RetnoMyaniezasia Blog

Just another WordPress.com site

The Kim Brides [Prolog]


cover depan1small

Rated: M

Cast: Kim So Eun, Kim Sang Bum

WARNING: FF ini merupakan remake novel terjemahan yang berjudul THE BALFOUR BRIDES: ANNIE AND THE RED-HOT ITALIAN, karya Carole Mortimer. FF ini 90% murni bukan milik saya, berhubung novel ini merupakan terjemahan maka nama dan tempat disesuaikan dengan cast asal korea.  Happy Reading!?^^

The Kim Brides [Prolog]:

 

Resor ski di Korea Selatan, Januari 2010

“Apakah semua temanmu meninggalkanmu…?”

So Eun – yang tengah menatap gelisah ke arah lereng pegunungan Korea Selatan, berusaha memutuskan apakah ia ingin mengambil risiko bermain ski di jalur hitam, jalur dengan tingkat kesulitan tinggi, untuk pertama kalinya – kini merinding karena alasan yang tidak ada hubungannya dengan lereng berbahaya ataupun udara dingin saat mendengar suara parau beraksen yang bicara dengan nada meledek di belakangnya.

Tubuhnya yang merinding kini bergetar nikmat saat So Eun berbalik dan untuk pertama kalinya melihat sosok pria yang baru saja berbicara itu. Dengan tubuh yang tinggi, berpakaian serba hitam, bahu bidang, dan pinggang serta pinggul yang ramping, pria itu tampak seperti salah satu model yang sering bekerja sama dengan kakaknya, Sa Eun. Namun tak ada keraguan ataupun kepalsuan dalam sensualitas pria ini yang begitu kuat.

Kacamata hitam yang memantulkan cahaya membuat So Eun tak bisa melihat warna mata pria itu, tapi bagian tubuhnya yang lain jelas membuat So Eun terpesona. Rambut hitam sebahu yang tampak dari balik topi ski rajutnya.

Pria itu tersenyum nakal, giginya yang sangat putih dan rapi tampak kontras dengan warna kulitnya. “Atau mungkin kau sedang berpikir untuk mencoba jalur ini?” ejeknya.

Persis itulah yang sedang So Eun lakukan!

Ia tidak terlalu yakin ingin mengikuti liburan ini ketika kira-kira selusin teman kampusnya mengusulkan agar mereka semua bermain ski sebelum mereka kembali belajar menghadapi ujian akhir. Cuacanya sempurna. Skinya fantastis. Dan setiap malam vila selalu gaduh oleh pesta, karena mereka juga mengundang tamu-tamu lain yang menginap di resor itu.

So Eun merasa lebih gembira bisa bersantai bersama teman-temannya. Itu sebabnya hari ini, dengan sisa liburan yang hanya tinggal tiga hari, So Eun memutuskan mencoba jalur hitam. Sayangnya ia jadi ketakutan setelah teman-temannya yang tadi meluncur paling akhir sudah kembali dan bergabung dengan teman-teman yang lain untuk menyeruput cokelat panas di kafetaria di kaki gunung.

Dan kini ia mendapati dirinya ditantang pria tampan ini….

“Aku hanya sedang istirahat sebentar,” dalih So Eun, tidak sepenuhnya jujur.

Pria itu tersenyum penuh pengertian. “Kalau begitu, mungkin kau mau berlomba denganku untuk sampai ke bawah?”

Mungkin tidak! Menerima tantangan pria tampan ini merupakan perbuatan yang bodoh dan sangat nekat. Bukan begitu…?

Bodoh dan nekat, So Eun mengakui. Tapi setelah bersikap lugas dan bijak sepanjang hidupnya, bukankah sudah waktunya ia melakukan sesuatu yang bodoh dan nekat, seperti mengikuti pria yang menarik dan seksi ini menuruni pegunungan? Tentu saja!

So Eun menegakkan tubuh dengan mantap. “Boleh saja!” Ia menancapkan tongkat skinya ke salju yang halus untuk mendorong tubuhnya ke depan.

Sebagai pemain ski yang cakap dan berpengalaman, So Eun bukan tandingan bagi kepiawaian pria yang telah menyusulnya dalam waktu beberapa detik setelah mereka meluncur, gayanya jauh lebih berani daripada So Eun saat pria itu dengan mantap menuruni pegunungan di hadapannya.

Meskipun membutuhkan seluruh konsentrasinya agar tubuhnya tetap tegak, So Eun mendapati dirinya mengamati keanggunan gaya pria itu. Pria itu bergerak dengan sangat halus dan mahir. Saat So Eun meluncur dan berhenti di sampingnya di dasar pegunungan, pipi So Eun memerah dan matanya berbinar-binar.

“Asyik sekali tadi!” So Eun tertawa dengan napas tersengal-sengal.

“Ya, memang.” Pria itu kembali tersenyum ramah saat melepas kacamata hitamnya dan memperlihatkan mata paling tajam dan paling gelap yang pernah So Eun lihat.

“Mau mencobanya lagi?” usul So Eun antusias, enggan mengakhiri saat-saat ini dengan pria itu. Bersama ketiga kakak perempuan yang cantik, So Eun jarang menjadi objek perhatian pria, apalagi setampan pria di hadapannya ini.

Pria itu menyeringai. “Hari ini aku sudah cukup main ski, dan sekarang aku ingin kembali ke villa dan minum coffe.”

Sinar yang memancar dari mata So Eun pun padam, senyumnya tampak kecewa. “Oh.”

Pria itu menatapnya dengan pandangan menebak-nebak. “Mungkin kau mau bergabung bersamaku?” tanyanya.

“Aku mau?” So Eun mengerjap-ngerjap seperti burung hantu. “Maksudku… ya, aku mau.” Ia mengangguk tegas.

“Kim Bum.” Pria itu melepas sarung tangan skinya sebelum mengulurkan tangan.

Ia menyambutnya, tangannya tampak mungil dan terasa hangat di atas tangan Kim Bum yang jauh lebih besar. “So Eun.”

Kim Bum selalu menyendiri sejak tiba di resor dua hari lalu, tapi ia tidak menutup mata akan kehadiran sekelompok mahasiswa yang tampaknya berencana untuk bersenang-senang. Kim Bum terutama memperhatikan wanita muda ini karena dia sepertinya selalu berdiri agak terpisah dari teman-temannya yang aneh. Wanita muda itu jelas sangat pantas untuk diperhatikan, dengan rambut panjangnya yang tebal, mata cerahnya yang berbinar-binar setiap kali tertawa dan dengan pakaian skinya yang membentuk lekuk tubuhnya yang ranum dan feminim.

Setidaknya, jika wanita ini bergabung dengannya untuk minum coffe, mungkin untuk sementara itu akan bisa mengusir kekacauan yang ditinggalkan Kim Bum di Seoul.

“Aku akan menunggu di sini kalau kau mau memberitahu teman-temanmu ke mana kau akan pergi.” Kim Bum melirik sekilas ke seberang, tempat teman-teman wanita itu sedang duduk di luar kafetaria, mengobrol dan tertawa bersama sambil menikmati minuman panas.

“Aku – ya.” Pipinya bersemu merah. “Kau sangat perhatian.”

Sama sekali tidak, pikir Kim Bum sinis, hanya berusaha memastikan rencanaku untuk menikmati malam bersama So Eun tidak akan diganggu teman-temannya yang datang mencari.

Kim Bum mengulurkan tangan dan menyentuh lembut pipi So Eun yang seputih susu, seketika menyadari mata itu menjadi tajam dan napasnya yang tertahan di tenggorokannya. “Jangan membuatku menunggu terlalu lama, hmm?” desaknya parau.

Sekali lagi So Eun merasakan sensasi yang menggairahkan menjalarinya. Ya Tuhan, pria ini memang berbahaya. Benar-benar berbahaya. Dan untuk sekali ini dalam hidupnya yang selalu rasional, So Eun akan bertindak berani. Nekat.

Dan persetan dengan konsekuensinya.

cover tbc1small

NB: Saya hanya ingin memberitahukan bahwa FF yang diremake novel ini memang bukan penulisan saya, atau karakter saya. Karena saya tidak menciptakan ide cerita ini, hanya mengubah nama dan tempat dari novel terjemahan tersebut. Jadi kalo ada yang merasa kurang paham dengan bahasanya maupun yang lain itu karena bahasa di novel memang agak tinggi, jadi dibaca baik-baik ya ^^

28 responses to “The Kim Brides [Prolog]

  1. vonnysumali November 5, 2014 pukul 2:41 am

    Aku mau lanjutannya aku suka sekali bumsso

    • madi November 7, 2014 pukul 1:31 pm

      Author cpt update y part 1 a kyk a seru ceritanya,
      Aq ska bca novel krna author ngmbil crta dri novel psti jd lbh seru,,

  2. Safriyanti November 5, 2014 pukul 3:13 am

    Bner to chingu,,
    bhsa novel yg tekdang krg tercerna d otak aq yg smpit,,,
    hhahahhaha
    meski teliti ne,,,
    aish kim bum mo npaen sso sech,,
    pa mksud,a to cba,,,
    sso jgn mau y xlo d ajak mcem2,,,
    hheheheh

  3. Kim Ra rA November 5, 2014 pukul 4:01 am

    bum ah nya cepet banget dah elus elus pipi aja… Sso udah kaya tomat mateng tuh berseri seri pipi nya xixi~
    lanjuuuuuuuuut

  4. masni November 5, 2014 pukul 5:56 am

    Walaupun sudah loncat namun belum bisa mencapai tingginya bahasa ff ini…
    hmmm tapi setidaknya aku besyukur masi bisa melihatnya (Bumso) bareng dan berselancar di blog ini…🙂

    Apakah sampai akhir akan ikut novel ini atau ada perubahan sedikit dari author d part selanjutnya…?

  5. Sary ajow November 5, 2014 pukul 6:35 am

    waaaahhh baru prolog yow???
    kereeen kebangetan..penasaran..
    full version dong thor…
    di tungguuuu..

  6. umi ma'rufah November 5, 2014 pukul 8:05 am

    jd g sbr bca part 1nya,segera dipost kak

  7. Shaneyida November 5, 2014 pukul 10:27 am

    Aaaa aku suka ma story nya (y)
    Suka liat kimbum menatap tajam soeun … Apakah dia seorang cassanova ¨Ħiii¨¨Ħiii¨¨Ħiii ƪ(˘⌣˘)ʃ•´¯`• ♥
    Soeun udh terpesona melihat penampilan kimbum apalgi ketika dh lihat mata tajam kb ¨Ħiii¨¨Ħiii¨¨Ħiii ƪ(˘⌣˘)ʃ•´¯`• ♥ dia mencoba untuk berada d dekat kb lebih lama .. Dan kb mungkinkah iso menebak pikiran sso , kira2 kb mau ngapain sso yak, mudah3an rencana jahat ¨Ħiii¨¨Ħiii¨¨Ħiii ƪ(˘⌣˘)ʃ•´¯`• ♥😄 aye suka dg cerita ni story …. D tunggu secepatnya part 1 nya :*
    Akhir2 ini lg suka bgt bc ff bumsso❤
    Thumbs up (y)

  8. Devi November 5, 2014 pukul 11:15 am

    bagus bngeeet cerita’a & seruuuu,,
    jd pnasaran ma kelanjutan’a,,,,

  9. shafa nazila November 5, 2014 pukul 11:57 am

    Hadeeh.. Seru nih kayaknya, kim bum cuma manfaatin so eunkah?

  10. lovelysso November 5, 2014 pukul 2:03 pm

    aiih..hati ini jd berbunga2 scene bumsso romantis bgt, btw kekacauan apa yg dibuat oleh kimbum? author-nim lanjutan ff2 nya jgn lama2 ya..please…aza..aza..keep writing!!

  11. mira1102 November 5, 2014 pukul 7:36 pm

    lanjuuuuuut ya. ga sabar baca nya. apalagi dgn bumsso karakternya.sukaaa

  12. Lila Tyas November 6, 2014 pukul 2:56 am

    kurang panjang kak… hahahah
    tapi gpp dech soalnya udh bisa bikin cukup penasaran. bumsso itu sesuatu.. penulisan kalimat kakak itu bagus banget deh.

  13. AngelsShe~ November 6, 2014 pukul 8:15 am

    kyaaaaa baru prolog aja udah seru banget apalagi full part 1nya ^_^ apa yg akan dilakukan bumpa !? jangan sampai bumpa menyakiti unieQ #plak he..he..^_^ ditunggu part 1nya kaka retno ^_^ ^_^

  14. Gg November 6, 2014 pukul 1:08 pm

    kakkkk yg ini boleh no comment gak? habis baru prolog -______- sedih bgt tiap baca ff ada prolognya. hahahaahahaaa

  15. afifmuizzakaiffahizzati November 6, 2014 pukul 1:39 pm

    Cuma ff ini yang pake prolog, ya. Wkwk..😀
    Pesona eonniku mah dibawa ke mana aja menang. Hahaha..! Liat aja Kimbum kalo gak percaya *smirk*
    Emang biasanya permata munculnya belakangan karena tertimbun lumpur. {Temen-temen Sso eonni : Whaat?! Jadi lo ngatain kita-kita?! (Yah, emang aku bilang itu kalian? Gak, kan? Kalian aja yang ge-er.. -_- ) *pada emosi*….}

    Hm.. Awal aku baca judulnya kirain mereka udah nikah atau paling gak tunangan. Ya, ditunangin keluarga gitu. Tapi kalo dibaca, kok kayaknya gak ada kaitannya, ya? Hm.. Mereka juga gak saling kenal (awalnya). Mungkin karena ini prolog, ya semuanya masih samar-samar. Ceritanya gak klise, kan Mbak? Takut aja kalo nanti begitu baca part selanjutnya akhir ceritanya ketebak. Semoga gak.🙂 Maaf, ya Mbak aku emang sotoy dan cerewet.
    Tapi kalopun nanti ceritanya klise tetep akan aku baca.😀 Kan, udah ada dalam kontrak aku sebagai reader untuk ngasih komen dari awal sampe end. ^_^
    I’m waiting for the next chapter..! >_<😀

  16. dewi November 6, 2014 pukul 7:58 pm

    bumsso jg ngga kalah keren nih
    ditunggu part 1nya ne

  17. Sukhwi November 7, 2014 pukul 4:17 am

    prolognya menarik..berawal perkenalan duo Kim ini di tempat Sky apakah akan berlanjut ke jenjang pernikahan?? ditunggu thor..^-^

  18. Luthfiangelsso November 7, 2014 pukul 11:07 pm

    Kim bum punya niat buruk nih ama sso jgn sampe sso terperangkap !!

  19. kl18 November 8, 2014 pukul 10:38 pm

    Waaah ff bumsso.. Baru pertama kali ktemu, so eun udah terjebak aja sma pesonanya kim bum yg berbahaya. Lanjutkan ya kaak. Penasaran nih sma klanjutannya🙂

  20. ria November 10, 2014 pukul 12:47 pm

    lanjut thorr , oh y akhr y author muncul jg buat nulis ff lagi , kangen pngen bc lg karya2 y.
    oh apa ff bumsso yg lain bakal d lnjutin k kejelasan y … next part bumsso y sy tunggu .

  21. Margaretha November 12, 2014 pukul 4:51 pm

    Soeun seperti terhipnotis dgn Kimbum sampai” dia menuruti perintah Kimbum dan tdk ingin berpisah dgn Kimbum..

  22. yeonta November 13, 2014 pukul 9:23 am

    keren

  23. gadung melati November 14, 2014 pukul 2:04 am

    wa sso bru ktm ud g bs nolak pesona kimbum🙂 hemm lngsung klepek” jd ap yg kimbum mw lngsung d iya in aj ma sso walau hrs brbelok dr *jln lurusny* :-O
    tp kykny ad udang d balek tempeyek nih *enak* #plak# kekeke~ kimbum mw manfaatin sso bwt seneng2 aj kah? oh noo… ap nie asal muasal (?) mereka menikah sprt judulny *the kim brides* #kepo pake bgt nie#😀 😀
    ah mw lanjtin bc part 1ny >:-< author jjang..jjang ^_^)Y

  24. nuribumsso November 14, 2014 pukul 3:23 am

    kyaaa eonni,, knpa ini hnya prolog aja? ckckck bikin penasaran aja..
    sumpah pensaran bnget sm ceritanya eon… part 1 nya ditnggu bnget eon🙂 fighting ^_^

  25. Nitha chan November 19, 2014 pukul 6:54 am

    akhirnya kembali juga thor…
    pasti baca dan comment….

  26. laila_annisa Desember 30, 2014 pukul 11:48 pm

    Hallo author🙂 aku new reader di blog ini😉
    Aku boleh panggil Eonni?
    Aku suka sama ceritanya🙂 walaupun terjemahan novel! Tapi aku suka ko😉 !
    Dan kayaknya karakter bumppa di sini agak nakal deh ahahaha..😀

    Terus berkarya😉

  27. Rani Annisa Februari 6, 2015 pukul 11:11 pm

    wah bumsso mesra banget 🙂

    baru aja pertama bertemu tapi mereka udah mesra kayak gitu..

    next part

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: