RetnoMyaniezasia Blog

Just another WordPress.com site

That Somebody Was You [Part 3]


WARNING:

FF ini murni q buat dengan khayalan ala korea, bukan dari drama korea. FF ini ada sedikit unsur kekerasan. Lebih cocok dibaca untuk diatas 16 tahun, jika ada yang nekat, q tidak akan bertanggung jawab. Syukur-syukur q tidak jadi memprotect FF ini. Bagi yang tidak suka dengan pairing So Eun dan Hyuk Jae, q sarankan jangan memaksa diri untuk membacanya. Tetapi jika nekat membacanya, anggap aja q pinjam nama cast tersebut. -___-“. Satu lagi, jika banyak yang komen tentang FF ini. Insya allah akan q lanjutkan part-partnya. Minimal 10 komen, akan q posting lanjutan partnya. Happy Reading!?

That Somebody Was You [Part 3]:

Ini terlihat seperti permainan cinta.

Sebuah permainan yang penuh dengan kebohongan.

Permainan yang terkadang sedikit membahayakan perasaannya.

Akankah dia bahagia dengan permainan cinta ini?

 

*****

So Eun terus menatap Hyuk Jae. Dia benar-benar tidak mengerti. Kenapa Hyuk Jae mengatakan bahwa dirinya adalah kekasihnya?

“Sungguh? Astaga… sudah kuduga. Sepertinya ini memang jodoh kalian.”seru Nyonya Lee yang begitu antusias mendengar pengakuan putranya.

“Sudah.. sudah.. kalian duduk aja. Kita makan dulu.” Pinta Tuan Lee sambil duduk diikuti mereka. So Eun pun menunduk. Terkadang melirik Hyuk Jae yang ada didepannya. Hyuk Jae di antara kedua orangtuanya. Sadar dipandangi So Eun, Hyuk Jae membalas tatapannya. Dia tersenyum. Tersenyum penuh arti.

*****

Beberapa jam kemudian, setelah acara sesi makan malam pun berakhir. Orangtua Hyuk Jae dan Ayahnya So Eun pun sengaja meninggalkan mereka berdua. So Eun masih menunduk saat dipandangi Hyuk Jae.

“Hei… angkat wajahmu. Aku tidak suka.”ujar Hyuk Jae sedikit membentak membuat So Eun mengangkat kepalanya. Menatap Hyuk Jae dengan mimik seriusnya.

“Aku sengaja mengakuimu sebagai kekasihku karena aku tidak menduga kalau tunanganku itu adalah kau. Bukan berarti aku menyukaimu.”

So Eun masih terdiam. Menyimak perkataan Hyuk Jae. Hyuk Jae kembali meminum anggurnya.

“Mungkin permainan ini akan menjadi seru. Aku sungguh senang dengan perjodohan ini.”

“Permainan?”

“Iya. Permainan ini cukup menyenangkan. Ah… aku harap kau tidak membantah semua perintahku nanti. Jika tidak, mungkin aku bisa menceritakan kelakuanmu yang hampir saja membunuhku kepada orangtuaku. Lalu mereka akan membatalkan niat membiayai pengobatan ibumu.”

So Eun terperanjat mendengar ancamannya. Dia terlihat sungguh-sungguh dengan ucapannya.

“Jangan! Aku janji. Aku akan mematuhi semua perintahmu.” So Eun begitu panic. Hyuk Jae memandang serius. So Eun begitu lemah, mudah dimanfaatkan. Pantas saja, Ha Ra begitu berani menyuruhnya untuk mencelakai Hyuk Jae

“Bagus. Aku senang kau berkata begitu.”

“Lalu… apa yang akan kau lakukan terhadapku setelah pertunangan ini?”tanya So Eun. Hyuk Jae memandang wajah So Eun yang datar namun terlihat pancaran yang sedikit ketakutan. Hyuk Jae menyunggingkan bibirnya.

“Itu rahasia.”jawabnya dengan singkat.

*****

“APA?! TUNANGANMU ITU SO EUN?” seru Heechul dan Siwon setelah mendengar cerita Hyuk Jae. Hyuk Jae mengangguk santai sambil memainkan game diponselnya.

“Hei, kau serius? Bagaimana bisa kau dijodohkan dengan So Eun?”tanya Heechul yang masih tidak percaya. Angin sepoi ditaman belakang pun menyejukkan suasana mereka. Hyuk Jae menyudahi permainan gamenya. Lalu dia menceritakan semua tentang alasan So Eun jadi tunangannya kepada kedua sahabatnya. Heechul dan Siwon pun mengangguk mengerti dengan yang diceritakan Hyuk Jae secara lengkap.

“Jadi apa yang akan kau lakukan selanjutnya? Kau akan mengerjainya lagi?”tanya Si Won.

“Kenapa kau berpikir begitu?”heran Hyuk Jae.

“Hei, kau pikir kami ini tidak tahu dengan kelakuanmu. Aku yakin kau pasti akan memanfaatkan perjodohan ini untuk membuat So Eun menderita. Benarkan dugaanku?”tebak Hee Chul. Hyuk Jae tidak menjawab. Dia hanya memandang malas. Dia beranjak dari kursi kayu dan berjalan menuju ke kelasnya setelah mendengar lonceng berbunyi menandakan istirahat telah usai. Namun saat berjalan memunggungi kedua sahabatnya, dia tersenyum penuh arti.

*****

So Eun terbengong melihat tempat yang dia masuki. Suara-suara berisik menggema dikedua telinganya, cahaya yang remang-remang, dan puluhan orang yang sedang asyik dengan dunianya sendiri. Berulang kali So Eun menutup kedua telinga agar tidak terjadi ketulian.

“Hei.. Kenapa kau menutup telingamu?”teriak Hyuk Jae yang ada disampingnya sambil menyingkirkan tangan So Eun dari telinganya.

“Sangat berisik, Hyuk Jae!”jawab So Eun dengan teriak karena volume musik yang sangat keras. Hyuk Jae hanya tertawa melihat tingkah So Eun yang polos ini.

“Apa ini pertama kalinya kau ke klub ini?”

So Eun mengangguk. Hyuk Jae tertawa lagi. Sungguh polos. Apa karena So Eun terlalu banyak belajar di rumah? So Eun tidak menghiraukan tawa Hyuk Jae. Dia mengalihkan pandangannya. Terus menonton orang-orang yang sedang menghibur sendiri. Dia tercekat melihat sepasang yang sedang berbuat mesum. So Eun sempat menutup kedua matanya. Hyuk Jae melirik So Eun, dia pun mengamati apa yang tadi dilihat So Eun. Sepasang muda yang sibuk berciuman bibir bahkan leher. Sekilas, Hyuk Jae menyunggingkan bibirnya.

“Ah.. Hyuk Jae. Aku mau ke toilet dulu.”ujar So Eun beranjak dari sofa tanpa menunggu jawaban Hyuk Jae. Hyuk Jae hanya memandang penuh arti.

*****

So Eun terus mencuci mukanya. Tidak peduli akan make-up nya yang sudah luntur. Hatinya benar-benar merasa cemas. Dia bukan cemas memikirkan club tadi. Tetapi dia cemas memikirkan Ibunya yang sendirian di rumah sakit. Ayahnya? Entahlah, sejak pertemuan keluarga itu. Ayahnya kembali kabur. So Eun benar-benar bingung dengan sikap Ayahnya. Kali ini ada masalah apa lagi?

So Eun menyudahi cucian mukanya. Dia mengeringkan wajahnya dengan handuk kecil yang dibawanya. Setelah memastikan wajahnya terlihat segar. So Eun pun keluar dari toilet.

“Kenapa kau lama sekali?”

So Eun terperanjat mendengar suara yang ada disampingnya.

“Hyuk… Hyuk Jae.”

Hyuk Jae menarik tangan So Eun tanpa berkata lagi. So Eun hanya terdiam mengikutinya. Mereka naik tangga menuju lantai atas. Melewati lorong-lorong dan orang-orang yang sedang mabuk berat. Sampai di depan kamar, Hyuk Jae membuka pintu kamar dan mereka pun masuk. Hyuk Jae kembali mengunci kamarnya sedangkan So Eun sibuk memperhatikan sekeliling. Sebuah kamar yang tidak terlalu luas, hanya satu kasur dan beberapa kursi di dekat jendela. So Eun membalikkan tubuhnya, dia melihat Hyuk Jae meletakkan kunci kamar di meja sambil melepaskan jaketnya dan membuka beberapa kancing kemejanya. Perasaan So Eun semakin tidak enak.

“Hyuk Jae… untuk apa kita disini?”tanya So Eun hati-hati saat melihat punggung Hyuk Jae. Hyuk Jae yang mendengar pertanyaan pun menoleh, dia menyeringai.

“Untuk tugas keduamu…. Layani aku.”singkatnya.

So Eun tercengang mendengarnya. Melayaninya? Dia bisa melihat Hyuk Jae berjalan mendekatinya membuat So Eun termundur beberapa langkah hingga punggungnya mengenai dinding.

“Hyuk Jae… apa maksudnya melayanimu?”tanya So Eun lagi berharap apa yang dipikirnya itu salah.

“Kau tidak usah pura-pura. Kau pasti tau apa yang kumaksud.”

Wajah Hyuk Jae semakin mendekat. So Eun menunduk. Tidak bisa menatap mata sipitnya. Hyuk Jae meraih dagunya agar dia menatap Hyuk Jae.

“Kau bilang kau tidak akan membantah perintahku. Bukankah kau ingin kumaafkan atas peristiwa itu?”ucap Hyuk Jae.

So Eun membenarkan perkataan Hyuk Jae. So Eun memang sudah berjanji tidak akan membantahnya. Tetapi untuk soal ini, So Eun benar-benar ragu. Haruskah dia menyerahkan kesuciannya kepada Hyuk Jae. Hyuk Jae langsung mencium bibir So Eun tanpa menunggu jawaban So Eun lagi. Hyuk Jae pun melumat bibir So Eun dengan dalam. Tangan So Eun meremas bajunya sendiri sambil menutup mata. Dia begitu takut untuk melihatnya. Membiarkan Hyuk Jae menguasai bibirnya. Perlahan air mata So Eun menetes karena ketakutan. Jantungnya berdegup kencang. Puas dengan bibir, kini ciumannya beralih ke leher So Eun hingga membuat kissmark. So Eun meremas bajunya lebih kuat. Sungguh, rasanya dia ingin mendorong Hyuk Jae agar menghentikan aksinya. Hyuk Jae berhenti mencium leher So Eun yang meninggalkan saat mendengar suara sesenggukan So Eun. Hyuk Jae menatap So Eun yang masih menutup mata dengan menangis penuh ketakutan. Wajah So Eun yang terlihat sayu membuat Hyuk Jae membelai pipinya yang sedikit dingin karena air matanya. Sungguh terlihat kasihan. Akhirnya Hyuk Jae memutuskan untuk berhenti mengerjainya, dia membalikkan badannya sambil memakaikan kembali jaketnya.

“Kenapa kau masih diam saja disitu?”

So Eun membuka matanya saat mendengar perkataan Hyuk Jae. So Eun memegang lehernya yang tadi dicium Hyuk Jae. Hanya sampai disitu kah? Dia melihat Hyuk Jae merapikan jaketnya sambil membuka pintu kamar.

“Apa kau mau kutinggal disitu?”tanya Hyuk Jae lagi yang sedikit kesal melihat So Eun tidak bergerak dari tempatnya. So Eun langsung keluar dari kamarnya. Hyuk Jae mengunci kembali kamar itu dan turun melalui tangga. So Eun mengikuti Hyuk Jae, dia terus terheran. Kenapa dia berhenti? Selagi So Eun melamun memikirkan kejadian tadi, tanpa disadarinya Hyuk Jae melirik So Eun.

*****

“Silakan kalian bertukar cincin.”

Hyuk Jae dan So Eun saling memakai cincin dijari mereka masing-masing disaksikan para tamu yang hadir beserta orang tuanya Hyuk Jae. Ayahnya So Eun tetap tidak menampakkan batang hidungnya di pertunangan putrinya. Kontaknya dengan So Eun kini benar-benar hilang walaupun Tuan Lee sudah menyuruh bodyguard untuk mencari keberadaan Ayahnya So Eun. Suara tepukan tangan semakin meriah mengiringi ciuman kening yang diberikan Hyuk Jae kepada So Eun. So Eun hanya tersenyum dengan senyuman palsunya. Pertunangan ini tidak sah, karena mereka tidak saling mencintai. Hyuk Jae hanya memanfaatkan pertunangan ini untuk membalas akibat perbuatannya. Begitulah yang terus ada dipikiran So Eun. So Eun tersentak saat Hyuk Jae memeluk pinggangnya.

“Jangan melamun terus.” Bisiknya. Rupanya Hyuk Jae menyadari So Eun yang terus melamun. So Eun menunduk malu.

*****

Beberapa hari kemudian setelah pertunangannya, So Eun terus mengamati foto yang ada ditangannya. Membiarkan angin sepoi mengenai rambutnya di taman belakang sekolah. Dia terus memandangi foto seorang lelaki tampan. Lelaki yang dulu pernah dicintainya. Walaupun lelaki itu tidak menyadari perasaannya. So Eun tersenyum melihat senyuman lelaki yang begitu khas. Dia jadi teringat masa lalu lima tahun yang lalu. Dimana dia terus memperhatikan lelaki itu secara diam-diam. Kini dia tidak tahu kemana lelaki itu berada. Karena tepat saat keluarganya sedang bangkrut, lelaki itu menjauhinya bahkan tidak menampakkan dirinya lagi di hadapan So Eun. Mungkinkah lelaki itu tidak mau berteman lagi dengan So Eun yang sudah miskin? Lelaki yang pernah jadi kakak kelasnya saat SMP.

“Lee Dong Hae?”ucap Hyuk Jae menyebut tulisan yang ada di foto setelah merampasnya dari tangan So Eun. Hyuk Jae menatap tajam ke arah So Eun yang terkejut melihatnya. Hyuk Jae memergoki So Eun sedang tersenyum melihat foto yang dipegangnya. Senyumannya yang tulus dan terlihat cantik. Hyuk Jae begitu penasaran apa yang membuat So Eun tersenyum. Kini setelah mengetahui siapakah yang ada didalam foto tersebut, Hyuk Jae mengekspresikan ketidaksukaannya. Dia tidak segan merobek foto dihadapan So Eun. Tentu saja So Eun terkejut, kenapa Hyuk Jae merobek fotonya?

“Aku tidak suka kau berhubungan dengan lelaki lain selain aku, mengerti?”tegas Hyuk Jae sambil membuang robekan foto itu. Hyuk Jae menarik tangan So Eun agar berdiri dan mengikutinya.

“Aku ingin kau menemaniku makan di kantin.”

So Eun tidak bisa membantahnya. Dia menurut. Walaupun dia sempat menoleh, melihat serpihan foto yang dirobek Hyuk Jae beterbangan ke arah yang tidak tentu.

*****

Seorang gadis berambut pirang, memakai kemeja pink dan jeans coklat telah keluar dari pesawat. Dia menarik kopernya menuju ke lobi keluar. Gadis itu terus tersenyum dengan kacamata hitamnya. Hingga dia menabrak seseorang disampingnya.

“Ah… Maafkan aku. Aku tidak sengaja.”ucap Gadis itu sambil membungkuk saat melihat pemuda itu terjatuh karena tabrakan itu. Pemuda itu berdiri sambil memegang kopernya yang tadi terlepas dari genggamannya.

“Tidak apa-apa. Aku juga yang salah. Aku sedang buru-buru.”sesal pemuda itu sambil meninggalkan gadis itu yang sedang terbengong. Gadis melirik arlojinya.

“Astaga! Aku sudah terlambat.” Kini gadis itu berlari menuju keluar dari bandara.

*****

“Ini untukmu.”

So Eun menoleh. Sebuah kotak kecil berwarna biru. So Eun menatap Hyuk Jae yang kembali makan spaghetti. Kini mereka berada di sebuah kafe.

“Apa ini?”tanya So Eun sambil meraih kotak kecil yang ada didepannya. Hyuk Jae tidak menjawab. Dia membiarkan So Eun membuka kotak kecil itu. Sebuah kalung perak berbandul permata yang membuat So Eun terpesona dengan kalung yang ada dihadapannya. Hyuk Jae merampas kalung dari tangan So Eun. Kemudian Hyuk Jae memakaikan kalung dileher So Eun. Lalu Hyuk Jae kembali duduk dihadapan So Eun tanpa berkata satu pun. Kembali sibuk makan spaghetti. So Eun yang sedari tadi diam terkejut dengan perlakuan Hyuk Jae perlahan menyentuh kalung yang sudah ada dilehernya.

“Kenapa kau memberiku kalung?”tanyanya.

“Hari ini kau ulang tahun kan?”

“Hah?”

Hyuk Jae tidak berkata lagi. Dia kembali cuek dan fokus dengan makanannya. So Eun menunduk agar bisa melihat bandul permata dengan jelas. Tidak lama, So Eun tersenyum. Tersentuh dengan perlakuan Hyuk Jae yang lembut. Memang benar hari ini adalah ulang tahunnya. Namun sungguh tidak disangkanya, Hyuk Jae begitu perhatian terhadap dirinya. So Eun terus tersenyum dengan cantiknya. Tanpa disadarinya, Hyuk Jae terus memandang senyuman So Eun.

*****

Beberapa jam kemudian, akhirnya mereka pun tiba dirumah Hyuk Jae. So Eun ikut dengan Hyuk Jae karena disuruh Nyonya Lee untuk berkunjung kerumahnya. Ini pertama kalinya So Eun masuk kedalam rumah Hyuk Jae yang mewah. Berpuluh-puluh pelayan sibuk melaksanakan tugasnya masing-masing. Mereka naik ke lantai dua menuju ke ruang keluarga. Pelayan itu segera membuka pintu ruang keluarga untuk mereka. Mereka pun masuk ke dalam ruangan. Terlihat Nyonya Lee sibuk berbicara dengan seorang gadis yang memunggungi mereka.

“Oh… kau sudah datang, nak.”ucap Nyonya Lee saat melihat putranya sudah pulang.

Hyuk Jae terdiam tanpa menjawab sapaan Ibunya. Matanya tertuju ke arah gadis yang membalikkan tubuhnya. Gadis itu tersenyum lebar saat melihat kemunculan Hyuk Jae.

“Hyo Yeon?”ucap Hyuk Jae memanggil nama gadis itu dengan tatapan tidak percaya. Hyo Yeon langsung memeluk Hyuk Jae tanpa menyadari So Eun ada disampingnya.

“Hyuk Jae. Aku merindukanmu. Lihatlah, aku sudah kembali ke Korea.”

Hyuk Jae tidak menjawab. Dia malah menatap lurus. Hyo Yeon melepaskan pelukannya.

“Hyuk Jae. Kenapa kau diam saja?”heran Hyo Yeon melihat Hyuk Jae yang tidak biasanya.

“Oh iya, Hyo Yeon… Perkenalkan ini Kim So Eun..”

Nyonya Lee menghampiri So Eun dan Hyo Yeon pun menyadari keberadaan So Eun. Sedangkan Hyuk Jae mengalihkan pandangannya.

“Tunangan Hyuk Jae.”lanjut Nyonya Lee. Hyo Yeon terlihat begitu terkejut. Dia memandang Hyuk Jae yang juga menatapnya. Sementara itu So Eun merasakan suasana yang sedikit aneh. Tatapan mereka yang begitu berbeda.

“So Eun. Hari ini kita harus pergi mencari gaun pengantin yang cocok untukmu. Hyuk Jae, kau temani Hyo Yeon dulu. Dia sudah lama tinggal di Amerika pasti dia merindukan makanan Korea. Kau bisa kan?” Hyuk Jae hanya mengangguk.

“Baiklah. Ayo So Eun, mari kita pergi.”

“Iya, Nyonya Lee.”

Mereka berdua pun keluar dari ruangan keluarga meninggalkan Hyuk Jae berduaan dengan Hyo Yeon. So Eun sempat menoleh. Mereka masih terdiam patung di tempat mereka berdiri.

*****

“Kenapa kau bisa tunangan, Hyuk Jae? Bukankah kau sudah janji akan menungguku kembali ke Korea?” Hyo Yeon membuka pertanyaannya yang dari tadi ditahannya. Hyuk Jae masih terdiam tanpa memandang Hyo Yeon yang terlihat kecewa.

“Hyuk Jae! Jawab pertanyaanku?!”seru Hyo Yeon mulai terlihat emosi.

“Kalau begitu, kenapa kau begitu lama menjawab lamaranku waktu itu?” Hyuk Jae membuka suaranya pertama kali setelah lama tidak berbicara dengan Hyo Yeon. Hyo Yeon tercekat mendengarnya. Dia terlihat gelisah. Memikirkan jawaban yang tepat.

“Kenapa kau tidak menjawab? Apa kau sudah melupakanku? Itu sebabnya kau tidak menjawab lamaranku?”

“Tidak… Bukan begitu… waktu itu setelah aku tiba di Amerika. Aku ingin menjawab lamaranmu. Aku ingin menerima lamaranmu. Tetapi….”

Air mata pun terjatuh dari mata Hyo Yeon.

“Tetapi…. Mobilku kecelakaan… semua kontakmu terbakar di mobilku yang sudah meledak.”lanjut Hyo Yeon.

“Sungguh?”

Hyuk Jae begitu terkejut mendengar alasan Hyo Yeon yang cukup tragis.

“Iya… Aku bahkan frustasi bagaimana caranya menghubungimu. Tetapi aku percaya kau akan menungguku seperti janjimu. Maka seiring waktu, setelah urusanku di Amerika selesai. Aku langsung pergi menuju ke sini. Tetapi… kau… kau malah bertunangan dengan seorang gadis yang bernama Kim So Eun.” Hyo Yeon sudah tidak bisa mengendalikan tangisannya. Hyuk Jae merasa bersalah, dia langsung memeluk Hyo Yeon agar bisa meredakan tangisannya.

“Kenapa, Hyuk Jae? Kenapa?… Tidak bisakah kau menungguku? Apakah kau… tidak mencintaiku lagi?”

“Tidak!” Hyuk Jae membantah perkataan Hyo Yeon. Hyuk Jae menatap serius.

“Semua ini… aku dijodohkan oleh Ayahku karena masalah keluarga. Kau tahu, aku sangat menolak perjodohan ini karena aku mau menunggumu. Aku percaya kau akan kembali ke Korea. Tetapi Ayahku tidak memberiku kesempatan untuk memperkenalkanmu kepada mereka sebagai orang yang kucintai. Itu sebabnya aku terpaksa menerima perjodohan ini. Lagipula aku ada masalah pribadi dengan So Eun.”jelas Hyuk Jae. Hyo Yeon mendongakkan kepalanya.

“Masalah pribadi? Masalah apa?”

“Bukan masalah yang penting. Yang pasti Hyo Yeon… Aku… Aku masih mencintaimu.”

Hyo Yeon tercengang mendengar perkataan terakhirnya.

“Sungguh?” Hyuk Jae mengangguk.

“Kau masih mencintaiku?” Hyuk Jae mengangguk lagi. Meyakini Hyo Yeon yang masih tidak percaya. Tanpa mereka sadari, dibalik pintu itu ada So Eun berdiri tanpa sengaja mendengar perkataan mereka. So Eun menggenggam kalung permata dilehernya. Perlahan air matanya terjatuh. Perasaannya begitu sakit mendengar Hyuk Jae ternyata mencintai Hyo Yeon. Terasa sakit. So Eun menggeserkan tubuhnya, mengintip sedikit lewat celah pintu yang tidak tertutup rapat. Pemandangan yang sangat menyesakkan. Hyuk Jae dan Hyo Yeon berciuman seolah melepaskan rasa rindu mereka. So Eun menggenggam kalung permata lebih erat. Berusaha menahan rasa sakit dihatinya. So Eun harus mengakui satu hal dihatinya. Permainan cinta yang diciptakan Hyuk Jae untuk dirinya begitu sukses. Bahwa dirinya telah jatuh cinta dengan Hyuk Jae. Menyukai Lee Hyuk Jae. Bahkan mencintai Lee Hyuk Jae.

TO BE CONTINUED………

NB: Jangan Lupa Di Komen Ya ^^

39 responses to “That Somebody Was You [Part 3]

  1. winny ^^ September 26, 2011 pukul 8:37 am

    huaaaa hyuk jae kejam😥 hiks ,
    ga tw mesti blg apa…..
    pokok na kjam >..<
    *pletak hehhe

  2. arras September 26, 2011 pukul 8:49 am

    waaaaaaa keren banget kak…. ^_^ lanjut ya kak…fighting!!!

  3. AnnisaHourai September 26, 2011 pukul 9:35 am

    Makin seru aje ceritax thor. Penasaran dgn kelanjutanx😀
    Ok kutunggu kelanjutanx 😀

  4. glodzssokyu September 26, 2011 pukul 10:41 am

    haloooooooooooooooooo eon
    huwaaaaaaaaaaaaaa
    part baru nya kluar🙂
    lanjut lanjut lanjut atuh eonn

    seneng deh ngliat nya:D

    tapi sedih

    slalu soeun eonnie ku yg menderita😥
    hayoo eonn tanggung jawab hayooo
    aku nangis bacanya

    itu donghae nya juga dateng ya ?
    asyik asyik cerita segitiga nich

  5. astrielf September 26, 2011 pukul 10:58 am

    waaw waaw akhirnya datang juga part barunya,,,
    tambah keren dan seruu,,
    penasarn banget sama kelanjutanya,
    aduh hyuk oppa mau milih siapa sii??
    lanjuuut jangan lama” ya thor heheh

  6. july September 26, 2011 pukul 11:29 am

    waaah daebak chingu,,q ska ffnya,,tpi Kog hyukjae jhat bnget sieh,,kasian khan soeun unninya..:(
    mdah”an cwook yg d’bndara it Donghae oppa,,aminn..
    Oa lnjutannya jgn lmaa ea chingu..:p

  7. Bummiearab September 26, 2011 pukul 11:53 am

    Lanjut terus…

  8. AkuCintaTaecyeon September 26, 2011 pukul 12:02 pm

    aduuuuh, pasti sakit bgt klo jd SoEun Onnie.. Hyuk’ppa, kau kejam, jahat, kau akan menyesal!! hiks hiks😦

    Ne, Author, cerita_y seru, kerasa bgt sedih_y. pokok_y cept d’lnjut (titik).

  9. Irnawatyalwi September 26, 2011 pukul 1:18 pm

    Knpa yg mnderita so eun trus?ksian aq smpai nyesek bcax, wah donghae oppa da dtng mkin seru ni, jd g sbar dgn part slnjutx.

  10. anggi lianaputi September 26, 2011 pukul 2:10 pm

    dr yg k 1 sampe skrg cerita.a ga pernah bikin aq bosen, ! Donghae dteng dan nyatain cinta k soeun *berharap
    biar satu sama eonn. .hehehe

    lanjut eonn , jgn lama2 udah ga sabar, .

    • Enho AngelsFishy HaeSso September 27, 2011 pukul 9:30 am

      Yaaa Sama Berharap bgt Donghae oppa Dteng dan nyatain cinta ke Soeun eonnie ,,,,:)
      HaeSso ,,,,:D

  11. Ndayeon September 27, 2011 pukul 8:34 am

    Kren kak ffnx!! Daebak!!🙂
    Tpi eunhyuk jhat bgt sih ama so eun!!
    Ksel deh!!😦
    Pkoknx pnasaran bgt ama crita slanjutnx,,
    Ditunggu lo!!😀

  12. Irnawatyalwi September 27, 2011 pukul 9:18 am

    Eunhyuk jhat,kasian kse d skitin mlu,kpn ya tor dia bhgian n mmpuyai seorg kekasih yg mencintai n mmbhgiaknx.tor lnjutkn…

  13. Enho AngelsFishy HaeSso September 27, 2011 pukul 9:28 am

    DAEBAKKKKKKKKKKK
    Aduh Kunyuk jahat bgt sihhh ma Eonnie ku ,,:(
    itulagi si Hyoyeon pake datang lagii,,, huhhh bkin Kacau aja ,,,
    HAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA Donghae oppa dah datangg ,Hayo Nyukppa ntar Soeun Eonnie Diambil Donghae oppa lhooo…
    Donghae oppa HWAITTTINGGGGGG🙂

    Part slnjutnya pasti tmbah seruuu ,,,

  14. rizkyapratiwi September 27, 2011 pukul 1:06 pm

    ooouuuhh … hyuk jae jahaaaaat …..
    kalo gitu sama dong hae aja deh …
    lNJUUUT THOR …. cepetan ya *maksa*

  15. PrincessClouds September 27, 2011 pukul 3:09 pm

    Lanjut ya kak…
    Aku suka dengan FF ini. eunhyuk jangan jahat2 dong jadi orang ntar soeun kembali ke donghae loh haha.
    Daebak !!

  16. Yova September 27, 2011 pukul 4:36 pm

    kerenzzzzzzzzzzzz,…
    cinta segiempat ni..
    lanjut………….

  17. Helda Wati September 28, 2011 pukul 3:07 pm

    Hisk hisk ikut sedh😦 soeun dpermainkan perasaa.y, mga ja donghae oppa bisa selamatin soen dari kelakuan kejam hyuk jae,

    hyuk jae hati2 loh, ntar nyesel dah permainkan soeun. author emang hebat, ff ini yg aku tunggu2 gmana lanjtan.y, author jagn lma2 ngpost.y y.

  18. selly September 29, 2011 pukul 8:08 am

    Baru nongol nih saiia ..
    Keren eon ffnya daebak ..
    Duh si hyukkie itu sbenernya ska gg sih ma sso ?! *bingung sndri.
    Ksian kan eunni qu klw di gituin (?)😦
    pnasaran nih pas bgian sso liat hyuk ma hyo yeon lgi berdua’n ?!
    Kra-kra sso bkal mutusin pertunangan or enggak yach ?!

    eon part selanjutnya di tunggu jngan lma-lma yach😀

  19. deeaa September 29, 2011 pukul 3:38 pm

    keren bgt nE FFnya jd ga sabar nunggu Lanjutannya……..
    jangan lama” yah……

  20. EchaKyuWon Oktober 1, 2011 pukul 2:02 am

    Ahhhhaaaaa aku emosi ..
    Hyukie bisa2ny kau lngang ke hyeyeon ..
    Ahh kasian kan si eunnie,, udh dech eunnie sama hae ajja ^^

  21. Indah_ELF Oktober 4, 2011 pukul 9:18 pm

    Seruuu …
    So eun, udh mulai ska sma hyuk jae …
    Makin bkin penasaran Ywdh d’tunggu kLanjutan’a …

  22. Vita Oktober 5, 2011 pukul 4:12 pm

    Baru baca ._.v

    jahat T.T kasian so eun udah berharap eh ada gangguan lagi.. Tp masih berharap biar sama hyuk..

    Lanjut…

  23. QueenA FZ Juni 9, 2012 pukul 3:35 am

    woah… kasian som eun.. kog gitu sich ada pacar lamanya balik lagi.. semoga donghae jg ada biar tau rasa hyuk jae kl so eun jg ada yg suka… kl bisa khuhyun jg ada donk buat cemburuin si hyuk jae….

  24. cucancie September 14, 2012 pukul 11:44 pm

    Kasian so eun,jd terharu…mkin penasaran..

  25. HyunKyuCouple Oktober 3, 2012 pukul 2:22 pm

    aishhhh……monyet gila kau sungguh kejam….*tendang Lee Hyukjae….dirajam jewels…. huhuhu…….

  26. groryfield Februari 9, 2013 pukul 9:58 pm

    so eun T^T kenapa tiba tiba harus ada hyonya sih –‘

  27. luthfiangelsso Februari 15, 2013 pukul 5:16 am

    Sumpah sakit bgt jadi sso hikss

  28. tanti no kawai Februari 18, 2013 pukul 3:33 am

    Sa’at cinta lama kembali muncul…
    Hohohoho

    Makinnn seruuuuuu… Langsung baca next part..

  29. eunjae25 Februari 22, 2013 pukul 11:46 pm

    huwaaaaa makin seru, dan konflik’a mulai muncul…. Asyeek….
    Mari dilanjut…:)

  30. erika Maret 31, 2013 pukul 9:02 pm

    huAAaa…..hiks……hiks…..
    hyukppa kejam bnget sh, msa so eun eonnie ga boleh dket2 sama namja lain, tpi hyukppa g sendiri dket2 sma yeoja lain😦
    ksian so eun eonni cintanya sama hyukppa bertepuk sebelah tangan😦

  31. Kim Ra rA Juni 11, 2013 pukul 3:41 pm

    Belum suka yach??? Ckckck padahal Sso udah suka tuh, wah donghae oppa my fishy cute,,,,

  32. kim Ra rA November 14, 2013 pukul 2:38 am

    woaaaaaa hae pa foto nya di robek . wae? cemburu kah???

  33. cutelfishy Januari 7, 2014 pukul 11:29 pm

    Walah,,cinta mrka di masa lalu dtg gi. gmn So eun,knp dy malah nangis..apa dy dah suka ma Hyuk jae??? ><
    bikin penasaran… Daebaaaaakkk!!!!😀

  34. Serraqueen Februari 3, 2014 pukul 9:07 am

    Waaahh mkin seru ja ne..
    Lanjuuuttt

  35. kyuwonhae's wife Maret 26, 2014 pukul 5:50 pm

    duhhh nyeseeekkk bgt😦
    Ksian bgt hduppp so eun

  36. Rani Annisarura Juli 16, 2014 pukul 4:35 pm

    wah ada cast lagi nih apa bakalan terjadi cinta segitiga atau cinta segiempat….

    Yang jelas nanti akhirnya so eun sama eunhyuk kan???

  37. ani November 23, 2014 pukul 6:23 am

    hwaa….. hyuk jae kok gitu sich…. mempermainkan sso eonni
    itu yang akhir nyesek bgt…😦😥😥😥

  38. So_chie Februari 20, 2016 pukul 12:50 am

    Wahhhh dah ada benih2 cinta nech

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: