun melihat sekelilingnya. Ha Ra dan dua pengikutnya tidak menampakkan batang hidungnya sama sekali.

“Apa rencana kemarin berhasil?”pikir So Eun.

“Baiklah, anak-anak. Ibu mau beritahu bahwa di kelas ini ada tiga siswi tidak hadir karena mereka dirawat di rumah sakit setelah mengalami kecelakaan kemarin.”ucap Ibu guru tersebut sambil menyebutkan nama siswi itu. So Eun terkejut mendengar nama Ha Ra dipanggil. Bukankah seharusnya tidak terjadi kecelakaan? Hanya membuat mobil itu mogok alias berhenti secara mendadak. Kenapa bisa terjadi kecelakaan?

*****

Di waktu yang sama dan tempat yang berbeda. Di ruang OSIS terdengar suara gelak tawa yang cukup keras. Ketiga pemuda itu tidak berhenti tertawa saat membaca Koran sekolah yang memuat berita kecelakaan Ha Ra kemarin mengakibatkan wajahnya tergores.

“Aku tidak menyangka kau begitu kejam terhadap So Eun. Padahal So Eun hanya berniat membuat mobilnya berhenti mendadak, namun kau juga malah mencabut rem mobilnya.”ujar Heechul.

“Tetapi paling tidak mereka selamat.”timpal Si Won. Hyuk Jae mengangguk-angguk mendengar pendapat kedua sohibnya.

“Aku sudah memperkirakan kalau kecelakaan itu tidak membuat mereka tewas. Tapi setidaknya gadis sialan itu, si Goo Ha Ra akan merasakan apa yang aku rasakan waktu aku hampir kehilangan nyawa.”

Hee Chul mengangguk mengerti dengan yang dikatakan Hyuk Jae.

“Ah… Lalu bagaimana dengan So Eun? Akankah kau melepaskannya?”

“Tidak. Belum saatnya. Permainan ini masih baru saja dimulai.” Jawab Hyuk Jae.

*****

So Eun mengecek ATM lagi. Saldo tabungannya tinggal dua ribu won. Sungguh miris, keuangannya semakin menipis karena membiayai perawatan rumah sakit. So Eun hanya bisa menghembuskan nafasnya. Dia pun segera berjalan menuju ke rumah kecilnya yang tidak jauh dari ATM. Rumahnya yang dulu sudah di segel oleh pihak Bank. So Eun masih bingung dengan sikap Ayahnya yang tiba-tiba menghilang saat mengalami kebangkrutan. Padahal hidup So Eun dahulu penuh bahagia. So Eun tidak ingin banyak berfikir lagi. Langkah demi langkah menuju ke rumahnya. Langkah terakhir pun berhenti tepat di depan pagar yang terbuat dari kayu. Saat hendak membuka pagarnya,

“Kim So Eun!”

So Eun menoleh ke arah sumber suara yang memanggil namanya. Seorang pria yang terlihat lusuh berlari ke arahnya dengan wajah yang ceria seolah menemukan anaknya yang hilang. Pria itu memeluknya dengan erat membuat So Eun tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

“A.. Ayah?”gumam So Eun memanggil pria itu.

“Akhirnya aku bertemu denganmu, Nak! Akhirnya aku menemukanmu, So Eun!?”ucap Ayahnya berkali-kali dengan tangisan penuh haru. So Eun pun juga meneteskan air matanya. Akhirnya dia bertemu dengan Ayahnya setelah menghilang hampir setahun.

*****

So Eun terus tersenyum saat melihat Ayahnya sibuk memandangi Ibunya yang masih tidur dengan lelapnya. Ayahnya terus menggenggam tangan Ibunya. Namun senyumannya kini memudar.

“Jadi selama ini Ayah ada disini? Bahkan Ayah tahu kalau Ibu sedang koma.” Tanya So Eun saat mendengar cerita Ayahnya yang ternyata menjaga Ibu saat dirinya sedang sekolah. Ayahnya terdiam.

“Kenapa Ayah tidak menampakkan diri dihadapanku? Kenapa Ayah menghindariku?”tanya So Eun lagi. Ayahnya tidak menjawab lagi. Ayahnya hanya menunduk dengan perasaan bersalah. So Eun pun membuang mukanya.

“Kenapa Ayah? Kenapa Ayah menghilang disaat sedang krisis begini? Sekarang aku sudah tidak punya uang lagi untuk membiayai perawatan Ibu. Padahal Ibu belum sadar juga.” Ucap So Eun setelah mengeluarkan curahan hatinya yang penuh penderitaan sambil menggenggam tangan Ibu yang semakin dingin.

“Maafkan Ayah, So Eun.” Ayahnya pun bersuara. So Eun memandangi Ayahnya.

“Maafkan Ayah, So Eun. Ayah lakukan ini agar kalian tidak terlibat lebih jauh dalam masalah Ayah.”

“Maksud Ayah?”

“Kau tahu kan? Setelah kebangkrutan itu, Ayah selalu dikejar-kejar oleh si penagih hutang. Bahkan tidak jarang Ayah dipukuli mereka untuk segera membayar hutang-hutang Ayah. Ayah tidak ingin melibatkan kalian lebih jauh. Ayah tidak ingin mereka menyakiti kalian. Makanya Ayah sengaja menghilang.”

Tidak disangkanya, ternyata Ayahnya memiliki masalah yang lebih serius dari masalah yang sedang dihadapi So Eun. So Eun segera memeluk Ayahnya yang terus menangis karena perasaan bersalahnya. So Eun berusaha menenangkan hati Ayahnya.

“Sudahlah Ayah. Aku mengerti permasalahannya. Ayah, jangan menangis terus.”ucap So Eun menepuk bahu Ayahnya dengan pelan agar bisa menenangkannya. Setelah diyakini Ayahnya berhenti menangis dan menyeka air matanya sendiri. So Eun melepaskan pelukannya dan tersenyum.

“So Eun, soal biaya perawatan Ibu. Kau tidak perlu khawatir. Karena aku telah bertemu dengan teman lama Ayah.”

So Eun mengernyitkan keningnya.

“Maksud Ayah?”
”Iya. Teman Ayah ternyata pemilik rumah sakit ini. Dia yang membayar hutang-hutang Ayah dan juga bersedia membiayai perawatan Ibumu sampai sadar.”

“Sungguh?!” Mata So Eun terbinar-binar tidak percaya. Inikah jalan keluar dari salah satu masalahnya?

“Iya. Tetapi… ada sedikit masalah.”

Keceriaan So Eun memudar. Dia menatap tajam Ayahnya.

“Ada masalah?”

“Ayah harap kau mau dijodohkan dengan putranya.”

Tambah lagi masalah yang menimpa So Eun. Sungguh, begitu sulit mencari jalan keluar untuk masalah yang dihadapinya. So Eun memandang terdiam antara tidak percaya dan sedih.

*****

Keesokan harinya, pukul 17:00 KST. Sebuah taksi pun tiba di depan hotel mewah. Kedua orang itu pun keluar dari taksi. Seorang Ayah begitu gugup sedangkan anak disampingnya hanya menunduk.

“Ayah sungguh gugup, So Eun. Maafkan Ayah, So Eun. Jika harus merepotkanmu lagi.”

“Tidak apa-apa, Ayah. Demi kesembuhan Ibu, apa pun syaratnya akan aku terima.”ucap So Eun dengan senyuman paksanya. Mereka berdua pun masuk ke dalam hotel. Mereka bertemu dengan pelayan. Setelah Ayahnya menyebutkan maksud tujuan kedatangannya, pelayan itu segera mengantar mereka ke ruangan yang sudah di pesan sebelumnya. Mereka pun duduk terlebih dahulu sembari menunggu kedatangan calon mertua So Eun. So Eun melihat sekeliling, sebuah ruangan yang begitu mewah.

“Ah… Ayah jadi rindu dengan masa-masa sukses Ayah. Kalau tidak salah, Ayah sering mengajakmu dan Ibumu ke hotel ini.” So Eun tersenyum mendengar curhatan Ayahnya yang mengenang masa lalu. Tidak lama, orang-orang yang ditunggunya pun telah datang.

“Maaf, kami terlambat Tuan Kim.”

“Ah… Tidak apa-apa, Tuan Lee. Kami baru saja tiba.” Ayahnya So Eun segera memeluk sahabat lamanya. Seorang wanita cantik pun segera mendekati So Eun.

“Astaga! Kau kah yang bernama Kim So Eun?”

So Eun mengangguk, “Benar, Nyonya Lee.”

“Kau cantik sekali! Kulitmu begitu putih dan lembut. Astaga, sayang! Aku yakin dia pasti cocok sekali dengan putra kita.”seru Nyonya Lee mengagumi kecantikan So Eun. Suaminya hanya mengangguk mendengar pujian istrinya, “Apa aku bilang, sayang. Kau tidak akan menyesal menerimanya jadi calon menantu kita.”

“Kau benar, sayangku!” Nyonya Lee terus membelai rambut So Eun dengan lembutnya. Dia sungguh-sungguh menyukai So Eun.

“Oh iya, mana putramu?”celetuk Ayahnya So Eun saat menyadari tidak melihat putranya.

“Oh… dia sebentar lagi datang. Dia sedang memarkirkan mobilnya. Bagaimana kalau kita duduk dulu.” Ajak Tuan Kim. Mereka pun duduk di tempat masing-masing. Nyonya Lee terus menerus bertanya kepada So Eun tentang dirinya. Tidak lama, orang yang sedang ditunggunya pun telah datang.

“Oh! Itu dia anakku sudah datang.” Seru Tuan Kim menunjukkan anaknya yang telah muncul di samping pintu. So Eun menoleh. Dia beranjak dari kursinya karena terkejut melihat siapa yang datang. Seorang pemuda yang dikenalnya, Lee Hyuk Jae.

“Oh… Kau…” Hyuk Jae memandang So Eun dan orang tuanya. Dia memikirkan sejenak. Tidak lama, dia mengerti dengan suasana tersebut.

“Jangan-jangan, kau calon istriku?”tebak Hyuk Jae sambil mendekati So Eun.

“Apa?”

So Eun begitu terkejut, sangat terkejut.

“Kenapa Ayah tidak bilang dari tadi, kalau calon istriku itu dia. Aku kan tidak usah menolak perjodohan ini.”ujar Hyuk Jae dengan santainya.

“Kau sudah mengenalnya, Hyuk Jae?”tanya Nyonya Lee, Ibunya Hyuk Jae. Hyuk Jae tersenyum. Dia merangkul pinggang So Eun dan menarik tubuhnya dengan kuat agar lebih dekat sehingga So Eun tidak sengaja memeluk badan Hyuk Jae.

“Tentu saja, Ibu. Dia ini kan……” sekilas Hyuk Jae memandang So Eun sambil tersenyum.

“….Kekasihku.”lanjut Hyuk Jae yang sukses membuat So Eun memandangnya tidak percaya. Sejak kapan Hyuk Jae menganggap So Eun sebagai kekasihnya?

TO BE CONTINUED………

NB: Jangan Lupa Di Komen Ya ^^

42 responses to “That Somebody Was You [Part 2]

  1. EchaKyuWon September 1, 2011 pukul 6:08 pm

    Huuaa kereennn ..

    itu hyukie jahat banget sama ha ra, dicabut rem mobilny tapi salah ha ra juga sich ..
    ehhh so eun dijodohkan dg hyukie,, ohh no!!! di akui kekasih -so eun mndadak pingsan-

    ayo kakk lanjut, i’m waiting for next part🙂

  2. kimlili September 1, 2011 pukul 6:55 pm

    kakakakakaka…….
    Hahahahahaha
    cckkckckckckckc

    wah sumpak kak retno bikin ff seru semua… Hyukjae.. Main ngaku ngaku aja lo,…
    So eun ituka milik onew * di gebukin bumsso’s *
    bukan bukan milik kim bum * di gebukin sonew’s *

    waduh mau kemana ne gw ke bumsso salah ke sonew salah ya sudah gw kagak mihak siapa siapa .. Gw tetap pengemas so eun walau di pasangin ama siapa pun.

    Kayak nya cerita nya makin seru di tungu next part nya…

  3. Elf_anita September 1, 2011 pukul 9:02 pm

    Kereeen .. Lanjutiin y chingu

  4. Khansa annisa September 1, 2011 pukul 10:45 pm

    Hohohoho
    Jngan2 ini mmang rencana eunhyuk, curiga :-\
    Otreh semakin seru ceritax, lanjuuut!

  5. meilani September 1, 2011 pukul 11:55 pm

    makin seru nih tolong dilanjutin cerita nya segera pleaseeeeeeee….

  6. Kaoru selly sangeun September 2, 2011 pukul 1:57 am

    Ckckckc ..
    Si unyuk main ngaku-ngaku ja nih …
    Ogh ternyata pmilik rmah skit itu bpknya si unyuk ..
    Pantesan di epsod 1 si unyuk da di rmh skit ..
    Eon ff yg eon bkin slalu bgus ..
    Daebak deh pkoknya ..
    Next part qu tunggu yach ..🙂

  7. ambar September 2, 2011 pukul 2:25 am

    Kok pndeng bngt y. . . .haaaaaaaaa bnr2 kshan so eun msa dcrh nyelakain org trus. . . .bgus ni trnya so eun djodohin ma eunhyuk mga ja eunhyuk g punya rncna jahat ma so eun. . .lanjut y. . .

  8. yankyu a.k.a seoyufshy... September 2, 2011 pukul 2:31 am

    ayo……..lanjutkak…….
    pnsrn deh dgn nasib soeun selanjutnya…….

  9. yankyu a.k.a seoyufshy... September 2, 2011 pukul 2:34 am

    ayo……..lanjutkak…….
    pnsrn deh dgn nasib soeun…….
    hyuki……..kyknya punya rencana tersembunyi…dgn perjodohannya……
    update soon ya kak

  10. Vita September 2, 2011 pukul 4:15 am

    Akhirny cerita yg ku tunggu2 lanjut juga… >.<

    ceritany makin seru… Huhuhu… Ayo lanjut lanjut lanjut

  11. kikey September 2, 2011 pukul 5:31 am

    Wah kena batunya tuh si ara, makanya jangan jahat-jahat. Hm, mereka berdua dijodohin? Gimana jadinya ya?hehe. Seru thor, lanjutin yaaa. Hwaiting!

  12. Poespa sang soeun September 2, 2011 pukul 9:08 am

    Ayo eon…..
    Di lanjuttttt…
    Kebuttttttt *maksa.com*

    makin seru….!!!

  13. Elf_anita September 2, 2011 pukul 9:22 am

    Seruuu .. Lanjut2x

  14. puchaaby September 2, 2011 pukul 2:44 pm

    retnoooooooo…
    akhirnya gw comment jg hohoho walo lwt hp -_____-

    wuaaaaaaaa sso sama hyukjae…
    hm~~ngk bisa ngebayangin dia jd evil di sini..biasanya dia kan nyengir2 gaje hahaha *ditabok jewels kkkk

    seruuuuuuu….ayo2 di lanjut..
    gw..yeppa dan tabi menunggu kelanjutannya di bwh pohon duren hehehe
    gomawo
    bow

  15. winny ^^ September 2, 2011 pukul 3:16 pm

    retno unni >..<
    lanjut unni
    jgm lama" ya ;D

  16. Bummiearab September 2, 2011 pukul 8:14 pm

    Idichhh
    tambah greget aj.jha bcanya
    . Seruuuu makin seru lanjutttttttttttt

  17. Indah_ELF September 2, 2011 pukul 10:09 pm

    Sumpah rame bgt …
    So eun d’jodohin …d’tunggu kLanJutan’a tpi jgan lma”

  18. anggi lianaputi September 3, 2011 pukul 3:26 am

    huwaa ff ini memank sulit d tebak , . Aq sampe ga tau mesti koment apa nih, .

    Trnyata soeun ma eunhyuk juga co2k yah, .

    D tunggu part selanjut.a

  19. Yova September 3, 2011 pukul 10:07 am

    Ah seruuuuu… Ak suka critanya
    Bikin penasaran……
    Lanjutannya jgn lama2 yach….

  20. Helda September 3, 2011 pukul 10:36 am

    Wah soeun dijodohin
    keren,makin seru crta.y

    lanjut,jangan lama2 ya
    🙂

  21. PrincessClouds September 3, 2011 pukul 2:13 pm

    seru-seru… aku suka banget sama euneun couple…
    Update soon ya eonnie^^

  22. owni September 3, 2011 pukul 2:44 pm

    keren abis, lagi seru-seru’a baca ehhhh malah tbc, ayo author, dilanjutkan lagi yaaa

  23. leetaegee19 September 4, 2011 pukul 2:28 am

    keren bnget author…
    d’tnggu part selanjutnya🙂

  24. rizkyapratiwi September 4, 2011 pukul 9:16 am

    hahahahahah
    mantaaaap~ makin seru aja nih ceritanya
    waaahhh …. bingung sm karakternya hyuk jae d sini soalnya gk bisa kebaca kira2 dya udah suka sm so eun ato belom ???

    lanjuuut thor … penasaran banget nih

  25. Endah_hyukiELF September 5, 2011 pukul 11:27 am

    Wkwkwkwk
    mkin pnsaran klnjutan nyaaa nih chinguuu!
    Lnjuuuuut

    Diam2 hyukpa sukaaa tuh!

  26. astrielf September 18, 2011 pukul 1:35 pm

    lanjuuuuttt
    keren bgt ceritanya
    pokoknya hrs dilanjut kalo bsa bsok (maksa.com)
    saya sudah mnggu lama bgt
    mian bru coment heheh

  27. Irnawatyalwi September 25, 2011 pukul 11:58 pm

    Wah smakin keren ni ffx,Lanjutkan

  28. QueenA FZ Juni 9, 2012 pukul 3:14 am

    maaf ga komen di part 1… tp keren bgt critanya
    woah… it’s getting better
    Hyuk jae jangan jahat sm so eun lagi yach please…..

  29. BL Juli 9, 2012 pukul 2:52 pm

    good job! KEREEEEN bgt!

  30. cucancie September 14, 2012 pukul 11:28 pm

    Ya ampyun ternyata so eun dijidohin ma eunhyuk…

  31. HyunKyuCouple Oktober 3, 2012 pukul 1:40 pm

    yip yip kusuka kusuka kusuka couple ini……*heboh sendri….aku mau lanjut eon..eh? saeng?? ah molla…..hehheeh

  32. groryfield Februari 9, 2013 pukul 9:46 pm

    waaa keren thor ceritanyaa😄 so eun dijodohin?😀

  33. luthfiangelsso Februari 15, 2013 pukul 4:49 am

    Wahh ada apa ini di balik sifat hyuk ??

  34. tanti no kawai Februari 18, 2013 pukul 3:09 am

    Ckckkckck…. Hyukppa jail juga_mengerjai go hara η the geng….

    Waduhh… Ternyata mereka akan di jodohkan???
    Lalu kenp hyukppa_mengakui kalo Sso kekasih ηγά̲̣̥???
    Permainan apa ƪάğί Ĭηĭ ???
    Atau memng hyukppa_sudah mulai tertarik ma Sso???

    Lanjutttt baca… .͡▹​

  35. eunjae25 Februari 22, 2013 pukul 4:00 pm

    ga sangka tyt mereka bkl djodohin. Makin mulus aja jln hyuk bt ngerjain so eun kekeke
    yg sbr ya so eun…

  36. erika Maret 31, 2013 pukul 8:47 pm

    kyaa……
    so eun eonnie mau di jodohin sama hyukppa
    huh, kyaknya di sini qu mencium sesuatu yg bkal direncanain nh sama hyukppa😐

  37. Kim Ra rA Juni 11, 2013 pukul 2:38 pm

    Ah d baca berkali kali pun G’ pernah bosen

  38. nur Desember 16, 2013 pukul 1:35 pm

    knpa episode nya ga d tambah lagi siiih…pdhl bagus ceritanya,,,

  39. cutelfishy Januari 7, 2014 pukul 11:15 pm

    Skrg malah So eun nyelakain Ah Ra di suruh Hyuk Jae, malah berbalik..ckckck
    Miris bgt kehidupan So eun,, tpi skrg dy malah dijodohin trnyata Hyuk Jae😀
    Daebaaaaaak..

  40. kyuwonhae's wife Maret 26, 2014 pukul 5:32 pm

    cciiiee….😀
    tambah runyam mmaslah y neh😦

  41. Rani Annisarura Juni 16, 2014 pukul 2:59 am

    ya ampun ternyata so eun dijodohkan sama eunhyuk…..

    Kebetulan banget ya,,, kira-kira apalagi nih yang akan dilakuin eunhyuk ke so eun???

    Next part

  42. So_chie Februari 20, 2016 pukul 12:42 am

    Omooo dasar eunhyuk oppa kvn jdian xa sama sso eonnie

    Next chingu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: