RetnoMyaniezasia Blog

Just another WordPress.com site

You Are My Love [Part 6]: Kebimbangan dalam memilih cinta


“Kim So Eun?”gumam Hyun Joong.

“Kim Bum?”gumam Hye Sun. Mereka pun saling pandang kemudian kembali memperhatikan Kim Bum dan So Eun yang mulai memasuki gedung dan melewati mereka.

“Kim Bum, mereka sudah datang.”bisik So Eun setelah melihat Hyun Joong dan Hye Sun saat melewatinya.

“Aku tahu.”jawabnya sambil tersenyum. Mereka terus berjalan hingga di atas panggung. Beberapa tamu diantaranya yang begitu kenal dengan Kim Bum dan So Eun pun sungguh terkejut.

”APA!? Jadi Ibu So Eun yang akan bertunangan dengan Kim Bum?”seru Shin Hye terkejut.

”Sungguh tidak terkira.”ucap Geun Suk yang ada disamping Shin Hye.

”Hm…. dasar Kim Bum. Jadi inikah alasannya dia tidak mau memberitahuku? Karena dia adalah guru kita.”ujar Shin Hye. Geun Suk hanya bisa mengangguk mendengarnya.

Tiba-tiba beberapa wartawan menghampiri Hyun Joong dan Hye Sun.

”Kapan kalian kembali ke Korea?”tanya salah satu wartawan itu.

”Bagaimana kesan bulan madu pertama kalian?”tanya salah satu wartawan yang lain. Hyun Joong dan Hye Sun pun tersenyum menghadapinya. Berusaha tenang.

So Eun yang kebetulan melihatnya pun muram. Dia melihat Hyun Joong merangkul Hye Sun begitu mesra didepan para wartawan. Kim Bum yang ikut melihatnya pun melirik So Eun. Dia pun tersenyum dan menggenggam tangan So Eun. So Eun pun menolehnya.

”Tidak usah kau pikirkan. Yang penting kita buat saja mereka menyesal karena telah menyia-nyiakan kita.”kata Kim Bum menenangkan So Eun. So Eun hanya tersenyum.

”Baiklah. Saatnya bertukar cincin.”perintah MC. So Eun dan Kim Bum pun berdiri saling berhadapan. Ibu Hye Yeong membuka kotak cincin pertunangannya.

So Eun pun mengambil satu cincin untuk Kim Bum. Perlahan dia memasukkan cincin ke jemari tangan Kim Bum sambil dipotret beberapa fotographer. Giliran Kim Bum memasukkan cincin ke jemari tangan So Eun yang mungil itu. Para tamu saling bertepuk tangan mengucapkan selamat kepada Kim Bum dan So Eun yang telah bertunangan secara sah. Kim Bum dan So Eun tersenyum saling menunjukkan cincin mereka masing-masing.

”Bisakah kalian berpose lebih mesra lagi?”celetuk salah satu photographer kepada mereka. So Eun pun sedikit panik. Dia pun memandang Kim Bum yang rupanya mulai tersenyum. Kim Bum merangkul pinggul So Eun dan menarik tubuhnya lebih dekat ke tubuh Kim Bum.

”Kim Bum.”ucap So Eun yang begitu kaget. Kim Bum pun memegang pipi kanan So Eun dan menciumnya. Para tamu mulai berteriak riuh menggoda mereka. So Eun pun hanya bisa terdiam bisu melihat Kim Bum mencium pipinya. Hyun Joong dan Hye Sun mulai memperlihatkan reaksi yang penuh tidak suka dengan aksi itu.

”Ternyata mereka memang serasi ya.”puji Shin Hye setelah melihat aksi cium pipi itu. Geun Suk hanya tersenyum mendengarnya.

*****

Para guru mulai berkumpul di meja Chae Rim. Rupanya mereka sedang membaca majalah yang memuat tentang pertunangan Kim Bum itu.

”Astaga! Ibu So Eun sungguh beruntung sekali bisa mendapatkan anak kaya seperti dia.”teriak salah satu guru itu.

”Iya. Aku juga tidak menyangka. Tetapi aku memang sudah curiga dari dulu kalau mereka ada hubungan khusus.”jawab Chae Rim begitu tenangnya.

”Tetapi bukankah hubungan khusus antara guru dan murid dilarang disekolah ini?”

”Iya. Kecuali mereka. Mereka sudah mendapat persetujuan dari Kepala sekolah dan pemilik sekolah ini juga. Kalian pasti tahu kan kalau L&K Group adalah salah satu penyokong dana sekolah kita.”jelas Chae Rim. Para guru itu pun mengangguk mengerti.

”Hei… Tumben pagi-pagi sudah pada kumpul. Ada gosip apa nih?”tanya Chae Won tiba-tiba muncul dibelakang mereka. Chae Won pun mulai menerobos mereka dan menghampiri Chae Rim.

”Ada apa, Chae Rim? Eh, ini majalah apa?” Chae Won pun membaca majalah itu.

”APA!? Tidak mungkin!!??”teriak Chae Won yang mulai memekakkan telinga guru lain.

”Hei, Chae Won. Bisakah kau tidak berteriak seperti itu?”kesal Chae Rim.

”Tidak mungkin…. Tidak mungkin So Eun adalah tunangan Kim Bum.”

”Hei. Bagaimana tidak mungkin? Jelas-jelas terlihat foto mereka yang sedang bertukar cincin. Memang sulit dipercaya.”timpal Chae Rim. Tiba-tiba Chae Won merasa ingin pingsan. Untung tubuhnya ditahan Kim Joon sehingga Chae Won pun tidak jadi pingsan.

”Ada apa ini? Kenapa Ibu Chae Won berteriak? Sungguh terdengar sampai didepan pintu.”tanya Kim Joon.

”Kau baca aja sendiri.”ucap Chae Rim sambil menyerahkan majalahnya.

”Hah? So Eun yang bertunangan dengan Kim Bum?”Kim Joon ikut terkejut.

”Iya.”

”Hhhh…. Kenapa dia tidak menceritakannya kepadaku?”batin Kim Joon sedikit kesal.

”Lalu dimana So Eun?”tanya Kim Joon sambil mencari So Eun.

“Dia tidak masuk.”jawab Chae Rim.

”Kenapa?”

”Aku tidak tahu. Yang pasti So Eun dan Kim Bum tidak masuk sekolah.”jelas Chae Rim sambil beranjak dari kursinya hendak kembali mengajar.

*****

So Eun cemberut dikamarnya. Dia benar-benar malas untuk keluar kamar terutama bertemu dengan Kim Bum. Suara ketokan pintu pun terdengar.

”Siapa?”

”Ini aku, Kim Bum. Bukalah.”

”Cih…. aku tidak mau keluar!”

”Kalau kau tidak mau keluar, ya biarkan aku masuk.”

”Apalagi kau! Kau tidak boleh masuk ke kamarku!”

”Hei! Kau ini kenapa?”

So Eun tidak menjawab pertanyaannya. Tidak lama terdengar suara pintu yang terbuka. So Eun pun menengok.

”Hei! Bagaimana kau bisa membuka pintu itu?”heran So Eun. Kim Bum tersenyum sambil menunjukkan kunci cadangannya. Kim Bum pun mendekati So Eun yang terlihat muram.

”Kau ini kenapa lagi? Wajahmu terlihat muram.”

”Aku rasa… aku belum siap untuk menikah denganmu.”jawabnya membuat Kim Bum terkejut.

”Kenapa? Bukankah kau sudah janji kepadaku untuk mau menikah denganku?”

”Iya. Tetapi aku ingin kita menikah atas dasar cinta bukan untuk balas dendam. Melihat hubungan kita yang palsu ini. Aku dan kau tidak saling mencintai. Aku tidak mau pernikahanku ini akan berakhir buruk.”ucap So Eun sambil ngeloyor pergi. Sementara Kim Bum terdiam bisu. Terlihat dia merasa sedikit sakit mendengar ucapan So Eun barusan.

*****

”APA! Kau ingin menyatakan cinta kepada Pak Kim Joon?”tanya Geun Suk terkejut. Shin Hye hanya mengangguk santai sambil memilih barang di supermarket.

”Apa kau tidak salah? Dia kan gurumu.”

”Justru itu, karena dia guruku. Aku menyukainya. Aku rasa tidak ada salahnya meniru tindakan Kim Bum kepada Ibu So Eun.”jawab Shin Hye.

”Tetapi dia kan pewaris L&K Group makanya dia mendapatkan izin dari pihak sekolah untuk berhubungan khusus dengan Ibu So Eun. Sedangkan kau…. aku yakin pihak sekolah kita pasti melarangmu berhubungan khusus dengan guru.”

”Kau ini kenapa sih? Apa kau tidak bisa mendukungku sebagai sahabatku?”ucap Shin Hye marah karena tersinggung mendengar kata-katanya. Dia pun mendorong tubuh Geun Suk dengan kesalnya dan berbalik pergi menjauhi Geun Suk.

”Aku bukannya tidak mau mendukungmu. Tetapi aku mencintaimu, Shin Hye. Aku tidak mau kau tiba-tiba sakit hati kalau kau mendengar siapa Pak Kim Joon sebenarnya.”gumam Geun Suk yang masih berdiri menatap punggung Shin Hye yang makin menjauh.

*****

Suasana duka pun menyelimuti keluarga Hye Sun dan Hyun Joong karena tadi malam Kakeknya Hye Sun telah meninggal dunia karena kanker hati. Hye Sun pun bersedih di depan altar pemakaman kakeknya.

Hyun Joong pun akhirnya datang ke pemakaman itu dan memberi hormat kepada almarhum Kakeknya Hye Sun. Setelah selesai, dia pun duduk disamping Hye Sun. Hye Sun pun melirik Hyun Joong. Hyun Joong dan Hye Sun saling pandang seakan sesuatu yang ditunggunya telah tiba. Tidak lama, mereka pun tersenyum penuh arti.

*****

Pada siang hari menjelang istirahat. Para murid dan guru pun keluar menuju ke Kantin. Terlihat Kim Bum sedang mencari seseorang, dia pun menghampiri Shin Hye yang sedang sibuk membungkus sesuatu.

”Shin Hye. Apa kau melihat So Eun?”tanyanya. Shin Hye mengernyitkan keningnya.

”Hah? So Eun. Maksudmu Ibu So Eun? Entahlah aku tidak tahu.”jawabnya. Kim Bum pun langsung keluar mencarinya. Sementara Geun Suk mendekati Shin Hye.

”Shin Hye. Kau yakin mau melakukan ini?”tanyanya cemas. Shin Hye memandangnya heran.

”Tentu saja. Aku yakin dia adalah jodohku. Kenapa kau bisa bertanya seperti itu?”

Sejenak Geun Suk terdiam memikirkan sesuatu. Shin Hye menunggu jawabannya.

”Aku takut nanti kau akan patah hati.”

”Patah hati? Maksudmu apa?”

Geun Suk terdiam lagi. Berusaha mencari kata-kata yang tepat.

”Sebenarnya dia……”

Shin Hye melihat Kim Joon yang melewati kelasnya hingga dia memotong pembicaraan Geun Suk.

”Geun Suk, nanti saja kita bicarakan. Aku harus mengejar Pak Kim Joon.”ucapnya sambil berlari keluar dari kelas. Sementara Geun Suk hanya bisa menatap sedih.

*****

So Eun sedang memandang kota-kota di atas gedung sekolah. Sesekali dia menghirup angin yang menyibak rambutnya. Dia sedang memikirkan sesuatu. Sesuatu yang sangat mengganjalnya. Tidak lama, air matanya pun berlinang. Hingga seseorang menyentuh pipinya untuk menghapus air matanya sehingga So Eun sedikit terkejut melihatnya.

”Kim Bum.”panggilnya.

”Kau ini sedang memikirkan apa sehingga kau jadi bersedih seperti itu?”tanya Kim Bum. So Eun pun terdiam.

”Apa gara-gara masalah kemarin? Kau merasa terbebani untuk menikah denganku?”

So Eun menggeleng membantah perkataannya.

”Tidak. Bukan itu. Aku hanya memikirkan Kak Hyun Joong. Kau tahu, ketika malam pertunangan kita. Mereka datang. Entah sampai kapan aku harus merasa sakit hati melihat kemesraan mereka. Bagaimana caranya aku melupakan dia?”ujar So Eun.

Kim Bum pun memandang So Eun dengan dalam. Dia pun memegang pipinya yang dingin.

”Kalau kau menerima ini berarti kau sudah bisa melupakannya.”ucap Kim Bum. So Eun pun tidak mengerti yang dimaksud Kim Bum. Kim Bum tersenyum dan langsung mencium bibirnya yang memerah itu. So Eun sedikit terkejut. Tetapi entah kenapa, dia menikmati ciuman lembut dari Kim Bum. Kim Bum memberi ciuman yang dalam dan lembut di atas gedung sekolah.

*****

”Maafkan aku, Shin Hye. Aku tidak bisa menerimanya.”tolak Kim Joon setelah mendengar pernyataan cinta Shin Hye. Shin Hye pun terdiam.

”Kenapa?”tanyanya.

”Karena aku sudah memiliki kekasih.”

”Tetapi… bukankah Bapak sedang sendiri?”

”Iya. Tetapi beberapa hari yang lalu, aku sudah menyatakan cinta kepada wanita yang aku cintai. Sekali lagi, aku minta maaf.”ucap Kim Joon menyesal sambil melewatinya. Membiarkan Shin Hye menangis terdiam sambil meremas bungkusan yang dibawanya yang direncanakan untuk menyerahkan kepada Kim Joon.

”Aku kan sudah bilang kalau aku tidak mau kau jadi patah hati.”celetuk Geun Suk muncul dibelakangnya. Shin Hye pun berbalik badan menahan tangisannya.

”Jadi kau sudah tahu semua ini?”tanyanya. Geun Suk menunduk.

”Tadi aku sudah berusaha memberitahumu, tetapi kau…..”

”Plak!” tamparan keras pun mengenai pipi Geun Suk. Shin Hye sudah tidak bisa mengontrol emosi.

”Kenapa tidak dari dulu kau memberitahukanku? Lihatlah! Gara-gara kau, aku jadi malu.”bentak Shin Hye menyalahkan Geun Suk. Geun Suk hanya terdiam sambil memegang pipinya yang memerah. Shin Hye pun berlari sambil menangis.

*****

Setelah beberapa menit, So Eun masih menikmati ciuman Kim Bum hingga lonceng pun berbunyi. Mereka pun sontak berhenti. Kim Bum dan So Eun saling pandang. Kim Bum pun tersenyum.

”Lihatlah. Itu artinya kau sudah bisa melupakannya. Istirahat sudah habis. Sebaiknya kita segera masuk ke kelas.”ucap Kim Bum sambil pergi membelakanginya dan tersenyum senang meninggalkan So Eun yang masih terbengong. Setelah Kim Bum tidak ada, So Eun pun langsung menyadarkan diri.

”Apa maksudnya? Tetapi…. Tadi…. Apa yang sedang terjadi? Kenapa aku tidak bisa menolaknya malah aku menikmatinya?”tanya So Eun kepada diri sendiri.

”Aaarrgghh…!!! Sepertinya aku sudah gila!”teriaknya kesal sambil mengacak-acak rambutnya sendiri.

*****

Suasana sore hari makin suram. Hujan pun mulai merintik di SMA Shinhwa. Terlihat sekali seorang gadis masih duduk dibawah pohon. Tidak peduli dengan dirinya yang mulai basah kuyup. Jang Geun Suk sungguh kasihan melihat kondisinya. Dia pun membuka payungnya dan berlari menujunya.

”Shin Hye.”panggil Geun Suk setelah dia memayungi Shin Hye. Lalu dia pun duduk di samping Shin Hye yang masih menangis atas kejadian tadi.

”Shin Hye. Kau baik-baik saja?”tanyanya. Shin Hye tidak menjawabnya. Dia masih menangis. Tentu saja Geun Suk mengerti kondisinya.

”Shin Hye. Kau pegang payungku. Nanti aku akan kembali.”ucapnya sambil menyerahkan payungnya kepada Shin Hye dan bersiap-siap berdiri. Namun Shin Hye menahannya.

”Kau jangan pergi dulu. Temani aku disini saja. Aku membutuhkanmu.”ucap Shin Hye sambil menyenderkan kepalanya di pundak Geun Suk. Geun Suk hanya terdiam. Tidak bisa berbuat apa-apa.

”Geun Suk. Maafkan aku. Tadi aku telah menamparmu.”ucap Shin Hye menyesal. Geun Suk pun tersenyum.

”Tidak apa-apa. Aku baik-baik saja kok.”jawab Geun Suk sambil menyentuh tangan Shin Hye yang memegang gagang payung. Terasa sekali, tangannya begitu dingin. Geun Suk pun membiarkan dirinya dan Shin Hye menikmati hujan yang makin deras itu.

*****

Pada malam hari, di rumah Hye Sun dan Hyun Joong. Hye Sun langsung mematikan televisinya yang memuat berita pertunangan So Eun dan Kim Bum dengan remotenya. Terlihat jelas sekali guratan wajahnya yang kesal itu. Hyun Joong pun baru pulang dari kerjanya.

”Kau sudah pulang?”tanya Hye Sun.

”Iya.”jawab Hyun Joong sambil melonggarkan dasinya dan dia pun duduk di sofa karena kelelahan. Hye Sun menuju ke kamarnya dan keluar membawa sebuah dokumen. Lalu diletakkan di atas meja didepan Hyun Joong.

”Apa ini?”tanya Hyun Joong sambil mengamati sampul dokumen yang dibawa Hye Sun.

”Itu adalah surat perceraian. Aku sudah menandatanganinya. Tinggal kau yang belum.”jawab Hye Sun. Hyun Joong tercengang mendengarnya.

”Kau yakin? Tetapi bagaimana dengan keluarga kita?”

”Kau lupa ya? Pernikahan kita kan atas desakan kakekku. Kakekku sudah meninggal. Dia tidak bisa mengatur kita lagi. Urusan keluarga kita itu urusan kita masing-masing. Kau mengatur saja bagaimana keluargamu bisa menerima perceraian kita.”jelas Hye Sun.

Hyun Joong tersenyum mendengarnya.

”Kau benar. Jika bukan karena kakekmu. Kita tidak mungkin akan menikah.”

”Iya. Kau bisa kembali kepada So Eun.”

Hyun Joong terdiam. Dia kembali muram.

“Tetapi dia sudah bertunangan dengan Kim Bum, orang yang kau cintai.”

“Itu kan baru tunangan. Lagi pula aku yakin mereka tidak saling mencintai. Mereka sama seperti kita. Dituntut keluarganya untuk segera menikah. Selagi mereka tunangan, kita masih ada kesempatan untuk merebutnya.”ucap Hye Sun. Hyun Joong pun mengangguk mengerti yang dimaksud Hye Sun.

”Aku setuju dengan idemu.”ujar Hyun Joong sambil menandatangani surat perceraian itu.

*****

Siang hari menjelang sore. Ji Yeon langsung tersentak kaget mendengar cerita So Eun mengenai kejadian kemarin di sekolah.

”Dia menciummu!”seru Ji Yeon dengan mata melototnya yang tidak percaya. So Eun mengangguk.

”Dan kau tidak menolaknya?”lanjutnya. So Eun menggeleng.

”Wah… tidak aku sangka. Dia berani juga. Seharusnya aku melihatnya mencium seorang gurunya. Terus aku memotretnya dan kujadikan pajangan di albumku….”

”Hei, Ji Yeon!? Apa yang sedang kau pikirkan? Kau makin lama makin ngaco saja perkataanmu.”kesal So Eun yang memotongkan perkataan Ji Yeon.

”Yah, sudahlah. Kenapa kau masih saja bersikap begitu? Dia kan sudah jadi tunanganmu. Jadi wajar saja kalau dia menciummu.”

”Tetapi aku…..” So Eun kembali terdiam memikirkan sesuatu. Ji Yeon mengamatinya pun mulai mengetahui pikiran So Eun.

”Kau lupakan saja Hyun Joong. Bukankah dia sudah menikah? Untuk apa kau memikirkannya lagi.”kata Ji Yeon sambil minum jusnya. So Eun masih terdiam. Tidak menjawabnya. Tiba-tiba Kim Joon datang disamping mereka.

”Maaf aku terlambat ya.”ucap Kim Joon. So Eun pun terkejut melihat kedatangannya.

”Tidak apa-apa. Ayo duduk disampingku.”pinta Ji Yeon. Kim Joon menurut saja. So Eun pun makin bingung melihat mereka.

“Hei, Ji Yeon! Bukannya kita sedang menunggu kekasih barumu. Kenapa dia yang datang?”tanya So Eun.

”Kau belum menceritakannya ya?”tanya Kim Joon kepada Ji Yeon. Ji Yeon pun tersenyum malu.

”Maaf, So Eun. Sebenarnya Kim Joon ini kekasih baruku.”

”Hah!?”

*****

Kim Bum mencari So Eun di kamarnya. Namun kosong. Dia pun bertanya kepada pelayan yang lain. Namun mereka tidak mengetahui kepergian So Eun. Kim Bum pun menelepon ponsel So Eun. Tetap tidak ada jawabannya.

“Dia ini pergi kemana sih?”keluhnya sambil keluar. Masuk ke dalam mobilnya. Pergi ke suatu tempat.

*****

So Eun pun mengaduk jusnya dengan sedotan secara kasar. Kim Joon dan Ji Yeon malah asyik bermesraan didepan mereka.

”Kenapa kau cemberut begitu?”tanya Kim Joon.

”Hei! Kau ini benar-benar keterlaluan. Kenapa kau tidak pernah bilang kepadaku kalau kalian ini ternyata teman SD. Dan sekarang kalian sudah jadi kekasih. Menyebalkan sekali!”kesal So Eun. Lagi-lagi Ji Yeon dan Kim Joon tertawa.

”Yah. Ini juga salahmu.”

”Hah? Salahku?”tanya So Eun heran mendengar perkataan Kim Joon.

”Kenapa kau tidak pernah cerita kepadaku kalau kau bertunangan dengan muridmu sendiri, Kim Bum?”ujar Kim Joon seakan membalasnya.

”Hei! Apa hubungannya itu? Lagipula waktu itu, aku memang belum sempat cerita kepadamu.”bantah So Eun.

”Belum apanya? Waktu itu aku pernah menanyakanmu soal tunangan rahasianya. Kau malah kabur dariku.”jawab Kim Joon. So Eun pun mulai kesal dengan tingkah Kim Joon dan Ji Yeon.

”Terserahlah. Kalian bermesraan sendiri saja. Aku mau pergi!”kesalnya sambil keluar dari kafe. Kim Joon dan Ji Yeon hanya saling pandang dan saling mengangkat bahu.

*****

Kim Bum pun berhenti di sebuah mall. Dia pun segera memarkirkan mobilnya. Lalu masuk ke dalam mall. Dia ingin membeli barang sesuatu untuk Ayahnya yang mulai sadar dari komanya setelah pertunangannya dengan So Eun. Kim Bum menaiki eskalator. Lalu dia menyusuri mall yang ramai dengan pengunjung. Karena sedang bingung. Kim Bum memutuskan berhenti dan menyenderkan tubuhnya di tembok sambil mengutak-atik ponselnya. Berusaha menghubungi So Eun.

”Kim Bum!”

Kim Bum mendongakkan kepalanya. Menuju ke arah sumber suara yang memanggilnya. Kim Bum terdiam melihat sosok wanita yang telah mengkhianati hatinya. Goo Hye Sun langsung berlari memeluknya.

”Kim Bum! Aku sungguh merindukanmu. Aku benar-benar mencintaimu.”

Kim Bum langsung mendorong Hye Sun.

”Bukankah kau sudah menikah?”tanya Kim Bum. Hye Sun memeluknya kembali.

”Kim Bum. Aku sudah bercerai dengannya.”jawab Hye Sun.

*****

So Eun pun keluar dari lift. Dia melanjutkan perjalanannya menyusuri mall. Dia ingin membeli charger ponselnya karena chargernya rusak.

”So Eun.”

So Eun pun berbalik badan melihat orang yang memanggilnya. Dia pun langsung terdiam paku.

“Kak Hyun Joong.”gumam So Eun yang tidak percaya dilihatnya. Hyun Joong langsung memeluknya.
”So Eun! Aku benar-benar merindukanmu. Aku tidak sanggup melihatmu bertunangan dengan orang lain. Aku masih mencintaimu, So Eun. Kau tahu, aku sudah bercerai dengan istriku.”

So Eun tercengang mendengar kata-katanya. Dia tidak bisa berkata-kata lagi. Tidak tahu apa yang mesti dijawabnya. Karena selagi Hyun Joong berbicara. Dia melihat sesuatu yang tidak bisa dia ungkapkan perasaannya. Walaupun jaraknya agak jauh. Namun dia masih bisa melihat wajahnya dengan jelas. Dia melihat Kim Bum memeluk Hye Sun. Tidak hanya So Eun, Kim Bum pun bisa melihat So Eun dipeluk Hyun Joong didepannya. Terlihat sekali pancaran wajah mereka yang terkejut.

NB: Jangan Lupa Di Komen Ya ^^ !!!

35 responses to “You Are My Love [Part 6]: Kebimbangan dalam memilih cinta

  1. caca salsa billa September 7, 2011 pukul 11:37 am

    wwahhhh,, mulai rasa rasa gak enak ni.. next part di tunggu..

  2. leetaegee19 September 7, 2011 pukul 12:31 pm

    wah…pasti bkl perang nih… hahahaha
    d’tnggu next part…#penasaran

  3. kaoru selly SangEun September 7, 2011 pukul 12:48 pm

    anyeong eon ..
    I am back ..🙂

    daebak eon ffnya .
    palagi pas bagian si jiyeon mw nembak joon ..
    duh malu banged tuh cwe nmbak duluan ..

    next part di tunggu eon ..🙂

  4. AnnisaHourai September 7, 2011 pukul 1:12 pm

    Wah kacau klo hyun joong n hye sun cerai….*geleng2..andweeee*
    makin penasaran dgn kelanjutanx…😀

  5. rizkyapratiwi September 7, 2011 pukul 3:02 pm

    waaaaahhh …. wow wow wow
    makin berliku2 ceritanya
    asyiiikkk … lanjuuut thor

  6. Yolanda Versilia September 7, 2011 pukul 4:01 pm

    gawatt ne.. hei Kim Joon Hye sun kalian tidak punya hati ya * reader stres *
    masak iya pernikahan di permainkan begitu saja ckckckck…

    so eun kim bum maju terus kelo mundur ku tusuk entar … hahah
    maklum lagi stress

  7. kikey September 7, 2011 pukul 11:57 pm

    Huaaaa seru kak. Ternyata cuma bohongan ya nikahnya. Yah, so eun sm kim bum bakal balik ke mereka ga ya, jangan dong huhu. Ayo kak, lanjutannya ditunggu🙂

  8. Bummiearab September 8, 2011 pukul 1:48 am

    Lanjutttttttttttt😀

  9. meilani September 8, 2011 pukul 5:19 am

    di tunggu segera kelanjutannya…………

  10. Indah_ELF September 8, 2011 pukul 5:43 am

    Seruu
    sumpah ff yg ada d’sni rame semua Daebak buat kak retno…
    Trnyata hyun jung sma hye sun cman pura”, haduh nNti gmNa yaa kLanjutan cinta bumsso .d’tungu kLanjuTan’a

  11. Chandra Syifa W September 8, 2011 pukul 12:42 pm

    Hiahhhhhhh !!!! Cinta ketuker lagi ini !! ><
    Ya elah, bumppa bereaksi dikit kek, liat so eun di peluk –"
    So eun~ Udah kamu sama mbum trus hyun joong buat ku😄
    Lanjut kak retno !!!😄

  12. Poespa sang soeun September 9, 2011 pukul 4:33 am

    Seru….seru banget….
    Lanjuttt eon….
    #penasaran tingkat akut

  13. Helda September 9, 2011 pukul 4:22 pm

    Gk ush byk cincong lanjut

  14. bisma luphz bumsso September 10, 2011 pukul 2:38 pm

    kereeeen,……
    lanjutkan !!!

  15. rosiyani September 14, 2011 pukul 2:47 pm

    huaaaa rapel deh ini komennya dr yg part 1 . hhe..
    lucu , gemes, sedih , kesel campur adukdehhh baca F yg ini… hihi..
    lucu itu kocak so eun yg umur 25 selalu dibilang anak sma hahaha segitu imutnyakah so eun.. haha… bum jg seneng bgt ihhh ngeledekin so eun. hahaha…
    wuaaaaaa ini hye sun ma hyun joong parah dehhh jahat apa ini. hmmmm. mereka sih emang bukan atas dasar cinta nikah tptp jangan merusak hubungan so eun ma bum donggg . aduuuh mereka kayanya mulai tumbuh tuh benih2 cinta antara mereka hihi…
    so eun dan bum tetapkanlah hatimu. jangan mau dibohongin lg. hye sun buktinya cuma nganggep anak kecil ke bum .
    semua udah bilang cocok kan bum ma so eun dr sahabat, ibunya bun, anak2 murid. haha…
    shin hye hmm kau harus lihat ternyata cintamu itu org yg di sering bareng2 ma kamu #tsaaaaah sok nasehatin hhe…

    ya mantaplahhh lanjut ya ma part berikutnya ampe tamat🙂

  16. Maria Sativa September 18, 2011 pukul 1:45 pm

    next part na di cepetin yha…….

  17. jaebum-elf Oktober 14, 2011 pukul 3:23 pm

    wow…. penasaran neh ma lanjutannya… daebakkkkkkkkkkkk

  18. Fhelisia Trixie Oktober 16, 2011 pukul 8:37 am

    Wahhh Di tunggu tunggu nih eps nya

  19. Fhelisia Trixie Oktober 16, 2011 pukul 8:38 am

    cepetin donk eps selanjunya

  20. amkyuminry November 6, 2011 pukul 10:50 pm

    wah, jangan bilang bumsso mau pisah? jangan~! .____.
    aku penasaran bngt kak, next part ditunggu ya🙂

  21. VayTeuKey November 10, 2011 pukul 4:55 am

    pkok x bum mesti sma so eun

  22. edogawa kim suju Oktober 19, 2012 pukul 12:34 am

    Hey , lepaskan mereka !!
    Hem… Menurutku, udah da rasa cinta tu..

  23. tanti no kawai Desember 11, 2012 pukul 9:21 am

    Waduhhhhhhhh…… Jangan balikan donkkk….(´⌣`ʃƪ)

  24. Hwang Na Ri April 1, 2013 pukul 2:24 pm

    waaa semakin rumit konfliknya

  25. Zaily September 7, 2013 pukul 12:14 pm

    Yah dilema dech, bnar2 ksh cnta yg rumit . . .
    Smga aja KB n KSE ttp brsma:-)
    Lnjut next part

  26. Ilma Bumssoeulmates Elf Desember 27, 2013 pukul 12:03 am

    wahh ini tambah seruu
    kim bum ma sso milih mana yaaah???

  27. tyas27 April 10, 2014 pukul 7:23 am

    udah nyakitin,tiba2 seenaknya dateng-,- babo

  28. Rani Annisarura Juli 16, 2014 pukul 4:04 pm

    kenapa nih hyun joong sama hye sun tiba-tiba cerai….
    Kan mereka bisa mengganggu hubungannya kim bum & so eun…..

    Tapi kim bum & so eun udah mulai romantis nih,,, karena saling pengertian dan mereka berdua udah kiss🙂

    Gimana ya kalau mereka berdua menghadapi pasangan mereka yang dulu???

  29. ainami September 9, 2014 pukul 3:48 am

    waduh….. kalo hyun joong yg memeluk sso masih paham sih aku..

    kalo hye sun meluk bum dan bilang cinta, ga paham….
    waktu pernikahan aja hye sun ga inget bum trus bilang janji itu cuma main2… apa itu cuma pura2….? sbnrnya hye sun juga suka ma bum gitu ya…?
    yah secara bum udh tumbuh jd pria tampan kekeke~~~

    scene fav ku dipart ini adalah saat bumsso kissu wakakaka

  30. sabanaRyuga Oktober 6, 2014 pukul 6:00 am

    ceritanya saling peluk nih…

  31. aidayohei Oktober 11, 2014 pukul 3:44 am

    Mulai cemburu ni….

  32. Mrs.Lee sayang Mr.Lee Februari 18, 2015 pukul 10:04 am

    yah knp jd begini,trs maksutnya apa hyun joong sama hye sun kerja sama buat misahin bumsso? huwahh jangan dong..
    aku gak mau bumsso pisah..

  33. Marthatina vita vienna Maret 13, 2015 pukul 5:11 am

    Bumsso tak terpisahkan,hanya maut yg bisa.bumsso forever

  34. wellyantimasolabibba Mei 29, 2015 pukul 8:18 am

    Lnjuttttt

  35. Humairah Khairani Desember 10, 2015 pukul 10:19 pm

    apa yang akan terjadi?
    sunggu ini membuatku semkin penasaran.
    apa mereka akan kembali dengan cinta pertamnya?
    atau bumsso yang akan bersatu,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: