RetnoMyaniezasia Blog

Just another WordPress.com site

Grudge Love [Part 3]


WARNING:

FF ini murni q buat dengan khayalan ala korea, bukan dari drama korea. FF ini ada sedikit unsur kekerasan dan semi NC. Lebih cocok dibaca untuk diatas 16 tahun, jika ada yang nekat, q tidak akan bertanggung jawab. Syukur-syukur q tidak jadi memprotect FF ini. Satu lagi, jika banyak yang komen tentang FF ini. Insya allah akan q lanjutkan part-partnya. Minimal 10 komen, akan q posting lanjutan partnya. Happy Reading!?

 

Flashback

Wanita cantik itu terus memandang kaca kamar, melihat sang Kakaknya yang tertidur dengan pulas. Perlahan rasanya mata cantiknya ingin menangis. Tidak sanggup melihat kondisi kakaknya yang sangat rapuh karena ia baru saja kehilangan anak tercintanya. Anaknya yang telah diculik entah siapa.

“Ha Ji Won?” Ji Won menoleh.

“Kak Ji Sub…”

Pria tampan itu tersenyum ramah melihat kedatangan adik iparnya. Ji Won mengalihkan pandangannya. Dia ingin masuk ke dalam kamar, namun dia tidak ingin mengganggu ketenangan tidurnya. Sungguh terlihat cantik.

“Bagaimana? Apakah ada hasil?” Ji Won mengalihkan topiknya. Ji Sub muram sambil menggeleng. Terlihat raut kecewa di wajahnya.

“Kasihan Kak Young Ae. Anaknya hilang diculik, Kak Young Ae jadi frustasi. Aku… aku tidak sanggup melihatnya.”gumam Ji Won sembari meneteskan air matanya. Ji Sub memegang kedua bahunya, menenangkannya.

“Sudahlah, kau tidak perlu mengkhawatirkannya. Aku yakin, anak kami akan bisa ketemu.”

“Tapi… tetap saja aku cemas dengannya. Sudah dua bulan Kak Young Ae masih depresi. Kalau saja pria itu tidak mendekati Kak Young Ae, Kak Young Ae tidak akan mengalami nasib seperti ini.”

“Sudahlah, Ji Won. Kau tidak usah menyalahkan siapa pun. Aku yakin polisi pasti akan bisa menemukannya.”

Ji Won membalikkan badannya menghadap Ji Sub. Matanya mulai memancarkan keseriusan.

“Kak Ji Sub, aku…..” Ji Won menunduk. Berusaha mencari kata-kata yang tepat untuk diungkapkan. Ji Sub menatap bingung. Ji Won mengangkat kepalanya lagi. Dia harus mengatakannya.

“Kak Ji Sub, aku… aku ingin menyerahkan anakku untuk Kak Young Ae.”

Mata Ji Sub terbelalak. Terkejut.

“Apa maksudmu?”

“Aku ingin anakku dijadikan anak angkat kalian. Aku… aku tidak bisa merawatnya.”

“Kenapa kau bisa berkata seperti itu? Dia anakmu, Ji Won! Tidak.. Aku tidak bisa…”

“Aku mohon, Kak! Lagi pula anakku mirip dengannya.”

“Tapi…”

“Aku mohon, Kak! Karena aku akan segera pergi.”

Ji Sub terdiam. Ji Won akan segera pergi. Pergi dengan waktu yang cukup lama. Ji Sub lupa dengan hal itu. Suatu kasus. Ia baru ingat kalau Ji Won sekarang telah ditetapkan sebagai tersangka karena membunuh seorang pria yang sudah memperkosanya.

“Ha Ji Won…”

“Asalkan dia bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan Kak Young Ae bisa kembali seperti dulu. Aku rela. Aku rela menyerahkan anakku kepada kalian.”

Ji Sub terdiam. Tidak bisa berkata-kata lagi. 8 tahun itu waktu yang cukup lama untuk Ji Won mendekap dipenjara nanti. Jika seandainya mereka bisa menyewa pengacara yang lebih handal, mungkin hukumannya bisa dikurangi. Sayangnya itu sulit. Karena keluarganya hanyalah orang biasa.

“Oh iya, aku lupa. Aku belum memberikan nama untuk anakku yang sangat cantik. Bolehkan aku meminjam nama dari anak kalian?”

Ji Sub tidak menjawab. Hanya menatap sendu, namun tidak lama dia tersenyum dan mengangguk. Mengizinkan nama Kim So Eun menjadi identitas anak Ji Won yang cantik.

End Of Flashback

*****

‘BRAK!’

Kim Bum memukul meja dengan emosi. Dia tidak mungkin salah. Yoon Ah yang masih berdiri pun terkejut tidak terkecuali Nam Gil, Ayah Kim Bum.

“Ada apa denganmu, Kim Bum?”tanya Nam Gil merasa ada yang aneh dengan Kim Bum. Emosi. Sangat emosi. Tidak peduli dengan pertanyaan sang Ayahnya juga dengan kehadiran Yoon Ah. Kim Bum harus mendapatkan penjelasan. Dia tidak mungkin salah melakukan balas dendam terhadap So Eun. Tidak. So Eunlah yang merupakan anak kandung Young Ae. Pikiran Kim Bum berusaha membenarkan logikanya.

Kim Bum langsung keluar dari ruangan itu dengan buru-buru. Dia harus menemui So Eun. Dia tidak mau melepaskan So Eun begitu saja.

*****

“Kenapa? Kenapa Bibi meninggalkanku? Bibi adalah Ibu Kandungku, benarkan? Kenapa Bibi menyerahkanku kepadanya?” Rasanya So Eun begitu sakit hati mendengar penjelasan Ji Won.

“Lalu selama ini… Kim Bum yang selalu menyiksaku… dia bilang kalau aku harus menanggung kesalahan Ibuku… hiks.. aku…”

Ji Won langsung memeluknya. Menenangkan So Eun mulai terisak keras.

“Jika aku bukan anak kandungnya, kenapa dia harus menyiksaku? KENAPA?!”

Ji Won mengeratkan pelukannya. Sungguh dia tidak tahu akan menjadi seperti ini. Dia tidak menyangka So Eun akan terlibat dalam masalah tersebut. Kim Bum telah salah paham. Ji Won tahu apa yang terjadi dengan Ibunya Kim Bum bahkan bagaimana Ibunya tewas karena dia ada disana bersama Young Ae. Tetapi kejadian tersebut merupakan kejadian tidak disengaja. Jika saja waktu bisa berputar kembali, dia bisa menghentikan Ibunya Kim Bum yang hendak membunuh Young Ae. Namun malah terjadi sebaliknya. Semua ini karena pria itu, pria yang telah menjadi Ayahnya Kim Bum. Jika saja pria itu tidak terobsesi dengan Young Ae yang sudah menikah.

“Sudahlah, So Eun. Kita akan segera pergi dari sini. Kita akan pergi jauh dari mereka.”

So Eun berhenti menangis dan menatap sang Ibunya.

“I-Ibu..?”

Hati Ji Won terasa lega. So Eun bisa menerima posisinya sebagai Ibu kandungnya. Ji Won memeluknya lagi.

“Kita akan segera pergi dari keluarga Kim Bum itu. Aku tidak akan membiarkanmu disakitinya lagi. Ibu berjanji.”

Merasa terlindungi, hati So Eun menjadi tenang. Sungguh sejak kehilangan Ayahnya, So Eun sudah tidak tahu harus berlindung kepada siapa lagi karena Kim Bum semakin buas menyiksanya.

*****

Yoon Ah masih berdiri dengan bingungnya melihat situasi tersebut.

“Paman. Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa dia langsung pergi?”

Nam Gil mengalihkan pandangannya ke Yoon Ah. Nam Gil tersenyum untuk menenangkan Yoon Ah yang terlihat gelisah mengenai perjodohan tersebut. Yoon Ah yang selalu gugup dan bimbang karena belum pernah bertemu dengan Kim Bum dan tiba-tiba mesti bertunangan. Nam Gil menyentuh pundaknya.

“Mungkin dia sedang ada urusan mendadak. Kau tenang saja, Yoon Ah.”

“Tapi Paman, aku melihat sorotan matanya. Matanya terlihat…. Kecewa.”

“Kau jangan pikirkan itu. Aku berjanji akan menikahkanmu dengan Kim Bum. Kau tidak mau mengecewakan keinginan Ibumu?”

Yoon Ah hanya mengangguk pelan walaupun masih tersirat ragu di hatinya. Perasaannya benar-benar buruk. Seharusnya dia senang bertemu dengan Kim Bum. Ia teringat bagaimana paman Nam Gil menemukannya di panti asuhan dan langsung memberitahu bahwa dirinya adalah anaknya Lee Young Ae yang telah lama menghilang. Meskipun dia belum bertemu dengan Ibu kandungnya namun dia yakin jika paman Nam Gil akan menemukannya dengan Ibu Kandungnya. Namun ketika melihat tatapan Kim Bum tadi, Yoon Ah merasakan firasat buruk. Tidak tahu apakah itu?

*****

Kim Bum menyetir dengan kecepatan tinggi. Dia harus sampai di apartemen So Eun. So Eun harus menjelaskan semuanya. Kenapa bukan dia yang datang malah gadis yang mengaku Yoon Ah yang datang. Apalagi mendengar Yoon Ah adalah anak kandung Young Ae. Lalu So Eun anak siapa? Apakah dia adiknya atau kakaknya? Tidak mungkin. Setahu Kim Bum, Young Ae hanya memiliki satu anak.

‘CKIITT!’

Mobilnya pun telah sampai ditujuan. Kim Bum segera keluar dan masuk ke dalam lift menuju tempat So Eun tinggal. Tidak butuh waktu lama, liftnya pun telah sampai di lantai 5. Kim Bum mencari pintu apartemen itu.

Ketemu.

Tanpa membuang waktu, Kim Bum mengetuk pintu dengan kasar. Tidak peduli suaranya akan mengganggu apartemen sebelah. Kim Bum terus mengetuk pintu. Masih tidak terbuka, rasanya Kim Bum ingin mendobrak pintu itu. Namun niatnya ditunda setelah mendengar suara yang mengintrupsinya.

“Mereka sudah pergi.”

Kim Bum menatap wanita paruh baya yang sibuk memegang keranjang belanjaannya.

“Pergi kemana?”

“Aku tidak tahu. Yang pasti mereka sudah tidak tinggal disini lagi.”jawabnya sambil melewati Kim Bum yang menegang. Rahangnya mengeras, tangannya mengepal, dan nafasnya memburu penuh amarah.

‘BRAK!?’

Kim Bum memukul pintu tidak bersalah dengan keras. Tidak peduli dengan tatapan heran dari wanita paruh baya itu. Kim Bum kini benar-benar marah. Sangat marah. Lagi-lagi So Eun berani kabur darinya.

*****

Walaupun masih malam, bandara itu tetaplah ramai dengan penumpang yang hendak berpergian dengan pesawat yang ditujunya masing-masing. Tidak terkecuali dengan kedua perempuan itu. So Eun yang berada di pesawat menatap jendela melihat pemandangan luar yang mengecil namun masih terlihat cahaya lampu. Sentuhan tangan dipundaknya membuat So Eun mengalihkan pandangannya dari jendela. Wanita yang ternyata Ibu kandungnya tersenyum kepadanya membuat So Eun ikut tersenyum kecil.

“Kau baik-baik saja?”

So Eun mengangguk. So Eun kembali memandang langit gelap itu. Pesawat yang ditumpanginya sudah meninggalkan Korea. So Eun yakin Kim Bum pasti sudah mengetahui bahwa dirinya bukan anak kandung Young Ae. Yang menjadi pertanyaannya adalah apakah Kim Bum akan mengejarnya lagi? Tetapi mengingat tujuan Kim Bum adalah tentang balas dendam terhadap wanita yang bernama Young Ae, Kim Bum pasti akan beralih ke anak kandung Young Ae dan tidak mengejarnya lagi bahkan menyiksanya. Setidaknya itulah yang ada dipikirannya.

*****

Kim Bum duduk di kursinya dengan kasar. Dia benar-benar lelah. Kejadian tadi membuatnya menguras tenaga. Kim Bum berusaha merelaksasikan tubuhnya di kursi sambil melonggarkan dasinya. Segera dia menelepon seseorang.

“Aku ingin kau ke ruanganku segera!”

Kim Bum meletakkan ponselnya dengan kasar di atas meja. Tidak butuh waktu lama, pintu kamarnya berbunyi.

“Masuk!”

Seorang pria berjas hitam pun masuk menghadap Kim Bum. Pria berkacamata itu segera membungkuk memberi hormat.

“Ada apa Tuan Muda memanggil saya?”

Kim Bum menegakkan tubuhnya. Memandang pria itu dengan tegasnya.

“Aku ingin kau mencari informasi tentang keluarga Kim So Eun secepatnya, Si Won.”perintahnya. Pria berlesung pipit hanya mengangguk menandakan dia mengerti dengan perintah dan segera melaksanakan tugasnya. Meninggalkan Kim Bum kembali merebahkan tubuhnya di kursi.

“Hanya karena kau bukan anak kandung Young Ae, bukan berarti aku akan melepaskanmu. Kau tetaplah milikku dari dulu dan selamanya, So Eun.”desis Kim Bum dengan tatapan tajam.

*****

Di lain pihak, pria itu begitu serius membaca dokumen hasil pencarian dari anak buahnya. Begitu serius sehingga dia melihat foto seorang wanita yang sedang menggendong bayi.

“Begitu rupanya. Jadi Young Ae juga merawat anaknya. Young Ae tidak menyadari kalau dia bukan anak kandungnya.” Kemudian pria itu tersenyum sinis,

“Hmp… Ha Ji Won, kau bahkan sudah membunuhnya namun kau masih menambahkan masalah baru.”

Tiba-tiba tangannya meremas dokumen yang dipegangnya. Tatapannya menjadi emosi ketika ingat dengan masa lalu.

“Semua ini gara-gara kau, Ji Won. Jika saja kau tidak ikut mencampuri urusanku dengan Young Ae. Wanita sialan itu tidak akan berniat membunuhnya. Ji Won, kau telah merusak rencana yang sudah lama aku susun. Kali ini, kau harus membayarnya Ji Won.”

*****

Sudah tiga tahun lamanya. Cuaca itu semakin lama semakin membaik membuat perempuan cantik itu semangat mengayuh sepedanya. Melewati pemandangan yang sangat asri. Kehidupannya cukup bahagia. Tinggal di desa memang tidak buruk. Tetapi bisa memberi ketenangan.

“So Eun, kau sudah pulang?”

So Eun yang baru saja meletakkan sepeda di depan rumahnya segera menghampiri Ibunya yang sibuk melipatkan pakaian dan memasukkannya ke koper.

“Iya, Ibu. Apakah ada yang perlu aku bantu lagi?”

Wanita cantik itu tersenyum menggeleng, “Tidak usah. Lagi pula ini sudah selesai. Oh iya, koper milikmu ada di depan kamarmu. Kau senangkan kita akan tinggal di Tokyo?”

So Eun mengangguk semangat.

“Tentu saja. Apalagi Ibu mendapatkan pekerjaan disana. Tentu saja siapa yang tidak senang. Aku juga akan berusaha mencari pekerjaan sambilan disana…”

“So Eun, kau tidak perlu bekerja. Lebih baik kau fokus saja dengan rencanamu untuk kuliah disana.”

So Eun menunduk cemberut membuat Ji Won mencubit pipinya karena gemas.

“Aduh! Sakit Ibu.”lirih So Eun memegang pipi kanannya.

“Makanya jangan cemberut. Oh, taksinya sudah sampai. Ayo segera ambil kopermu, kita akan segera berangkat.”

So Eun segera mengambil koper miliknya. Desa yang sudah tiga tahun ditempati mereka. Semoga saja kota Tokyo akan memberinya sebuah pengalaman yang menyenangkan. Menghapuskan kenangan buruknya di masa lalu.

*****

Hari pertama Ha Ji Won masuk kerja di sebuah perusahaan yang terkenal. Ji Won mendapatkan posisinya sebagai sekretaris direktur. Ji Won menemui resepsionis yang akan mengantarkannya ke ruangan direktur. Wanita itu membuka pintu dan mempersilahkan Ji Won masuk ke dalam ruangan direktur. Ji Won melihat sosok pria yang memunggunginya sibuk menelepon. Ji Won berdiri dengan canggung. Tanpa disadarinya pintu ruangan itu telah ditutup dan…

dikunci.

Pria itu selesai menelepon. Ji Won segera memberikan senyuman terbaiknya namun memudar saat melihat wajah pria itu. Sangat terkejut. Pria tampan yang selalu tidak pernah bosan muncul dalam kehidupannya.

“Kim Nam Gil.”

Pria yang dipanggilnya itu menyeringai. Lutut Ji Won terasa lemas. Dia bertemu dengan pria yang sangat dibenci namun ditakuti.

“Aku tidak menyangka ternyata kau yang jadi sekretarisku. Kita bertemu lagi, Ha Ji Won.”sapa Nam Gil.

Emosi. Ji Won jadi teringat dengan Young Ae. Dia yakin Nam Gil terlibat. Ji Won segera mendekatinya dan menamparnya.

‘PLAK!’

Nam Gil terdiam saat ditamparnya. Tatapan Ji Won merasa marah saat mengingat masalah yang dulu.

“Kau! Gara-gara kau, Kakakku jadi meninggal! Semua ini gara-gara kau menculiknya!?”

Nam Gil masih terdiam menatapnya. Ji Won sudah menemukan Young Ae yang telah lama menghilang. Dia menemukannya di sebuah pemakaman dengan nisan yang bernama Lee Young Ae. Sangat terkejut melihatnya, saat Ji Won hendak menemani temannya berziarah tanpa disangka dia bertemu dengan wanita yang diyakininya adalah sahabat Young Ae semasa kuliah. Disitu dia mendengar cerita bagaimana Young Ae kabur dari penculikan yang dilakukan oleh Nam Gil dan Young Ae meninggal karena luka kekerasan yang dialaminya.

Ji Won masih ingin menamparnya kedua kalinya, namun tangannya ditahan Nam Gil. Sebaliknya Nam Gil mencengkram pergelangan tangan Ji Won dengan kuat membuat Ji Won meringis kesakitan.

“Apa kau punya bukti kalau aku melakukannya? Bukankah ini kesalahanmu juga, Ji Won?”

Ji Won mengernyitkan keningnya. Berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Nam Gil.

“Seandainya kau tidak menghasut istriku mengenai hubunganku dengan Young Ae. Dia tidak akan berniat membunuh Young Ae. Seandainya kau tidak memberitahu Young Ae mengenai aku yang membantu keluarga temanku untuk menjebloskanmu ke penjara karena pembunuhan, Young Ae pasti masih mempercayaiku dan mencintaiku.”

Ji Won terdiam. Perkataannya mengenai pembunuhan yang dilakukan Ji Won karena pemerkosaan.

“Tentu saja aku harus memberitahunya agar ia tidak mendekatimu lagi. Karena kau juga terlibat. Aku begitu bodoh mempercayai ajakanmu ke sana. Ternyata temanmu berniat memperkosaku dan kau sendiri tidak menolongku. Kau juga membuat rumah tangga Kakakku jadi hancur karena fitnahmu.”

Nam Gil menarik tubuh Ji Won dan memeluk pinggangnya. Membuat wajahnya menjadi dekat dengan Ji Won. Ji Won bisa merasakan nafas emosi di pipinya karena Ji Won memalingkan pandangannya. Nam Gil mendekati bibirnya ke telinga Ji Won.

“Aku pikir kau mengerti bahwa aku sangat menginginkan Young Ae, walaupun hubungan kami ditentang keluargaku namun Young Ae tetaplah milikku. Kau tahu? Mendengar Young Ae menikah dengan pria brengsek seperti Ji Sub membuatku sangat marah. Aku tidak suka milikku diambil orang lain. Aku harus merebut Young Ae kembali ke tanganku.”desisnya memberikan sensasi hingga membuat Ji Won bergidik. Walaupun Ji Won berusaha melepaskan dirinya dari pelukan Nam Gil yang begitu kuat.

“Kau… benar-benar GILA!”umpat Ji Won kesal. Dia berontak berharap Nam Gil melepaskan pelukannya. Namun tubuhnya malah didorong ke atas meja kerja sehingga menimbulkan beberapa barang terjatuh. Nam Gil pun mengunci pergerakannya.

“Lepaskan aku, Nam Gil!?”teriak Ji Won. Nam Gil memandangnya dengan tajam. Meneliti rincian wajah Ha Ji Won yang tanpa cacat. Cantik seperti Young Ae. Nam Gil menyentuh pipi dengan punggung tangannya. Halus seperti kulit Young Ae. Tatapannya seakan teringat dengan masa-masa dulu saat Young Ae masih menjadi kekasihnya. Ha Ji Won benar-benar mirip dengan Young Ae. Rindu. Dia merindukan sentuhan itu. Nam Gil menyeringai keji.

“Ha Ji Won, kau harus membayarnya.”

“Ap- Hmphh…”

Nam Gil langsung mencium bibir Ji Won dengan kasar. Ji Won terbelalak melihat kelakuan Nam Gil. Bibirnya dilumat dengan penuh nafsu. Ji Won menggelengkan kepalanya berusaha melepaskan ciuman kasar itu.

‘SRETT!’

Mata Ji Won membulat mendengar kerah kemejanya ditarik ke samping dan beberapa kancing terlepas sehingga bahu mulusnya terlihat dan ciumannya pun berpindah ke tengkuk hingga ke lehernya, menjilat bahkan menggigitnya hingga muncul kissmark. Ji Won sedikit mendesah karena sensasi yang dilakukan Nam Gil. Membuat Ji Won menyadari sesuatu yang berbahaya. Nam Gil hendak memperkosanya.

*****

Tokyo adalah kota yang paling sibuk. Ratusan manusia masih memadati jalan raya. Walaupun cuaca tersebut masih terik. So Eun yang membawa beberapa barang kebutuhannya sedikit kewalahan karena begitu padatnya orang-orang yang berjalan kaki. Tokyo benar-benar ramai sampai So Eun menabrak bahu seseorang.

“Ah! Maafkan aku!?”ucap So Eun dengan bahasa Jepangnya yang lumayan fasih tanpa melihat siapa yang ditabraknya. Dia terus melangkah, ingin cepat-cepat pulang ke apartemennya. Yang ditabraknya hanya berdiri terdiam memandang So Eun. Ia melepaskan kacamatanya, memastikan wanita yang menabraknya itu adalah So Eun. Sebelum mengikutinya, ia menyeringai dan sempat bergumam.

“Akhirnya aku menemukanmu, Kim So Eun.”

TO BE CONTINUED……..

NB: Jangan Lupa Di Komen Ya!! ^^

197 responses to “Grudge Love [Part 3]

  1. rena Juli 27, 2014 pukul 4:47 am

    lanjutin dong yang ke 4 nya ..seru ceritanya🙂

  2. auliahanifa55aulia Agustus 20, 2014 pukul 2:53 pm

    Lanjut please. Sudah ngga sabar segera please haahaha

  3. Neng yanah Agustus 23, 2014 pukul 4:10 pm

    Lanjutkan !!!!

  4. jiu-e im Agustus 24, 2014 pukul 7:05 pm

    mian thor aku bru komen di part ini
    ff nya bgus lanjut dongk thor

  5. Fatma September 10, 2014 pukul 7:45 pm

    Keren ceritanya author, apa reaksi so eun yg akhrnya ktemu dgn kim bum walaupun udah menghndrinya, n apa yag d.prbwt kim bum untk so eun slnjtnya. Smangat author untk lnjtn part slnjtx. . .

  6. aidayohei September 12, 2014 pukul 8:05 am

    Ga dilanjut lg ya author? Sayang sekali. Padahal bagus ceritanya…😦

  7. stefany September 20, 2014 pukul 8:24 am

    Lanjut!!! seru banget ceritanya. 👍

  8. n.af September 26, 2014 pukul 3:11 pm

    LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT LANJUT !!!! #plak digampar author, hehehe *Bawel
    please lanjut😉 hehehe
    Kalo Ga Demo d Rmah author nii #Abaikan😄

  9. Lian September 26, 2014 pukul 3:34 pm

    pas d htung trnyata baru ada 8 komen, kalo gtu komen lgi yaww, yg jlas smpe 10 kan, biar lanjut… hehehehehe semngat thor, krna kbyakan para silent readers, hehehe tman q ja mlas nulis komen kta na, tpi next na dy ngguin jga #kecewagaya ??? hehehehe😉 *ga pke boong tman q pada gtu. ga mw nulis komen, #SILENTREADERS *katanya hehehe : I

    • sary ajow November 10, 2014 pukul 4:23 pm

      liat ke atas nie ff dri lama bgt..
      udah 163 koment tu..
      gak nampil aj koment lama..
      -_-

  10. Upi shi hottest queen September 27, 2014 pukul 8:33 am

    wah bagus.. Lanjut author🙂 semangat !!

  11. lisda lisye Oktober 22, 2014 pukul 5:09 am

    lanjutan nya d tunggu

  12. lisda lisye Oktober 25, 2014 pukul 10:57 am

    grudge love part 4
    nya d terusin ceri
    tanya bagus .

  13. Fatma November 11, 2014 pukul 11:13 pm

    Pnasaran kira2 apa yang akan d.lakukan kim bum pada so eun ya? Sdangkan lalu so eun kbur kim bum marah bingits2. Smgt author u/ lnjtn. . .

  14. elvaniaa November 15, 2014 pukul 2:32 am

    seru nih ffnya bikin penasaran><
    ditunggu kelanjutannyaa😀

  15. Dela safitri Desember 1, 2014 pukul 2:50 am

    Author lanjutin lg. Penasaran bangett,, lg seru serunya author.

  16. rizki Desember 1, 2014 pukul 3:39 pm

    Hai,, aq reader baru disini mau izin baca, aq jg baru nemu blog yg isi ny bumsso,, aq udah baca ceritany tp sebagian n br komen disini, maaf yaa, gpp yaa,,
    Aq suka ff ny apalagi dgn cerita yg ini,, aq suka jd tolong dong lanjutin ceritanya soalnya penasaran dgn kelanjutannya, please ya dilanjutin,,
    Semangat deh buat author ny,, lanjutin yayayaya, please hehehe, maksa nih ceritanya, hehehehe semangaaat,, makasiii..

  17. Rani Annisa Desember 8, 2014 pukul 5:52 am

    wah makin seru dan menegangkan ceritanya….

    ya ampun apa so eun ketemu kim bum lagi????

    gimana nasib dia nantinya setelah bertemu dengan kim bum???

    makin penasran banget sama ceritanya…

    please dong kak ff ini dilanjutin😉

    next part

  18. Yuyun A Januari 8, 2015 pukul 2:21 am

    Apa kimbum jadi bertunangan dgn soeun yg sebenarnya atau tidak nih thor..? Di part ini belum ada penjelasannya.

    Benar2 deh sifat kimbum menurun dr ayahnya yg sangat terobsesi dgn seseorang yg disukainya. Apakah kimbum akan mencintai soeun..? :-O

    Gak kimbum gak ayahnya sama2 pervert ya. Kasihan sekali ibu soeun dan soeun jd korban kebejatan ayah kimbum dan kimbum.

    Sepertinya hari2 soeun akan mulai tak tenang krn kimbum menemukan soeun lg setelah 3th soeun pergi dr seoul.

    Aku kira setelah kimbum memperkosa soeun akan hamil, ternyata tidak.

    Ini part 4nya mana thor..? Belum jadi kah? Kalau belum, cepetan dibuat kelanjutanya dong thor, aku penasaran nih dgn kelanjutannya. Keep writing and fighting for author😉

  19. kimmayurinerays Januari 22, 2015 pukul 5:42 pm

    Pa yg akn trjdi dgn sso y, ehmm… pa kim bum akn ttp menyiksa sso wlaupun dy tw sso bkn ank ny yoong ae, wah ga sbr ne nggu klnjutnny.

    Next chingu, fighting🙂

  20. putri abdah Januari 23, 2015 pukul 4:27 pm

    Ff ini kok gk dilanjutin si???
    Padahal keren ffny😦

  21. Marthatina vita vienna Februari 2, 2015 pukul 4:14 am

    Lanjut dong thor,kan katanya kalo comentnya lebih dari 8 atau 10 akan dilanjutin,please next.

  22. Dinnii Februari 9, 2015 pukul 10:55 am

    Lanjutin donk.. penasran nih…

  23. shintiarillyani April 3, 2015 pukul 2:04 am

    Wait for the next thorrr

  24. wulandari April 13, 2015 pukul 12:23 pm

    lanjut dong kak aku nunggu lanjutan nya lama banget sampe udah di baca berulang – ulang soal nya seru banget mau cepet baca lanjutan nya pliase kak lanjutin cerita nya keren abis

  25. Ikfina April 16, 2015 pukul 2:27 pm

    Kak di lanjut dong…
    Seru ffnya,sayang banget kalau gak di lanjut. Lagian Banyak yang berharap ffnya di lanjut…😀
    yang coment juga banyak…ayo dong di lanjut🙂

  26. cicha Juni 3, 2015 pukul 4:27 pm

    Lanjut docx ke part 4 nya

  27. windy atika Juni 4, 2015 pukul 11:21 am

    Omg kimbum nemu so eun aduh gawat ini semoga kimbum ga jahat lg .. author nim part 4 nya mana?? Update dong .. udah penasaran nih

  28. titayuliyah Juni 19, 2015 pukul 4:16 pm

    Sudah satu tahun thor, lanjutinn dong pleaseeeeee. Keren ceritanyaa

  29. ayara Agustus 6, 2015 pukul 1:57 am

    next oenni…kshian so eun jd korban yg g th mslh nya dr awal..kim bum jhat bgt hiks hiks

  30. Anisa Agustus 21, 2015 pukul 1:16 pm

    FF nya kok nggak di terusin sih padahal lagi penasaran banget aku 😁😁

  31. reasasa September 9, 2015 pukul 11:35 am

    Lanjutin,,,,,,dong kak,,,,readers yg lain juga minta di lanjutin…..,kita para readers penasaran nih…. lanjutin grudge love part 4…..udah nggak sabar nih……PLEASE 🙏🙏🙏🙏

  32. erlina Oktober 3, 2015 pukul 7:02 pm

    dlnjutkan yach chingu„ jgn lama2. smkin lama mkin seru. dtmbh lg ji won yg mw dprkosa ama nam gil. jd tmbah rumit prcntaan kim bum ama kim so eun. brhrap yg trbaik bwt mreka. n moga happy ending. hehehe^^
    #ngarepbgtdeh

  33. madi Oktober 7, 2015 pukul 2:59 pm

    Author cpt d lnjut y ff a,keren bgt crta a penasaran ap yg dilakukan kim bum ke so eun

  34. aniyazzha Oktober 8, 2015 pukul 10:25 am

    gilaa kimbum kok kyak psikopat sihh ..ah bukan lgii kaya ny itu mh emh bner…
    author lanjutin dong pnsaran kok jdi gntung gnih …😦

  35. erlina Oktober 15, 2015 pukul 3:44 pm

    eon (mian sya ny sok akrab„ hehe).
    eon in sdah lbih dri 10 coment. lnjutin donk please. crita ny msa cman smpe sini ajh sich.
    Jnji degh bkalan coment bnyk2 nnti d part 4 ny.
    hehehe. please yach.
    “kmi slalu mndkung mu utk mlanjutkan k part 4.”
    Go Go Smngatt!!!!! ^-^

  36. Karum.Mentari November 19, 2015 pukul 4:10 pm

    Ayo dong thor dilanjutin, banyak banget nih yang nungguin😦 seenggaknya kasihlah kita tanda* kehidupan T.T aku sukaaaa bgt sama ff ini, keep believing you thor :’) #semogaditanggepinterusdilanjutin :p

  37. cyeon soo November 24, 2015 pukul 1:30 pm

    mna ni lnjutnny???
    udh lma bgt

  38. Platypus November 30, 2015 pukul 4:17 am

    Eonni. Please lnjutin k part.4 yachh…..
    Pngen bgtt ngbaca yg part 4
    Udh lama bgt vacum ny eonn^^

  39. ikacent Desember 18, 2015 pukul 12:13 am

    WOWWW!!!KEREN MIN FF NYA…..
    PENASARAN MIN SAMA KELANJUTANNYA!!!

  40. ega Januari 15, 2016 pukul 11:02 am

    ini kerennn! Next

  41. sera74 Maret 9, 2016 pukul 12:16 am

    lanjut eon ini bgus bgt

  42. Dewii Lee Maret 9, 2016 pukul 2:46 am

    eon , kpan GRUDGE LOVE part4 , dilanjutinnnn ,,, ini udah nunggu lama eonnn 😍
    lanjutin pliss y eonnn ,,, eonnniiiiiiiiiii!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    Jeballll ,,, udah ff.nya bagus tpi lamaaaa lanjutinnnn eonnnnnnnn,,, 😄
    keep writing and faighting eonni yeppuda 😄

    .
    .
    Fb : Dewii Lee
    Ig : Dewii_lee44
    Twt : @dewii_eun

  43. Endah April 1, 2016 pukul 5:57 am

    Kerennnn kak,lanjut ya ceritanya
    Aku tunggu👌👌👌👌👌
    Semangatttt nulis kak

  44. Vina T April 4, 2016 pukul 12:48 pm

    lanjut eonniiee…
    ini aku udah lama nunggu nya.., pliiss eonnie.. aku udah gk sabar

  45. airiniaa Agustus 18, 2016 pukul 3:20 am

    Udah nunggu 2 tahunan tp belum dilanjut jugaa huaaaa. Penasaran sebenernya, kalau idenya emang masih banyak. Boleh dong thor ini dilanjut trus dijadiin buku gapapa deh, aku po. Penasaran abisan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: